HomeNewsEdutainmentRatu Bidadari Terlibat Keceriaan Bersama 53 Janda Lanjut Usia

Ratu Bidadari Terlibat Keceriaan Bersama 53 Janda Lanjut Usia

Published on

Trenz News | Meski kesulitan atau kesengsaraan kian akrab dengan kehidupan, namun kebahagiaan juga bisa datang tanpa diduga atau disangka-sangka. Kesulitan tidak harus disikapi sebagai kesengsaraan dan kemudahan tidak selalu harus disikapi sebagai kesenangan. Tertanamnya keikhlasan menerima takdir sebagai ujian menjadi anugerah dan tentunya berimbas pada keceriaan dan kebahagiaan yang tak terduga.

Seperti peristiwa yang terjadi di gubuk Mak Awit yang berlokasi di Kampung Kranggan Kulon RT 001/009 Kelurahan Jati Sampurna, Bekasi. Pada Kamis, 22 Februari 2018, Mak Awit (94 tahun) bersama 52 janda lanjut usia yang sebagian besar mengandalkan hidup sebagai pemulung, secara tak terduga mendapat penghiburan dan bantuan dana tunai dari Ratu Bidadari, dan sarung dari Tri Ardhika Production.

 “Apa yang kami berikan bukan terletak pada nilainya. Melainkan bagaimana kita menginspirasi, menanamkan jiwa empati dan peduli. Memberi penghiburan kepada para orangtua kita ini yang nasibnya belum beruntung,” ujar artis yang juga penggiat sosial dari Yayasan Peduli Perempuan dan Anak (YPPA) ini.

 Meski anugerah bantuan ini mungkin bukan yang pertama kali juga yang baru mereka terima, namun apapun bentuk anugerah yang datang, senantiasa diterima dengan penuh rasa syukur, diterima sebagai anugerah kebahagiaan atas keikhlasan menjalani hidup dengan tetap berdoa dan berusaha.

Dan yang pasti kedatangan Ratu Bidadari ke area pemukiman para janda lanjut usia ini juga bukan layaknya dongeng tentang bidadari yang turun dari khayangan. Hadirnya pelantun tembang ‘Jaman Now’ ini ternyata dalam rangka turut berpartisipasi di acara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-8, Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation, di Kampung Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, Kamis (22/02/2018).

Mak Awit sendiri merupakan satu dari 53 pemulung janda lanjut usia, binaan Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation. Mak Awit, buta aksara, fakir, miskin, dan papa, tinggal di gubuk di atas tanah milik pengembang. “Prihatinnya tanah yang ditinggalinya itu dulu tanahnya, tapi sekarang bukan lagi miliknya. Sudah dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup,” terang Ratu, tampak prihatin.

Jiwa seni, kata Ratu Bidadari, adalah karunia Tuhan dan merupakan syiar (panggilan) khusus untuk orang tertentu. Oleh karenanya, pemilik nama asli Rizka Ratu Selvira ini mengajak para pelaku seni, bersikap lebih positif dan produktif. Menerima dengan syukur dan dapat mengembangkan potensi seni yang Allah titipkan.

“Adanya hubungan erat antara mutu kerohanian dengan mutu seni. Yaitu berkesenian yang memuliakan Tuhan dan membangun kemanusiaan,”  imbuh penyanyi asal Kerawang yang juga pernah berperan di sinetron ‘Santet Goyang Dangdut’, ‘Hantu Diskotik Kota’, ‘Artis Instagram’, ‘Cantik Ketok Magic’, ‘Wahana Rumah Hantu, serta beberapa Film Televisi (FTV)  seperti ‘Teror Goyang Pantura’, dan ‘Harum Surga di Jasad Hina’.

Dan seolah menjadi aktifitas rutin, Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation yang didirikan oleh Eddie Karsito ini memang kerap menggelar suatu kegiatan sosial yang sarat makna, terlebih di saat memperingati tahun tahun keberadaannya.

Menurut Eddie Karsito, spektrum dakwah (ajakan berbuat baik) itu, menurutnya sangat luas. Salah satunya, kata dia, da’wah bil hal atau aksi nyata.

“Kita butuh model dakwah non-verbal; bukan sebatas ungkapan dan kata-kata. Inilah model dakwah yang membebaskan. Seruan yang secara konkret ikut memberdayakan, dan mengangkat derejat kehidupan para mustadh’afin,” ujar aktor yang juga penggiat sosial ini.

Rumah Singgah Bunda Lenny didirikan di Jakarta, 22 Februari 2010. Merupakan pilar pelayanan sosial di bawah naungan lembaga Humaniora Foundation, yang telah lebih dulu berdiri tahun 1995, dengan Badan Hukum Akte Notaris R. Sabar Partakoesoema, SH Nomor : 19 Tahun 1995.

Ada 195 pemulung, 53 perempuan diantaranya janda lanjut usia, serta 106 anak yatim, dan warga dhua’fa, yang menjadi binaan Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation.  Lembaga ini secara berkala membantu masyarakat kurang mampu. Menyantuni fakir miskin, orang sakit, anak yatim dan piatu, anak terlantar, pemulung, pengamen berpotensi, orang jompo, cacat dan manula (Manusia Lanjut Usia).

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Umum FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia, Sutrisno Buyil, serta para artis, penggiat budaya, seniman dan tim kreatif, dari Cantik Management Jakarta.

Selain Ratu Bidadari, sejumlah artis yang pernah menyumbang yayasan ini, antara lain; Iwan Fals, Krisdayanti, Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, Yuni Shara, Inul Daratista, Mayangsari, Ageng Kiwi, Nikita Willy, Anisa Bahar, Iis Dahlia, Ike Nurjanah, Misye Arsita (almarhumah), Pretty Asmara, Nini Karlina, Fitri Karlina, Della Puspita, Krisna Mukti, Ayu Azhari, Marshanda, Yati Surachman, Pong Hardjatmo, Ray Sahetapy, Alfian Kadang, Dina ‘Sabun Colek,’ Eny Sulistyowati, Gebby Pareira & Qonita, dan para donatur lainnya. (PR/TrenzIndonesia) | Foto: Dok. Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation.

 

 

Latest articles

Strategi Jitu Meinl: Pertahankan Dica Melo, Bukti Nyata Talenta Muda Dongkrak Penjualan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Langkah berani kembali diambil brand alat musik global Meinl. Mereka resmi...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)

Ditjen Bina Bangda Kemendagri Perkuat Integrasi PJPK dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Jakarta , Trenzindonesia.com – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menggelar Workshop Asistensi dan Supervisi...

More like this

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...

Lewat Seminar IPPRISIA, Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian...

Radiobola.co.id dan Terminalnews.co Rayakan Dua Tahun Kiprah di Media Digital

Dunia media digital Indonesia mencatat momen penting dengan genap dua tahunnya Radiobola.co.id dan Terminalnews.co...