HomeNewsDirektur Human Studies Institute : RUU Polri Gagal Perkuat Peran Pemda dalam...

Direktur Human Studies Institute : RUU Polri Gagal Perkuat Peran Pemda dalam Menjaga Ketertiban

Published on

Jakarta, Trenzindonedis.com |Rasminto, Direktur Eksekutif Human Studies Institute, menyampaikan kritik tajam terhadap Rancangan Undang-Undang Kepolisian (RUU Polri) yang sedang dibahas di DPR. Menurutnya, RUU ini belum menyentuh aspek-aspek substantif yang diperlukan untuk memperkuat peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Dalam keterangannya kepada media, Rasminto menyatakan, “RUU Polri seharusnya tidak hanya fokus pada kewenangan Polri, tetapi juga memberikan ruang yang cukup bagi peran Pemda. Pemda memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat lokal, yang sayangnya belum diakomodasi dengan baik dalam RUU ini,” ujarnya dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Senin (8/7).

Rasminto menekankan bahwa tanpa keterlibatan yang lebih kuat dari Pemda, upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat akan kurang efektif. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Polri dan Pemda dalam menangani berbagai permasalahan keamanan, seperti konflik sosial dan kriminalitas.

“Kita perlu mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dan integratif, dimana Pemda dan Polri bekerja sama secara harmonis. Ini akan memberikan dampak yang lebih positif bagi masyarakat,” tambahnya.

RUU Polri yang sedang dibahas ini telah menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk akademisi, praktisi hukum, dan organisasi masyarakat sipil, yang semuanya mengharapkan adanya pembaharuan signifikan dalam regulasi kepolisian. Kritik dan masukan seperti yang disampaikan oleh Rasminto diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para legislator dalam menyempurnakan RUU tersebut.

Diskusi publik yang diselenggarakan oleh Human Studies Institute ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, yang turut memberikan pandangan mereka mengenai arah kebijakan keamanan di Indonesia.

 

Latest articles

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Perjuangan Anak Pemulung Tak Lagi Sunyi: Yayasan Humaniora Sekolahkan Puluhan Anak, Harapan Baru di Tengah Keterbatasan

Bekasi, Trenzindonesia.com | Di tengah kerasnya kehidupan urban, secercah harapan muncul bagi anak-anak...

More like this

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)