Trenz Indonesia
News & Entertainment

Lapas Karang Intan Dukung Penuh BNNP Kalsel Perang Terhadap Penyalahgunaan Narkoba

125

Karang Intan, TRENZINDONESIA,– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan tetap berkomitmen dan berpegang teguh pada dukung perang terhadap peredaran gelap narkoba.

Komitmen tersebut dalam bentuk sinergi bermacam instansi pada pengungkapan jaringan peredaran narkoba di luar maupun di dalam lapas, diantaranya dengan Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kami terus bekerjasama dengan aparat penegak hukum, termasuk dengan BNNP Kalsel, guna mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba. Khususnya, jika jaringan tersebut melibatkan warga binaan, misalnya seperti beberapa waktu lalu, terungkap kasus peredaran gelap narkoba. Berkat sinergi yang baik antara Lapas Narkotika Karang Intan dengan BNNP Kalsel,” jelas Kalapas Karang Intan Wahyu Susetyo, Jumat (5/11/2021).

Kabar terbaru, BNNP Kalsel belum lama berhasil ungkap sindikat narkoba antar propinsi, dengan barang bukti sabu-sabu seberat 4,1 kilogram.

Sementara salah seorang dari tiga tersangka yang terlibat kasus tersebut tercatat sebagai warga binaan berinisial MN (29).

Selain itu, BNNP Kalsel rutin berbagi informasi dan komunikasi dengan pihak lapas, yang sifatnya hanya diketahui oleh pimpinan, perihal keterlibatan warga binaan pada kasus pengendalian narkoba antar propinsi.

“Kasi Pemberantasan BNNP Kalsel beberapa waktu lalu memang telah menginformasikan kepada saya, bahwa ada seorang warga binaan yang dicurigai terlibat dalam sindikat pengendalian narkoba antar propinsi. Kemudian Lapas Narkotika Karang terus melakukan pemantauan, mengamankan yang bersangkutan. Juga melakukan penggeledahan kamar, dan memang didapati adanya handphone ilegal, milik yang bersangkutan, dan kita serahkan ke BNNP sebagai barang bukti,” ujar Wahyu.

Peristiwa ini terjadi beberapa minggu yang lalu, yang bersangkutan juga telah dipanggil dan diperiksa oleh BNNP Kalsel dan lapas sendiri mendukung penuh proses tersebut.

“Bagi yang bersangkutan, kami mempersilakan untuk diperiksa dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Juga telah dilakukan tindakan tegas dengan pencatatan pada buku pelanggaran (register F), hak-hak yang bersangkutan juga akan dicabut, dan untuk sementara harus berada di sel disiplin, sebagai efek jera agar tidak ada lagi warga binaan yang bermain dengan aturan,” tukas Wahyu.

Kontributor : Arbiansyah

Leave A Reply

Your email address will not be published.