HomeNewsHUT ke-27 PNM Tak Sekadar Perayaan, 27.000 Pohon Ditanam Serentak di Indonesia...

HUT ke-27 PNM Tak Sekadar Perayaan, 27.000 Pohon Ditanam Serentak di Indonesia Jadi Bukti Aksi Nyata

Published on

Jakarta, Trenzindonesia.com | Perayaan hari ulang tahun perusahaan umumnya identik dengan seremoni dan refleksi perjalanan panjang. Namun, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memilih cara berbeda dalam merayakan usia ke-27 tahun. Bukan sekadar perayaan simbolis, perusahaan justru menerjemahkan rasa syukur menjadi aksi nyata melalui gerakan penanaman 27.000 pohon secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan dampak yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga bagi generasi mendatang.

Momentum peringatan tahun ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Dua momentum besar itu menjadi pengingat bahwa perjalanan PNM tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis, tetapi juga erat dengan nilai kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih dari 2.700 Insan PNM Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Hari Lahir Pancasila yang berlangsung khidmat di GOR Soemantri, Jakarta.

Lebih dari 2.700 karyawan PNM atau Insan PNM mengikuti kegiatan tersebut dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya sebatas simbol negara, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Semangat itu sejalan dengan peran PNM yang selama ini mendampingi jutaan masyarakat prasejahtera melalui berbagai program pembiayaan dan pemberdayaan.

PNM Sebut Tantangan Makin Besar, Komitmen Pemberdayaan Harus Semakin Kuat

Foto: Direktur Utama PNM, Kindaris

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa tantangan perusahaan ke depan akan semakin kompleks. Namun, ia meyakini sinergi dan semangat bersama menjadi modal penting untuk terus memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Tugas PNM ke depan tentu semakin menantang, tetapi dengan tekad yang kuat dan sinergi yang berkelanjutan, kita pasti mampu menghadirkan pembiayaan dan pemberdayaan yang memberi manfaat lebih,” ungkapnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM yang selama ini menjadi fondasi perusahaan dalam mendukung kelompok usaha kecil dan masyarakat prasejahtera.

Pada peringatan HUT kali ini, PNM juga mengangkat filosofi “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjalanan” sebagai panduan dalam memperluas akses pembiayaan dan pendampingan masyarakat di berbagai pelosok Indonesia.

Tanam 27.000 Pohon, Simbol Harapan yang Tumbuh untuk Masa Depan

Memasuki usia ke-27 tahun, PNM menilai keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tanggung jawab menjaga lingkungan.

Karena itu, perusahaan menggerakkan aksi serentak di 58 wilayah Indonesia dengan menanam sebanyak 27.000 pohon.

Program tersebut diharapkan mampu membantu penghijauan lingkungan, menjaga keseimbangan alam, sekaligus meninggalkan manfaat jangka panjang.

“Di usia ke-27, PNM memahami bahwa setiap langkah pemberdayaan sejatinya merupakan ikhtiar menumbuhkan harapan,” tambah Kindaris.

Filosofi itu juga dianalogikan layaknya pohon yang membutuhkan waktu untuk tumbuh besar. Pemberdayaan masyarakat pun dinilai memerlukan kesabaran, ketulusan, dan keberlanjutan.

Dari akar yang kuat, manfaat akan tumbuh lebih luas. Dari langkah kecil yang dilakukan bersama, perubahan besar diyakini dapat hadir bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan Indonesia.

HUT ke-27 Jadi Energi Baru PNM

Tahun ini menjadi momentum penting lainnya bagi PNM setelah perubahan kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna yang mengembalikan status perusahaan sebagai persero.

Perubahan tersebut dipandang sebagai energi baru bagi perusahaan untuk melanjutkan transformasi yang lebih luas dan berdampak.

Memasuki usia yang tidak lagi muda, PNM tampaknya ingin menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan bukan semata diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat ditinggalkan bagi masyarakat dan lingkungan.

Latest articles

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

More like this

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

Jay Kondangin Rilis Single Terbaru 2026 “Sudah Ada Penggantiku”, Kisah Cinta yang Berakhir Pilu

Jakarta ,Trenzindonesia.com – Penyanyi Jay Kondangin kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui single...