HomeNewsKemenparekraf Gelar Sosialiasi FoodStartup Indonesia 2021 di Malang

Kemenparekraf Gelar Sosialiasi FoodStartup Indonesia 2021 di Malang

Published on

Jakarta, Trenz Tourism | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar sosialisasi program FoodStartup Indonesia (FSI) 2021 di Malang, Jawa Timur.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021), mengatakan program ini digelar sebagai upaya Kemenparekraf/Baparekraf untuk membantu pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia yang bergerak di bidang kuliner. “Melalui program ini, Kami ingin menyampaikan bahwa pemerintah hadir membantu pelaku kuliner agar tetap tumbuh dan produktif meski masih dalam pandemi COVID-19,” ujar Hanifah.

Selain itu, lanjut Hanifah, program yang telah dilaksanakan sejak 2016 ini juga bertujuan untuk membangun ekosistem industri kuliner dengan menghubungkan pelaku subsektor kuliner kepada akses pembiayaan/permodalan. “Meski masih dalam situasi yang penuh tantangan, FSI berupaya mendorong dan membuka kesempatan pelaku usaha subsektor kuliner terus tumbuh dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” katanya.

Hanifah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi peserta terkait cara mengakses pembiayaan dan permodalan melalui program FSI 2021. “Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pengetahuan bagi peserta terkait kebutuhan pemasaran yang diperlukan dan juga dalam pendistribusian produk,” kata Hanifah.

Acara ini dilaksanakan secara daring dan luring via aplikasi zoom para Rabu (17/2/2021). Bagi peserta yang hadir secara luring diwajibkan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Sosialisasi ini diawali dengan seminar bertema ‘Sosialisasi FSI dan Peran Pemerintah dalam Pembangunan Ekonomi pada Sub Sektor Kuliner’ yang diisi oleh Hanifah Makarim dan Chief Marketing Officer PT. Ultima Rasa Akselerasi, Bonnie Susilo.

Bonnie mengungkapkan Malang merupakan kota yang memiliki potensi yang besar dan sangat produktif di sektor ekonomi kreatif, terutama di bidang kuliner. “Pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner di Malang berpotensi besar mendaftar sebagai peserta FSI 2021,” ucap Bonnie.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Sugeng Santoso. Dalam sambutannya, Sugeng mengapresiasi pelaksanaan FSI 2021 sebagai upaya untuk menumbuhkan berbagai potensi baru di subsektor kuliner di Tanah Air.

“Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan agar bertambah banyak generasi baru pelaku kuliner yang memanfaatkan FSI dalam meningkatkan aspek kapabilitas dan produktivitas usaha mereka,” kata Sugeng. (PR / Agustini Rahayu-Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Latest articles

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Migi Rihasalay Rayakan Hari Kartini: Ajang Sosialita Bertukar Inspirasi hingga Perkuat Emansipasi Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan dengan cara yang elegan...

Ibu Eko di Rembang Olah Rengginang Laut, Berdayakan Perempuan Pesisir

Rembang,Trenzindonesia - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam menghadapi keterbatasan....

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Ibu Eko di Rembang Olah Rengginang Laut, Berdayakan Perempuan Pesisir

Rembang,Trenzindonesia - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam menghadapi keterbatasan....

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...