HomeNewsEdutainmentWagub Rano Karno Ziarah ke Makam Kramat Kampung Bandan

Wagub Rano Karno Ziarah ke Makam Kramat Kampung Bandan

Published on

Safari Ramadan dan Untuk Membangkitan Wisata Religi

Jakarta, Trenzindonesia | Dalam rangka Safari Ramadan 2025/1446 Hijriah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan ziarah ke tiga Makam Kramat Kampung Bandan yang merupakan makam ulama besar, yaitu Habib Mohammad bin Umar Alkudsi, Habib Ali Abdurrahman Ba’alwi, dan Habib Abdurrahman bin Alwi Asy-Syathri.

Wagub Rano Karno Ziarah ke Makam Kramat Kampung Bandan

Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan kunjungannya ke Masjid Jami Al-Mukarromah Pademangan, Jakarta Utara.

Wagub Rano didampingi oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah, Plt. Asisten Perekonomian dan Keuangan Suharini Eliawati, Plt. Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Aceng Zaeni, serta Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim beserta jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano mengenang masa kecilnya ketika pertama kali berziarah ke makam tersebut.

“Dulu, saat umur sembilan tahun, saya dan engkong pernah ziarah ke sini. Kenangan itu adalah pengalaman spiritual tersendiri bagi saya. Bersyukur sudah diizinkan berbuka puasa di Masjid Jami Al-Mukarromah ini sekaligus berziarah,” ujarnya.

Wagub Rano Karno Ziarah ke Makam Kramat Kampung Bandan

Selama ziarah, Wagub Rano bersama pengurus makam dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Mukarromah menggelar tahlilan dan doa bersama untuk mengenang jasa para almarhum. Ia menegaskan bahwa ketiga tokoh tersebut adalah ulama besar yang mengabdikan hidupnya untuk berdakwah di Jakarta.

Selain Kampung Bandan, Wagub Rano juga menyebutkan bahwa di Jakarta terdapat tiga makam tertua yang menjadi peninggalan sejarah syiar Islam, yaitu di Luar Batang dan Jayakarta. Ia menilai bahwa wisata ziarah makam dapat menjadi sarana menambah pengalaman spiritual bagi masyarakat.

Masjid Jami Al-Mukarromah ini usianya sudah 146 tahun. Didirikan oleh Habib Abdurrahman bin Alwi Asy-Syathri pada tahun 1879. Masjid ini memiliki arti mulia atau yang dimuliakan. Di bulan Ramadan ini, wisata ziarah makam dapat menambah pengalaman spiritual bagi siapapun yang datang,” pungkasnya. (Da_Bon/Fjr) | Foto: Istimewa

Latest articles

HUT Ke-31 Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Wujudkan Rumah Singgah untuk Pemulung Anak, dan Anak Jalanan

KOTA BEKASI - “Rumah” adalah arsitektur; metafora bentuk, ruang dan fungsi. Sel tunggal yang...

Gus Syaifuddin Tekankan Amanah Uang Rakyat saat Resmikan Dapur Gizi ke-5 di SPPG Kramat Kenar

Jakarta , Trenzindonesia.com — Ketua Umum Forum Ulama Santri Indonesia (FUSI) sekaligus pimpinan Yayasan...

Royalti Mandek Sejak 2024, Obbie Messakh: Ini Hak Ekonomi Pencipta

Ramadan seharusnya menjadi ruang hening untuk berbagi dan memaafkan. Namun di kediaman almarhum Franky...

Cut Mini Pemeran Maisaroh “Wanita Terkaya Berwatak Keras” di Film Pasukan 1000 Janda

Film Pasukan 1000 Janda walaupun masih tahap penggarapan syuting, saat ini menjadi perbincangan hangat...

More like this

Gus Syaifuddin Tekankan Amanah Uang Rakyat saat Resmikan Dapur Gizi ke-5 di SPPG Kramat Kenar

Jakarta , Trenzindonesia.com — Ketua Umum Forum Ulama Santri Indonesia (FUSI) sekaligus pimpinan Yayasan...

F-JUPNAS GIZI Sambut Positif Ajakan BGN Jadikan Medsos Kanal Pengawasan MBG

Jakarta, 3 Maret 2026 – Forum Jurnalis Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Indonesia (F-JUPNAS...

AM Pesta Rejeki 2026, Promo Spesial Dukung Persiapan Mudik dan Renovasi Rumah Menjelang Lebaran

Jakarta , Trenzindonesia.com - Menjelang bulan suci Ramadhan dan tradisi mudik Lebaran yang selalu...