HomeNewsKlarifikasi Meninggalnya Anak Pertama Korban Percobaan Pembunuhan di Tonjong Brebes

Klarifikasi Meninggalnya Anak Pertama Korban Percobaan Pembunuhan di Tonjong Brebes

Published on

Brebes, Trenz News | Beredarnya pemberitaan di media sosial perihal meninggalnya KS (10), salah satu dari tiga bersaudara korban percobaan pembunuhan yang sedang dirawat intensif di RS Margono Purwokerto, adalah tidak benar atau hoax.

Disampaikan Peltu Edy Burhanudin selaku Plh. Danramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, bahwa kondisi KS sendiri saat ini mulai membaik setelah percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri, KU (35) warga Dukuh Sokawera, Desa/Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, selepas shalat subuh (20/3).

Begitu juga dengan adik bungsunya yaitu EM (5), juga mulai membaik dalam perawatan ketat tenaga medis di rumah sakit tersebut.

Sedangkan bagi AR (7) yang merupakan adik kedua dari tiga bersaudara itu meninggal di TKP (di rumahnya), dengan luka sayatan pisau di lehernya yang dilakukan oleh ibu kandungnya.

“Untuk trauma kemungkinan besar masih ada, makanya mereka dijaga ketat dan sementara tidak boleh dibesuk sembarang orang,” ujar Peltu Edy Burhanudin, Kamis (24/3/2022).

Sementara dalam keterangannya, Kasatreskrim Polres Brebes, AKP Syuaib Abdullah menjelaskan, bahwa pelaku KU terindikasi mengalami gangguan kejiwaan.

Pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah ada gejala depresi ataupun gangguan kejiwaan. Untuk itulah nantinya akan dipanggilkan ahli kejiwaan.

Pihaknya juga telah mengamankan terduga pelaku yang menganiaya tiga anak kandungnya itu beserta sejumlah barang bukti.

Perlu diketahui, KU berprofesi sebagai penata rias atau Make Up Artist (MUA), sedangkan suaminya bekerja di Jakarta. Ia terakhir kali mengunggah hasil karya rias pengantin di facebook pada 25 Januari 2021 lalu.

Sedangkan kronologi kejadian naas itu diketahui warga sekitar setelah mereka mendengar teriakan ketiga anak dari rumah pelaku. Mendengar teriakan, warga lantas masuk ke rumah pelaku hingga melihat langsung para korban.

KS (perempuan) mengalami luka di bagian dada, sedangkan EM (laki-laki) yang merupakan si bungsu dari tiga bersaudara itu mengalami luka di bagian lehernya.

KS dan EM yang dalam kondisi kritis langsung dilarikan warga ke RS Aminah Bumiayu untuk mendapatkan pertolongan, kemudian dirujuk ke RS Margono Purwokerto untuk perawatan lebih intensif. (Aan)

Latest articles

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

Esensi Perintah Kurban : “Memberi, Taat dan Dekat”

Esensi Perintah Kurban : “Memberi, Taat dan Dekat” BEKASI,– Menurut Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah...

More like this

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Esensi Perintah Kurban : “Memberi, Taat dan Dekat”

Esensi Perintah Kurban : “Memberi, Taat dan Dekat” BEKASI,– Menurut Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah...