Trenz Indonesia
News & Entertainment

Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

175

JAKARTA, Trenzindonesia | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk melakukan inovasi dan memaparkan langkah-langkah yang perlu dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan investasi di Tanah Air.

Hal tersebut diungkap Presiden saat memimpin Rapat Terbatas bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, mengenai Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pascapencabutan PPKM, Senin (30/01/2023), di Kantor Presiden, Jakarta.

Presiden juga meminta jajarannya untuk melihat betul dan mewaspadai hal-hal yang berkaitan dengan inflasi dan kenaikan harga-harga barang serta jasa.

“Yang pertama urusan beras, yang kedua yang berkaitan dengan minyak goreng dilihat betul,” ujar Presiden.

Sedangkan yang berkaitan dengan investasi, Presiden meminta jajarannya untuk melakukan inovasi dan memaparkan langkah-langkah yang perlu dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan investasi di tanah air.

“Terutama terobosan dalam meningkatkan investasi di negara kita,” ungkapnya.

Terkait pariwisata, Presiden mengatakan bahwa saat ini geliat pariwisata di sejumlah daerah di Indonesia sudah mulai terlihat. Presiden menyebut Manado dan Bali sudah mulai kedatangan wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Di lapangan saya lihat kalau untuk wisatawan, saya lihat di Manado saya kira sudah mulai banyak menerima wisatawan, di Bali juga sudah mulai pesawat-pesawat datang membawa wisatawan, juga wisatawan lokal juga sangat bergeliat sekali,” ucap Presiden.

Presiden pun meminta laporan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno terkait aktivitas pariwisata di sejumlah daerah di tanah air, termasuk investasi di bidang pariwisata.

“Utamanya yang pertama di Labuan Bajo, kemudian yang kedua di Mandalika, ketiga di Toba, yang keempat di Likupang,” tutur Presiden. (TGH/UN-Setkab.go.id)

Leave A Reply

Your email address will not be published.