Trenz Indonesia
News & Entertainment

Sebanyak 140 WBP Karang Intan Ikuti Pembekalan Ketrampilan Bersetifikat

87

Karang Intan, TRENZINDONESIA,–Sebanyak 140 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, ikuti penutupan pelatihan kemandirian bersertifikat Tahun Anggaran 2021 berlokasi di aula ruang kunjungan, Selasa (23/11/2021).

Pelatihan merupakan kerjasama Lapas Narkotika Karang Intan dengan BLK Propinsi Kalimantan Selatan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Dinas Perikanan Kabupaten Banjar.

Pada penyelenggaran pelatihan tersebut, telah dirampungkan tujuh paket pelatihan kemandirian, yang tiap paketnya diikuti 20 orang warga binaan, dan Selasa ini, kegiatan pelatihan kemandirian bersertifikat tahun anggaran 2021, resmi ditutup.

“Terima kasih atas terjalinnya kerjasama yang baik antara Lapas Narkotika Karang Intan dengan instansi para instruktur, yang memberikan pelatihan bagi 140 orang warga binaan kami. Dan saya berharap kerjasama yang baik ini terus berlanjut, karena tahun anggaran 2022, kita akan menyelenggarakan 23 paket kegiatan pelatihan kemandirian,” jelas Kalapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo.

“Saya berharap, dari pelatihan yang telah dilakukan selama satu tahun ini, memberikan banyak manfaat, terlebih bagi warga binaan yang sebelumnya tidak mempunyai keahlian, mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat. Hingga hasil akhir yang diharapkan, mereka mampu menjadi mandiri dalam mengarungi kehidupan pasca menjalani pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan,” tambah Wahyu.

Pada giat tersebut, Kalapas berkesempatan menyerahkan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan, dilanjutkan dengan penyerahan plakat kepada instansi yang telah bekerjasama mensuksesan pelaksanaan pelatihan bersertifikat bagi warga binaan.

Sementara Kabid Perikanan Budidaya pada Dinas Perikanan Kabupaten Banjar Muhammad Syahid berpesan, bekal pelatihan yang telah diajarkan oleh para instruktur dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga binaan.

“Bekal ilmu yang telah didapat, diharapkan bermanfaat baik untuk diri sendiri, maupun masyakarat. Khususnya dalam hal pemasaran berbagai hal yang telah diajarkan pada pelatihan. Juga, dengan adanya sertifikat yang diberikan, sebagai bukti bahwa warga binaan sudah memiliki skill yang mumpuni,” ujar Syahid.

“Kami tidak keberatan menjadi narasumber kembali untuk kegiatan pelatihan yang akan datang. Tenaga ahli yang Dinas Perikanan miliki, insya Allah siap, baik secara skill, teknis. Kita saling share dan semoga setelah bebas nanti, warga binaan bisa menjadi pengusaha di bidang perikanan,” sambungnya.

Salah seorang warga binaan yang mendapatkan sertifikat pelatihan, Wawan mengaku senang dan dirinya berharap ilmu yang didapat berguna dalam menjalani masa depan.

“Senang bisa mendapatkan sertifikat pelatihan yang diselenggarakan Lapas Narkotika Karang Intan, semoga saat bebas nanti, keahlian dan seritifkat ini bisa saya gunakan, untuk melamar pekerjaan maupun dalam membuka lapangan pekerjaan,” tandasnya.

Seluruh undangan penutupan pelatihan kemudian berkesempatan mengunjungi area sarana asimilasi dan edukasi (SAE) untuk melihat perkebunan dan hasil pelatihan yang selama ini telah dilakukan, selanjutnya dilakukan sesi foto bersama.

Kontributor : Arbianyah

Leave A Reply

Your email address will not be published.