HomeNewsJepang-Indonesia, 3 Kali Berduet Rasa

Jepang-Indonesia, 3 Kali Berduet Rasa

Published on

Jakarta, Trenz Video I Duet pertama, _#ArinaEphipania_ menikah dengan _#HiroakiKato_. Duet kedua, Arina Ephipania penyanyi Indonesia dan Hiroaki Kato penyanyi asal Jepang. Duet ketiga, _#NadaSousou_. Ini lagu Jepang yang kemudian diterjemahkan serta dinyanyikan dalam bahasa Indonesia, dengan judul yang sama.

Tiga kali duet tersebut, menjadikan Nada Sousou sebagai lagu yang full power. Bukan pada hentakan, tapi pada sentuhan. Bukan pada sentakan, tapi pada kedalaman rasa. Nah, sentuhan serta kedalaman rasa itulah yang menjadi power lagu Nada Sousou ini.

Petikan gitar serta suara berat Hiroaki Kato dan tiupan suling serta suara bening Arina Ephipania, telah menyempurnakan semua duet tersebut menjadi kolaborasi kultural Jepang-Indonesia. Meski Nada Sousou adalah lagu dari Jepang, namun lagu itu menyentuh hingga ke kedalaman rasa Indonesia.

Kolaborasi kultural Jepang-Indonesia. Itulah yang senantiasa menjadi acuan Hiroaki Kato dalam bermusik, dalam berkarya. Secara warga negara, Hiroaki Kato memang penyanyi asal Jepang. Tapi, ia cukup lama bermukim dan studi di Jogjakarta. Kemudian, sudah lama pula meniti karir di Jakarta.

Dan, Hiroaki Kato pun telah menyelami kehidupan sosial warga Indonesia, berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat Indonesia di berbagai pelosok tanah air. Hingga, Hiroaki Kato sampai pada kesimpulan: Indonesia adalah tanah air keduanya. Indonesia menjadi tambatan kehidupannya.

Setelah menikah dengan Arina Ephipania, Hiroaki Kato pun menjadi bagian dari keluarga Indonesia. Intensitas perjalanan hidup Jepang-Indonesia, tercermin secara intens pada lagu Nada Sousou. Terasa di tiap tarikan nafas Hiroaki Kato dan Arina Ephipania.

Intensitas itulah yang ditunjukkan Hiroaki Kato dan Arina Ephipania, pada Rabu (27/11/2019) di Yoshimoto Kreatif Indonesia, Jalan Kemang Utara Raya No. 16B1, Jakarta Selatan. Dari cara mereka menyapa tamu, tersenyum, membungkukkan badan, memetik gitar, hingga mendendangkan lagu Nada Sousou.

Tiap tahap mereka lakukan dengan intens, menyentuh hingga ke kedalaman rasa. Nada Sousou sesungguhnya bagian dari rasa kita, meski bermula bertahun yang lalu di Okinawa, sebuah pulau yang penuh makna di Negeri Matahari Terbit.

Aransemen Nada Sousou digarap oleh Ari Reynaldi. Kita tahu, album Hiroaki Kato sebelumnya juga digarap oleh Ari Reynaldi. Demikian pula dengan karya grup band Mocca. Artinya, Ari Reynaldi sudah intens sejak lama berkolaborasi dengan pasangan Hiroaki Kato dan Arina Ephipania.

Oh, ya, Arina Ephipania adalah vokalis grup band Mocca. Mereka resmi menikah pada Rabu (21/08/2019).

 

NADA SOUSOU

Kubuka lembaran album kenangan

Kubisikkan kata terima kasih

Semangatmu hidup di hatiku

Pelipur lara disaat ku terjatuh

 

* Hujan mentari datang silih berganti

Ku ingat slalu senyummu

Walau kenangan bersamamu kan pudar

Sisa jejakmu akan kucari

Ku teringat padamu Nada Sou Sou

 

Memohon pada bintang benderang

Selalu ku lakukan setiap malam

Seberkas cahaya di cakrawala

Mencarimu dengan sepenuh hatiku

 

Di dalam waktu suka maupun duka

Senyummu aku rindukan

Andai dari surga kau lihat diriku

Mungkin satu hari nanti

Ku percaya kita kan bersama lagi

* Repeat

Latest articles

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Migi Rihasalay Rayakan Hari Kartini: Ajang Sosialita Bertukar Inspirasi hingga Perkuat Emansipasi Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan dengan cara yang elegan...

Ibu Eko di Rembang Olah Rengginang Laut, Berdayakan Perempuan Pesisir

Rembang,Trenzindonesia - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam menghadapi keterbatasan....

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Ibu Eko di Rembang Olah Rengginang Laut, Berdayakan Perempuan Pesisir

Rembang,Trenzindonesia - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam menghadapi keterbatasan....

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...