HomeNewsSaksi Hidup Metamorfosis Intan Jaya Sejak Tahun 1973

Saksi Hidup Metamorfosis Intan Jaya Sejak Tahun 1973

Published on

INTAN JAYA, Trenzindonesia | Kabupaten Intan Jaya di Provinsi Papua Tengah mengalami perkembangan yang luar biasa.

Intan Jaya telah berubah dari ulat menjadi kota peradaban yang semakin maju setiap tahun. Jika Intan Jaya mampu berbicara, dia pasti akan menceritakan perubahan yang luar biasa yang terjadi.

Namun, meskipun pertumbuhan pesat, tidak banyak orang yang betah menetap di daerah ini. Bapak Markus Majau dan Mama Wetipo, bagaimanapun, tidak. Mereka adalah saksi hidup dari perjalanan panjang transformasi Intan Jaya, yang dimulai dari hutan belantara dan berkembang menjadi kota peradaban seperti sekarang. Keduanya berbagi kisah menarik tentang perjalanan ke Intan Jaya, mulai dari hutan belantara yang lebat, pertempuran antar suku, gangguan keamanan OPM, hingga kekurangan air.

Saksi Hidup Metamorfosis Intan Jaya Sejak Tahun 1973Pada hari itu, Bapak Markus dan Mama Wetipo hadir di Pos Kodim Persiapan Satgas Yonif Para Raider 330/Tri Dharma untuk mengikuti acara peresmian program TNI AD manunggal air secara virtual. Keduanya mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak Kasad dan ABRI atas bantuan yang diberikan, termasuk program air yang telah memberikan manfaat besar bagi warga Intan Jaya. Sejak tahun 1973 hingga saat ini, warga di Intan Jaya kini lebih mudah mendapatkan akses air bersih berkat kehadiran program TNI AD.

Melalui program TNI AD manunggal air, Mayor Inf Dedy Pungky selaku Dansatgas menjelaskan bahwa TNI AD telah membangun pompa hidran, pipanisasi, dan bak penampungan air bersih yang tersebar di 6 kampung dan 4 Pos TNI di Intan Jaya. Program ini memberikan manfaat yang besar bagi ratusan warga di wilayah tersebut.

Saksi Hidup Metamorfosis Intan Jaya Sejak Tahun 1973Sebagai ungkapan terima kasih, Mayor Inf Dedy Pungky memberikan Tali Asih berupa Sembako kepada Bapak Markus dan Mama Wetipo. “Ini ada bantuan ala kadarnya, mohon diterima, semoga bermanfaat, TNI akan selalu hadir untuk rakyat Indonesia,” ucapnya dengan ramah.

Saksi Hidup Metamorfosis Intan Jaya Sejak Tahun 1973Semoga dengan adanya program TNI AD manunggal air ini, wilayah Intan Jaya semakin berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Perubahan yang positif ini menjadi contoh bagaimana kerjasama dan kepedulian dari TNI dapat membawa dampak positif bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil. (Penkostrad / Fjr)

Latest articles

Andrigo Hentak Panggung Milad Ke-61 Inhil, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia

Tembilahan – Malam puncak perayaan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-61 berlangsung meriah dan...

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

More like this

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...

BPJS Ketenagakerjaan dan Kemendagri Kawal Percepatan UCJ 2026 di Sumut

MEDAN ,Trenzindonesia.com – BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyelenggarakan Asistensi...