Trenz Indonesia
News & Entertainment

Forum Komunitas Kaskus Ingatkan Ragam Modus Baru Penipuan Digital dan Isu Hoaks

Meliterasi masyarakat dari isu hoaks, utamanya soal penipuan finansial yang kini marak di ranah daring/online, utamanya di media sosial, chatsApps (WA, SMS, telegram, dll).

Jakarta, Trenz Edutainment l – Forum Komunitas Kaskus melalui Forum Kaskus Network kembali mengingatkan masyarakat melalui literasinya dari isu hoaks dan ragam modus baru penipuan digital yang saat ini semakin marak terjadi di ranah daring/online menggunakan akses media sosial chatsApps (WA, SMS, telegram, dll).

Upaya Forum Komunitas Kaskus yang tergabung dalam Forum Kaskus Network ini dilakukan dalam aktifitas kopdar/offline bertajuk “Rapat Hansip”, mengangkat tema ‘Ragam Modus Baru Penipuan Digital’. Acara ini berlangsung di Amalgam Coffee Brewery, Jakarta Pusat, Sabtu, 17 Desember 2022.

Aktifitas kopdar bertajuk “Rapat Hansip” kali ini memasuki episode-nya yang ketiga, dimana sebelumnya juga telah dilakukan aktivitas serupa pada bulan November 2022 lalu (Rapat Hansip 2) dan Rapat Hansip 1 yang dilakukan pada bulan Oktober 2022.

Pada kegiatan kali ini, Kaskus mendatangkan pembicara yang cukup konsern dibidangnya, yakni:

  1.  Maulana Viliano MM, Deputi Manager Digital Marketing PT. BCA Tbk, yang membahas soal pencurian data melalui klik link dari kurir paket di whatsapp dan dari arahan download aplikasi BCA.
  2. Reza Marwansyah, Praktisi Data & AI, yang memberikan gambaran bagaimana share engine bekerja, secepat apa, semasif apa, dan dampaknya terhadap data pengguna.
  3. Aribowo Sasmito, Spesialis Cek Fakta Mafindo, memberikan solusi dan langkah yang efektif dan mudah dilakukan saat mendapatkan beragam modus penipuan di media online.

Forum Komunitas Kaskus Ingatkan Ragam Modus Baru Penipuan Digital dan Isu Hoaks

Dalam kegiatan ini, selain dihadiri oleh para kaskuser juga dihadiri oleh beberapa komunitas, diantaranya: di antaranya dari komunitas otomotif Calya Sigra Club (Calsig), komunitas Ladies Car Community (LCC), dan perkumpulan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Maulana Vilano selaku perwakilan dari pihak perbankan menyebut bahwa, Banyak modus penipuan keuangan mengatasnamakan BCA, sehingga jika nasabah kurang waspada, maka akan terjebak di modus penipuan tersebut.

Salah satu yang saat ini tengah marak adalah isu hoaks soal pengumuman kenaikan tarif transfer, dan meminta data-data penting nasabah. Biasanya, modus ini disebarkan melalui platform chatApps (WhasApp/telegram), juga pesan singkat (SMS).

Sementara itu, Reza Marwansyah turut menanggapi masalah ini. Ia menjelaskan, Lazimnya para penipu digital tersebut menggunakan metode social engineering sehingga mampu meyakinkan calon korbannya. Jika tak awas, maka ada potensi korban terjebak.

‘’Kata kunci gunakan yang aman, dan jangan pernah bagikan ke orang lain. Selain itu pelajari juga opsi keamanan lainnya, seperti sidik jadi, pengenalan wajah, dll,” ungkap Reza.

Penjelasan Maulana dan Reza sejalan dengan paparan yang diungkap Aribowo, yang menyebut bahwa sebisa mungkin pengguna akun menggunakan password/kata kunci yang sama pada semua akun, dan jangan memberikan kode one time password (OTP) secara sembarangan.

“Jangan bagikan kode OTP untuk aktivasi tertentu, termasuk kepada pihak Bank,” ujar Reza mengingatkan.

Aktivitas Rapat Hansip yang diusung Kaskus sejatinya menjadi satu tonggak dalam upaya pemberantasan informasi palsu, baik itu informasi umum maupun terkait keuangan.

***

Leave A Reply

Your email address will not be published.