Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, ESDM Menggelar Program sertifikasi teknik listrik bagi siswa SMK di Bandung dan Bogor
Bogor, Trenzindonesia.com | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda. Melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, ESDM menggelar program sertifikasi teknik listrik bagi puluhan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bandung dan Bogor pada pekan ketiga Juli 2025.
Kegiatan yang berlangsung di SMKN 4 Bandung, Rabu (23/7/2025), dan di Universitas Pakuan Bogor, Jumat (25/7/2025), ini merupakan bagian dari program sertifikasi jalur vokasional khusus yang dirancang untuk mempersiapkan siswa SMK menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, khususnya di sektor ketenagalistrikan.
“Penilaian sertifikasi meliputi knowledge, skill, dan attitude. Siswa sudah punya bekal dari magang, dan sertifikat ini menjadi pengakuan formal dari negara atas kompetensi mereka,” ujar Heru Setiawan, Koordinator Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, saat membuka kegiatan di Bandung.
Heru menambahkan bahwa program ini telah bergulir sejak 2023 dan tahun ini menjadi pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Jakarta dan Banten. Ditjen Ketenagalistrikan menargetkan 1.000 hingga 2.000 siswa tersertifikasi hingga akhir tahun, dengan ekspansi ke 10 provinsi lainnya.
Disambut baik oleh pemerintah daerah dan sekolah

Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Zainal Arifin, mengapresiasi inisiatif ESDM yang dirasa sangat membantu daerah dalam pembinaan tenaga kerja muda. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung perluasan program ini.
“Dinas ESDM Jabar tidak memiliki anggaran khusus untuk program vokasi. Maka kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan. SMK di Jabar jumlahnya ratusan, dan kami siap libatkan lebih banyak sekolah,” kata Zainal.
Kepala SMKN 4 Bandung, Agus Setiawan, juga menyambut positif kegiatan ini. Ia menyebut bahwa program ini membawa standar nasional hingga internasional yang sangat dibutuhkan lulusan SMK saat ini.
“Sebanyak 47 siswa kami ikut serta. Program ini bukan yang pertama, tapi kali ini jauh lebih terstruktur dan terukur. Ini bekal luar biasa bagi anak-anak kami,” ujarnya.
Bekal strategis di tengah globalisasi industri

Sertifikasi kompetensi yang diberikan tak hanya menambah nilai di ijazah, tetapi juga membuka jalan bagi lulusan SMK untuk bersaing di industri nasional maupun global. Dalam era globalisasi dan transformasi industri, sertifikat teknik listrik menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja muda Indonesia.
Program ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja di sektor energi dan ketenagalistrikan.
