Jakarta, Trenz News |Dalam agenda menyerahkan sertifikat bagi 2.000 warga yang bermukim di 16 kelurahan di Jakarta Selatan, Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) juga sempat berkomentar mengenai banyaknya kasus pengaturan skor yang terjadi dalam sepak bola Tanah Air. Karenanya, Presiden Jokowi mendukung sekaligus mendorong aparat berwenang untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, penuntasan kasus tersebut merupakan kewenangan Polri yang sebelumnya telah membentuk satgas antimafia bola.
“Selesaikan sampai tuntas agar sepak bola kita betul-betul bersih, yang juara juga betul-betul juara. Jangan sampai kita sudah terlanjur wah juara, ternyata banyak pengaturan skor,” kata Presiden Jokowi di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jumat, 22 Februari 2019.
Mengenai munculnya desakan bagi PSSI untuk menggelar kongres luar biasa dan membentuk manajemen baru, Presiden Joko Widodo menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada PSSI itu sendiri. Pemerintah mengambil sikap untuk tidak mengintervensi induk organisasi cabang olahraga sepak bola di Indonesia itu.
“Itu (penuntasan kasus) saya kira dituntaskan sampai rampung. Perkara nanti PSSI mau ada kongres luar biasa, ya silakan sesuai aturan FIFA dan AD/ART di PSSI,” tandasnya. (FB Jokowi Centre/Fjr) | Rilis & Foto: Dok. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin
