NAFAS TERAKHIR
sudah tersengal, nafas pun pendek
menanti yang tak kunjung tiba waktunya
dan hanya bisa berserah.
mengelepar di ranah tabah,
selasar sabar seketika mengadat pula
diluar kendali jiwa.
meski telah sepadan sejalan
tapi manusia menerus berkelakar
dalam rintihnya, dalam rontanya.
malu menengadah, sebagai hamba
hanya bisa meraung dalam dada
bergumam asmara dunia.
setidaknya, nafas terakhir ini
berguna untuk pelanjut silsilah
yang membutuhkan sejuta harapan.
Bogor, 17052021
saidyunus.my.id
Ilustrasi Foto: Google.co.id
