Trenz News | Bencana kembali menghampiri Papua, tepatnya di Kabupaten Asmat. Seperti diketahui, menurut pemerintah daerah setempat, tercatat 61 anak meninggal dunia terkena wabah campak dan gizi buruk sejak September 2017 hingga saat ini. Komika Arie Kriting terpanggil untuk melakukan penggalangan dana bagi para korban, melalui laman Kitabisa.com/bantuasmat.
Sejak September 2017 hingga 11 Januari 2018, RSUD Asmat dilaporkan merawat ratusan pasien campak. Sebanyak 393 orang mejalani rawat jalan dan 175 orang rawat inap. Penyakit campak juga ditemukan di beberapa tempat dan distrik, seperti Suator, Distri Sawa Erma, Distrik Akat, dan Kota Agats. Sementara untuk gizi buruk juga ditemukan di Kota Agats, Kampung Yousakor, Distrik Sirets.
Melalui akun instagramnya, Arie mengajak publik untuk mendonasikan sebagian rezeki mereka kepada para anak di papua. “Sudah 61 Bayi meninggal di Asmat, Papua. Melalui kesempatan ini, kami memanggil kawan-kawan sekalian untuk menyatukan hati, memberikan bantuan untuk meringankan kondisi di sana. Bagi yang berkenan, bantuan bisa disalurkan melalui kami dengan cara berdonasi melalu KitaBisa.com. di Kitabisa.com/bantuasmat.”
“Buat saya Papua lebih dari sekedar akar melainkan rumah kedua dan tempat yang sangat dekat dengan saya. Ingin sekali ajak kaka dan nona semua bantu saudara kita disana untuk bisa dapatkan Gizi dan pengobatan yang lebih baik. Kita perlu bersatu dan menunjukkan bahwa kita bisa bersama dan saling membantu untuk keluarga terdekat kita, orang Papua,” tutur Arie.
Hingga kini telah terkumpul dana Rp 19.185.199 dari 85 orang donatur di laman Kitabisa.com/bantuasmat dan masih terbuka untuk publik yang ingin turut memberikan donasi. Sebelumnya, beberapa influencer juga melakukan penggalangan dana melalui Kitabisa.com, diantaranya Chicco Jerikho, Raisa, Chelsea Islan, Ernest Prakasa, dll. (PR/TrenzIndonesia)
