HomeNewsCommunityJAKARTA 22 : Ajang Seseruan Kreatif Bulanan

JAKARTA 22 : Ajang Seseruan Kreatif Bulanan

Published on

Sambut Jakarta ke-500 Tahun!
Jakarta, Trenzindonesia | Dalam rangka menyambut usia Jakarta yang ke-500 tahun pada 22 Juni 2027, hadir program “JAKARTA-22”, sebuah gerakan kreatif yang bakal digelar rutin setiap tanggal 22 di setiap bulan.

Pelaksanaan program JAKARTA 22 perdana sendiri akan dimulai Minggu 22 Desember 2024 di area sekitar Patung Pemuda / Gedung Panin Sudirman, Jakarta bertepatan dengan acara CFD.
Program ini mengusung semangat untuk “Nulis, Motret, dan Musik” (TELISIK) sebagai ruang bagi anak muda menuangkan ide, karya, dan gagasan cemerlang untuk Jakarta yang dinamis, kreatif, dan mendunia.
JAKARTA-22 bukan sekadar acara bulanan biasa, melainkan sebuah platform kreatif yang mengajak warga Jakarta, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan gagasan seputar masa depan kota ini melalui:
📝 Tulisan – Menggagas ide dan narasi untuk Jakarta yang lebih baik.
📸 Foto – Menangkap momen dan perspektif inspiratif tentang Jakarta.
🎵 Musik – Menyampaikan pesan positif dan semangat melalui nada. Aktivitas ini membawa :
Tema Besar: ✨ BiGBang Indonesia
Topik Sentral: 🇮🇩 Indonesia Inspirasiku (Jakarta)
Tesis: 🚀 Potensi Jakarta Masa Depan dalam Kemasan Konten Literasi Digital (Tulisan, Gambar, Nada)
JAKARTA-22 juga mengusung misi
Mendorong kreativitas masyarakat Jakarta lewat kegiatan rutin bulanan yang fokus pada konten digital.
Tujuanya untuk menjadikan Jakarta sebagai episentrum kreativitas global dengan konten yang menginspirasi dunia.
Fadhil Indra selaku inisiator JAKARTA 22 menyampaikan harapannya, Jakarta-22 akan menggiring fakta bahwa Jakarta sebagai salah satu melting pot yang menjanjikan bagi berbagai suku bangsa, baik Nasional mau pun antar-Bangsa untuk “bersatu padu”
Selain itu, Fadhil juga menambahkan bahwa Visi Besarnya adalah Sertifikasi Kota Dunia oleh UNESCO
“JAKARTA-22 juga menjadi bagian dari persiapan pengajuan sertifikasi UNESCO untuk predikat “Kota Paling Bhinneka se-Dunia.” Ajang ini diharapkan mampu menampilkan gagasan terbaik yang lahir dari keberagaman Jakarta.”, ujar Fadhil.

Fondasi Kuat JAKARTA-22
Dasar Hukum:
🗝️ Sumpah Pemuda – Pengakuan tentang keberagaman yang menyatukan bangsa.
🗝️ Proklamasi – Semangat kemerdekaan dan kemandirian.
🗝️ Deklarasi Negara Kepulauan – Identitas Indonesia sebagai negara maritim dengan keberagaman budaya.
Dasar Kreatif:
Jakarta dikenal sebagai rumah bagi berbagai suku bangsa, mulai dari China, Arab, India, Austronesia, Negro, Melanesia, hingga Indian. (Fajar)

Latest articles

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

More like this

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...