Trenz Indonesia
News & Entertainment

Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Raih Kinerja 2019 Melebihi Target

270
Kantor BBKFP, Cerug, Banten

Banten, Trenz News |Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP), sebagai lembaga pemerintah yang menyediakan layanan untuk kalibrasi udara maskapai penerbangan baik sipil maupun militer, adalah satu dari tiga balai pendukung operasional penerbangan yang berada di wlayah kerja otoritas penerbangan sipil nasional. Dua lainnya adalah ‘Balai Kesehatan Penerbangan’ (Hatpen) yang bersama BBKFP telah menjadi Badan Layanan Umum (BLU) sejak tahun 2016. Sementara satunya lagi yakni ‘Balai Teknik Penerbangan’, meski  sudah berkiprah sejak tahun 1983, namun masih melayani unit-unit di lingkungan sendiri.

BBKFP yang area kerjanya di kawasan Bandara Budiarto, berdampingan dengan STPI Curug merupakan BLU yang agresif untuk memasarkan jasanya ke pihak swasta, bahkan luar negeri. BBKFP memiliki beberapa jasa layanan seperti layanan kalibrasi, inspeksi, dan pengujian peralatan penerbangan, juga carter pesawat, pelatihan simulator, pemeliharaan dan perbaikan pesawat, juga penyewaan hanggar.

Selain itu, Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan juga merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penerbangan kalibrasi, pengujian dan peneraan alat bantu navigasi udara, alat bantu pendaratan, komunikasi penerbangan dan laboratorium kalibrasi dan validasi SIAP serta perawatan pesawat udara.

Direktur BBKFP Kemenhub, Bagus Sunjoyo

Menurut Direktur BBKFP Kemenhub Bagus Sunjoyo,  sepanjang tahun 2019 lalu, sejumlah indikator kinerja Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melebihi target. Sementara untuk tahun ini, dilakukan penyesuaian target akibat adanya Pandemi Covid-19.

“Ada enam indikator kinerja BBKFP sepanjang tahun lalu yang melebihi target berdasarkan hasil verifikasi dan rekomendasi Menteri Keuangan yang dikeluarkan tanggal 18 Maret 2020,” jelas Bagus Sunjoyo, saat menerima kunjungan silaturahmi dari tim Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, di kantor BBKFP, Jl. Raya STPI Curug-Legok, Tangerang, Banten, Kamis (18/6/2020).

Keenam indikator kinerja tersebut adalah, pertama Jumlah Fasilitas Navigasi Penerbangan yang dikalibari. “Targetnya 170, capaiannya 102,94% atau 175 fasilitas navigasi,” ungkap Bagus.

Indikator kinerja kedua yakni Jumlah Fasilitas Alat Bantu Visual (Visual Aids) yang Dikalibrasi, targetnya 145 capaiannya 104,83% atau 152 Visual Aids.

Berikutnya, target Jumlah Instrument Flight Procedure (IFP) yang Divalidasi sebanyak 1 menjadi 200% atau 2 IFP.

Jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang semula ditargetkan Rp 119,35 miliar berhasil mencapai Rp 127,12 miliar atau melebihi target capaian sebesar 106,5%.

Indikator kinerja selanjutnya, Rasio PNBP terhadap Biaya Operasional dengan target 75%, terlampaui menjadi 93,99% atau naik 125,32%.

Untuk indikator Indek Kepuasan Masyarakat dengan target 3,5 (skala 1-4), capaiannya 106,5%.

Bagus Sunjoyo

Dua indikator kinerja lainnya, lanjut Bagus, yakni Jumlah Alat Pengamatan (surveilance) Penerbangan yang Dikalibrasi targetnya 1 capaiannya 100% atau sesuai target. Sedangkan Persentase Penyelesaian Modernisasi Pengelolaan BLU dengan target 100% capaian hasil verifikasi 93,73% atau kurang dari target.

“Karena 6 dari 8 indikator kinerja kita tahun lalu melebihi target dengan capaian kinerja total sebesar 881,81%, kita diberi insentif remunerasi atau semacam reward oleh Kementerian Keuangan dengan persantase sebesar 125%,” pungkas Bagus. ((Teks & Foto: Fjr & Humas FORWAN Peduli Wartawan2)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.