HomeNewsKarina Nandia Saputri Pusing

Karina Nandia Saputri Pusing

Published on

Trenz Tourism |Memilih gadis-gadis cantik untuk dijadikan model masa depan bukan perkara mudah. Apalagi peserta mencapai 500 orang. Setidaknya itu dialami oleh Karina Nandia Saputri, Finalis ‘Miss Tourism Global’.

“Pusing pastinya, tapi sebagai juri saya mesti profesional. Semua peserta mesti saya nilai satu-satu biar hasilnya maksimal,” ujar Karina saat ditemui di Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat (12/10)

Buat Karina menjadi salah satu juri di ajang “Atrium Model Award (AMA) 2018” sesuatu yang membanggakan. Karenanya, ia akan bekerja secara maksimal agar para pemenang sesuai harapan semua pihak. “Memuaskan semua orang memang mustahil tapi setidaknya Pemenangnya bisa mengembangkan kariernya. Itu sudah membanggakan saya sebagai salah satu jurinya,” ujar Karina.

AMA tahun ini mengusung tema “Grafitti in Fashion” Menariknya, ajang yang sudah digelar untuk ke 15 kalinya ini menjaring peserta dari berbagai daerah di antaranya Medan, Surabaya, Semarang, dan Palembang. AMA 2018 bertujuan menjaring bibit baru untuk dijadikan model profesional yang bisa terjun di dunia fashion nasional maupun internasional.

Karina Nandia Saputri

“Kualitas pesertanya meningkat tajam dibanding tahun lalu. Jujur saya pusing juga memilih finalisnya,”

Selain Karina Nandia Saputri, juri AMA 2018 tahun ini diperkuat Manager Promosi Plaza Atrium, Via Kurnia, Raymond Chaniago dari People Management, dan salah satu pemenang AMA tahun lalu. Karina Nandia mengaku bangga dipercaya kembali sebagai juri di ajang AMA 2018.

“Tahun ini kami mencari yang punya kemampuan melenggang di catwalk-nya oke dan memiliki attitude  bagus. Untuk tahun ini, kami punya pertimbangan khusus terkait peserta yang tampil sesuai dengan tema dan mampu menyelaraskan diri dengan catwalk,” pungkas Karina Nandia Saputri. (Boeyil / TrenzIndonesia) | Foto: Boeyil & Jolygram.com

 

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...