HomeNewsEdutainmentMNCTV Tayangkan Sinetron Ali

MNCTV Tayangkan Sinetron Ali

Published on

Jakarta, Trenz Edutainmnet | Setelah menutup rumah produksi Amanah Surga Production yang telah memproduksi ratusan sinetron, duet kakak beradik Syaiful Drajat dan Warid, kini mendirikan rumah produksi baru dengan mengibarkan label Visual Generation. Keduanya langsung mengebrak industri televisi dengan meluncurkan Sinetron keluarga bertajuk ‘Ali’.

“Kami sangat berharap sinetron Ali, bisa dinikmati seluruh keluarga dan bisa mendapat rating satu,” ujar Syaiful Drajat produser yang sukses menggarap sinetron ‘Si Madun’ dan ‘Ganteng- Ganteng Srigala’ ini.

Sebagai daya pikat sinetron yang akan tayang dalam waktu dekat setiap Senin pukul. 19.00 WIB di MNCTV ini menampilkan bintang sinetron beken, Dewi Rezer, Ali Zaenal dll.

“Kalau kami menayangkan sinetron ‘Ali’ pada jam tayang utama, karena ceritanya menarik dan menarik. Kebetulan Syaiful Drajat dan Warid sudah banyak melahirkan sinetron berkualitas,” ujar Endah Hari Utari Direktur Program dan Produksi ketika ditemui di lokasi di Taman Srengseng, Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Sementara Warid selaku produser mengatakan, sinetron ‘Ali’ sudah diproduksi 10 episode. “Kalau nantinya sukses dan MNCTV minta diperpanjang, kami sudah siapkan ceritanya 100 episode lebih,” ujarnya.

Warid menambahkan rangkaian cerita dalam sinetron ‘Ali’ adalah fiktif belaka, namun berlatar belakang kisah nyata di wilayah Banten, Jawa Barat.

Di sana pernah tinggal seorang alim ulama bernama Ki Manara, yang menikah dengan siluman Harimau. Pernikahan ini melahirkan anak bernama Pangeran Surya.   “Sampai disini merupakan kisah nyata di tanah Banten, dibuktikan oleh adanya makam Ki Manara sampai sekarang,” ungkap Warid.

Menjelang akhir hayatnya, Ki Manara berpesan agar Pangeran Surya menjaga keselamatan seluruh keturunannya, termasuk Ali, dari gangguan musuh. Musuh yang dimaksud adalah Siluman Macan Kumbang.

Siluman Macan kumbang dendam kepada Ki Manara, lantaran ratunya siluman macan kumbang ini pernah  dikhianati oleh ratu siluman harimau. Sejak saat itu Siluman Macan Kumbang bersumpah akan membunuh seluruh anak cucu kiai manara.

“Sebagai titisan Pangeran Surya sekaligus cucu dari Ki Manara, Ali tentu saja memiliki kesaktian tanpa harus belajar,” papar Warid

“Pesan yang ingin disampaikan dalam rangkaian cerita di dalam Sinetron ‘Ali’, bahwa betapa sengsaranya hidup, kalau dipenuhi dendam yang tak berkesudahan,” ungkap Warid.

Sementara Ali Zainal bersyukur bisa terlibat di film ‘Ali’, semua itu karena cerita ‘Ali’ yang menghibur dan penuh edukasi serta aman disaksikan seluruh keluarga.

Baca Juga:

Ali Zaenal Kembali Syuting Sinetron

“Alasan kenapa saya mau main di sinetron ini, karena banyak hal yang bisa dipetik setelah nonton Ali. Selain menghibur, juga penuh edukasi,” tandas Ali Zainal. (Buyil/Trenz Indonesia)

Latest articles

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...

Lewat Seminar IPPRISIA, Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian...