HomeNewsEdutainmentMenjadi Idola Musik Baru Di Asia Dan Dunia Bersama Djooky Music Awards

Menjadi Idola Musik Baru Di Asia Dan Dunia Bersama Djooky Music Awards

Published on

Bangkok, Trenz PRNewswire | Untuk mempromosikan dan mengembangkan bakat musik di seluruh dunia dan sebagai alternatif untuk mendemokratisasi industri musik, platform untuk artis dan komposer Djooky menginformasikan bahwa mereka telah membuka pendaftaran untuk Djooky Music Awards (DMA) edisi musim dingin, kontes lagu daring global pertama dan pada kesempatan ini Djooky menaruh perhatian pada Asia, sehingga pendaftaran pada wilayah tersebut bertambah.

Diluncurkan pada April tahun lalu, Djooky adalah platform digital yang bertujuan untuk mempromosikan perkembangan musik di seluruh dunia dan mendekatkan artis pada audiens yang berbeda, serta membuka ruang baru di industri musik.

Perusahaan ini didukung dan didirikan oleh Brian Malouf, seorang produser multi-platinum Amerika yang telah bekerja dengan artis-artis hebat seperti Madonna, Michael Jackson, Queen, Pearl Jam, Miley Cyrus, Demi Lovato, Selena Gomez, Jonas Brothers dan Stevie Wonder, dan masih banyak yang lainnya.

 

Platform ini menerima pendaftaran dari artis di seluruh dunia

Djooky membuka pendaftaran dari komposer, musisi amatir dan profesional dari genre musik apa pun. Hingga saat ini, artis dari enam benua telah mendaftar, termasuk peserta Perwakilan dari Asia adalah Mike Angelo.

Untuk mendapatkan pengakuan DMA, artis dan / atau komposer hanya dapat mendaftarkan satu lagu sebelum 20 Februari 2021, tanggal dimulainya tiga tahap kontes, yang meliputi putaran pemungutan suara secara nasional, kontinental, dan global.

Panel juri terdiri dari produser, musisi, dan komposer bergengsi, yang bersedia menawarkan kesempatan para artis pemenang agar lagu mereka diakui di bidang profesional, selain meraih penghargaan dunia.

Juri termasuk pemenang Ivor Novello Award dua kali dan nominasi Grammy dari Inggris, Sacha Skarbek, yang terkenal sebagai penulis single hit James BluntYou’re Beautiful” dan “Goodbye My Lover,” serta hit Miley CyrusWrecking Ball“. Musisi dan penulis lagu pemenang penghargaan dan nominasi Grammy empat kali, Patrice Rushen, yang menggubah dan merekam lagu hit “Forget Me Nots“; dan Justin Gray, yang telah berkolaborasi dengan berbagai artis diantaranya seperti Avril Lavigne, Mariah Carey, David Bisbal, Luis Fonsi dan Amy Winehouse. Perwakilan Djooky juga akan segera mengumumkan seorang dewan juri dari Amerika Latin.

Penghargaan

Artis dapat memenangkan perjalanan ke Capitol Studios (LA, AS), kesempatan untuk merekam lagu dengan tim produksi kelas dunia, sesi pelatihan dengan pakar musik terbaik dunia, dan hadiah uang tunai*.

Untuk mendaftar sebagai artis atau penulis lagu dan mengunggah lagu, kunjungi situs web Djooky https://djookyawards.com/. (PR Newswire)

Latest articles

BHC Training Center Gelar Pelatihan Perming Profesional untuk Barber

BHC Training Center kembali menghadirkan pelatihan yang menarik bagi para profesional di dunia Barber!...

Fashion Show Nina Septiana Nugroho Curi Perhatian di Diskusi NGOBRAS Kartini Film, Musik dan Seni

Jakarta ,Trenzindonesia - Jakarta – Penampilan fashion show dengan koleksi busana muslim terbaru karya...

Tangis Haru di Hong Kong! Duet Novi Ayla dan Abi Hadad Alwi Bikin 3.000 TKI Larut dalam Shalawat

Jakarta, Trenzindonesia.com | Suasana haru menyelimuti konser “Shalawat dan Doa” di Hong Kong ketika...

Kawal APBD 2026, Kemendagri Perketat Aturan Anggaran Stunting agar Tepat Sasaran

DEPOK,Trenzindonesia.com - Pemerintah melalui Kemendagri mengambil langkah tegas untuk memastikan anggaran penanganan stunting...

More like this

Fashion Show Nina Septiana Nugroho Curi Perhatian di Diskusi NGOBRAS Kartini Film, Musik dan Seni

Jakarta ,Trenzindonesia - Jakarta – Penampilan fashion show dengan koleksi busana muslim terbaru karya...

Tangis Haru di Hong Kong! Duet Novi Ayla dan Abi Hadad Alwi Bikin 3.000 TKI Larut dalam Shalawat

Jakarta, Trenzindonesia.com | Suasana haru menyelimuti konser “Shalawat dan Doa” di Hong Kong ketika...

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...