Trenz Indonesia
News & Entertainment

Gus Syaifuddin : Saatnya Mengembalikan Kesadaran Nilai-nilai Spiritual Dan Nasionalisme

166

Jakarta, Trenzindonesia.com | karya seni sangat penting baik untuk warisan budaya melalui referensi karya dan re-interpretasi budaya, dan untuk keberlanjutan sebagai cerminan keadaan masyarakat saat ini dan masa depan.

Warisan budaya telah menjadi inti dari strategi pariwisata di mana bangunan dan pemandangan kota, tarian adat, dan makanan menciptakan keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Cagar budaya umumnya berfokus pada aspek-aspek yang dianggap akrab oleh penduduk tetapi unik oleh orang luar.

Ini memiliki asosiasi dengan aktivitas dari masa lalu, dengan narasi sejarah yang selaras dengan objek atau aktivitas dan karenanya membuatnya lebih menarik baik bagi orang dalam maupun orang lain. Dalam sambutannya Gus Syaifuddin dalam peresmian Ciganjur Heritage Foundation, sabtu (24/06/2023).

Peranan Ciganjur Heritage Foundation sebagai Berarti masyarakat harus mau dilibatkan atau berperan langsung dalam upaya pelestarian budaya.

Memberi informasi kepada orang lain

Pelestarian budaya Indonesia juga bisa dilakukan dengan memberi informasi kepada orang lain yang belum mengenal kebudayaan tersebut.

Selain informatif, cara ini juga ditujukan untuk mengedukasi masyarakat agar mereka tahu gambaran besar terkait warisan budaya.

“ Saatnya kembali ke akar budaya bangsa. Nenek moyang kita tidak hanya meninggalkan warisan budaya fisik tapi juga moral. Momentum Haul Akbar ini tidak hanya mengembalikan kesadaran nilai-nilai spiritual namun juga nilai nasionalisme,” ujarnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.