Wujud komitmen Standard Chartered Bank dan Prudential Life Assurance dalam memenuhi kebutuhan perencanaan dana warisan bagi nasabah kelas menengah atas
Trenz News | Standard Chartered Bank (Bank) dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) akhirnya meluncurkan PRUlife priority legacy, produk asuransi jiwa tradisional dengan premi tunggal dalam mata uang dolar AS yang didisain untuk nasabah segmen affluent & high net worth. PRUlife priority legacy hadir untuk menjawab kebutuhan perlindungan jiwa sekaligus diversifikasi aset kekayaan bagi perencanaan warisan keluarga.
“PRUlife priority legacy merupakan bentuk komitmen Prudential Indonesia untuk terus berinovasi seiring dengan berkembangnya kebutuhan nasabah Bank, khususnya produk yang memberikan perlindungan jiwa dan dapat dijadikan pilihan perencanaan warisan yang sesuai bagi keluarga. Sebagai perusahaan yang berusaha untuk selalu mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah, sudah merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan produk dan layanan yang tepat sehingga dapat membantu tercapainya tujuan perencanaan keuangan nasabah.” Papar Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia saat peluncuran PruLife Priority Legacy, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (20/3).
PRUlife priority legacy hadir bagi nasabah Priority Standard Chartered Bank yang membutuhkan alternatif solusi perencanaan dan pengelolaan aset kekayaan yang akan diteruskan kepada generasi penerusnya. Tiga manfaat utama produk ini adalah 1x kali pembayaran di muka dengan manfaat perlindungan jiwa hingga nasabah berusia 99 tahun, nilai uang pertanggungan yang tinggi, dan tersedianya pengembangan nilai tunai untuk dapat dinikmati nasabah kelak jika diperlukan. Produk ini sudah dapat nasabah peroleh dengan premi mulai dari USD 150,000.
Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer, Standard Chartered Bank Indonesia mengatakan, “Salah satu fokus Bank tahun ini adalah menyuguhkan produk -produk unggulan bagi nasabah di segmen affluent. PRUlife priority legacy merupakan sebuah produk yang kami persembahkan bagi nasabah priority dan menawarkan solusi perencanaan warisan yang dilengkapi dengan fasilitas kredit cerukan (overdraft), sebuah fasilitas yang hanya dimiliki oleh Bank. Hal ini diharapkan menjadi solusi terpadu untuk nasabah yang mendambakan perencanaan warisan yang memadukan kekayaan manfaat produk asuransi, kemudahan proses, serta fleksibilitas dalam pengelolaan arus kas.”
Menurut Bambang Simarno, Executive Director and Head, Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia, pertumbuhan produk asuransi di Indonesia telah mencapai 4% sampai 5%. Standard Chartered Bank melihat adanya potensi dari produk asuransi untuk kebutuhan warisan, yang belum ada di pasar saat ini. Produk PRUlife priority legacy yang diluncurkan hari ini merupakan produk asuransi jiwa tradisional dengan beberapa keistimewaan, seperti satu kali pembayaran premi (premi tunggal), perlindungan jiwa sampai dengan usia 99 tahun, Uang Pertanggungan yang tinggi hingga 350% dari Uang Pertanggungan. Produk ini menawarkan perlindungan jiwa untuk perencanaan warisan bagi generasi penerus nasabah yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan usaha atau memberikan jaminan keuangan bagi kebutuhan hidup yang semakin tinggi. Bambang optimis dapat meningkatkan revenue penjualan produk asuransi Prudential Indonesia di Standard Chartered Bank sebesar 20%-25% di tahun ini.
Sementara David Nugroho, Chief of Partnership Distribution Officer, Prudential Indonesia, menjelaskan bahwa kerjasama antara Standard Chartered Bank Indonesia (“Bank”) dan Prudential Life Assurance(“Prudential Indonesia”) dalam peluncuran produk PRUlife priority legacy merupakan kesempatan yang istimewa dalam mewujudkan dukungan terhadap inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya nasabah segmen affluent dan high net worth. Sepanjang keberadaannya selama 22 tahun, Prudential Indonesia berhasil meluncurkan produk jangka panjang yang memberi perlindungan jiwa sampai 99 tahun. Perlindungan ini merupakan fitur yang istimewa dan satu-satunya yang ada di pasar untuk jenis produk asuransi jiwa tradisional. Melalui kemitraan strategis dengan Bank pada hari ini, Prudential Indonesia berusaha mendengarkan kebutuhan nasabah untuk memberikan perlindungan keuangan bagi generasi penerus.
Sebagai bank dengan rekam jejak lebih dari 150 tahun, Standard Chartered Bank sangat memahami pentingnya menjaga warisan atau legacy yang sudah dibangun sejak lama. Perencanaan warisan sangat dibutuhkan untuk membangun dasar yang kuat agar apa yang sudah dicapai saat ini bisa terus dijaga, dibangun, dan diteruskan kepada generasi penerus.
Berikut beberapa keistimewaan utama PRUlife priority legacy:
Perlindungan jiwa untuk perencanaan warisan bagi generasi penerus nasabah.
Perlindungan jiwa sampai dengan usia 99 tahun.
Satu kali pembayaran premi (Premi Tunggal).
Faktor Pengali Manfaat Asuransi (Multiplier Benefit) yang dapat meningkatkan nilai Uang Pertanggungan hingga 350% dari Uang Pertanggungan.
Faktor Pengali Manfaat Asuransi (Multiplier Benefit) karena kecelakaan yang dapat meningkatkan nilai Uang Pertanggungan hingga 700% dari Uang Pertanggungan, atau 2 (dua) kali Faktor Pengali Manfaat Asuransi.
Memberikan jaminan dana masa depan bagi nasabah dan keluarga
Nilai Tunai Yang Dijamin sejak hari pertama sebesar 82,5% dari Premi Tunggal, yang dibayarkan saat Penebusan Polis (Surrender) bersamaan dengan Bonus yang besarnya tidak dijamin.
Manfaat akhir pertanggungan yang besarnya dijamin sebesar 100% dari Uang Pertanggungan yang dibayarkan pada Tanggal Akhir Pertanggungan.
Adanya Bonus yang besarnya tidak dijamin yang dapat menambah manfaat bagi Anda. (Bonus adalah sejumlah nilai yang besarnya tidak dijamin oleh Penanggung dan bergantung pada kinerja dana investasi dan valuasi dari asset share yang terdiri dari Bonus Reversionari dan Bonus Terminal.)
“Hingga hari ini Prudential Indonesia telah melayani lebih dari 2,4 juta orang nasabah dan kami berharap bahwa peluncuran produk terbaru dengan Standard Chartered Bank ini akan membuka akses pemenuhan kebutuhan asuransi jiwa masyarakat, dan membantu masyarakat Indonesia mencapai tujuan finansialnya,” tutup Jens.
“Seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin membaik ditunjang iklim investasi yang semakin kondusif di tahun 2018, kami optimis bahwa kerjasama ini mampu berkontribusi pos itif pada segmen bisnis Wealth Management di Standard Chartered Bank. Kami berharap kerjasama dengan Prudential ini semakin memperkuat posisi Standard Chartered Bank sebagai salah satu pemain utama di bisnis Wealth Management dan Retail Banking keseluruhan di Indonesia; serta mampu memberikan lebih banyak nilai tambah bagi nasabah di tiap tahapan kehidupan,” ujar Rino. (PR/TrenzIndonesia) | Foto: Dok. ID COMM
