Trenz Edutainment |Aktor dan pelaku seni pantomim Septian Dwi Cahyo mengenalkan karya bertajuk “Narkoba No, Bala Bala Yes”. Karya berupa video itu dibuat atas kerja sama Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Asosiasi Seniman Pantomim Indonesia (ASPI).
Septian melalui press release yang disampaikan kepada TrenzIndonesia.com menjelaskan, video social media dibawakan dengan situasi dan gerak lucu serta gembira, untuk memberikan tontonan yang menghibur agar pesan yang disampaikan melalui lirik lagu dapat diingat dan dipahami. “Semoga menjadi video yang viral dikalangan masyarakat oleh masyarakat khususnya generasi muda,”tutur Septian Dwi Cahyo.
Video menampilkan untaian lirik lagu yang dibawakan dengan situasi dan gerak lucu serta gembira untuk menjadi gerakan viral yang mudah diingat serta dapat dilakukan oleh siapapun. Gerak dan lirik mencerminkan pribadi-pribadi yang hidup sehat tanpa narkoba. Gerakan akan dilakukan oleh para komunitas pantomim lalu diikuti oleh komunitas lainnya, Selebriti serta masyarakat umum. Diakhir video adalah pembagian Bala-bala.
Syuting video sosialisasi anti narkoba ini sengaja dibuat di keramaian car free day, kawasan Jalan Thamrin,Jakarta Pusat, pada 24 Desember silam.
”Kami,komunitas pantomim memang selalu mengadakan kegiatan sebulan sekali di area car free day. Kemudian ada ide menggagas video klip Narkoba No Bala Bala Yes. Kami ajukan ke BNN, dan mereka setujui, jadilah video ini,”ujar Septian yang mengatakan akan menyebarkan video klip Narkoba No Bala Bala Yes di media-media sosial.
Dalam pembuatan videoklip Narkoba No Bala Bala Yes, sutradara oleh Septian Dwi Cahyo. Dibantu oleh para penggiat pantomim lainnya Aria Miharta menangani artistik, kameramen oleh Ukin dengan sejumlah cast di antaranya Al Imran Karim, Bedul, Reza, Nahata Juara Pantomime Nasional 2015, Defry Phadyangan, dan Indomime.
Seperti kita ketahui bersama bahwasanya penyalahgunaan Narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa Indonesia, dengan daya rusak yang sungguh luar biasa, karena merusak fisik, kesehatan masyarakat, serta dalam jangka panjang sangat berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.
“Diharapkan melalui seni Pantomim kita ciptakan cara hidup yang sehat, cerdas dan bermanfaat tanpa narkoba.Sekali lagi marilah kita satukan tekad untuk mencegah, merehabilitasi dan memberantas penyalahgunaan narkoba,”pungkas aktor yang baru saja selesai syuting film Stadhuis Scandaal. (Didang Pradjasasmita/TrenzIndonesia)
