HomeNewsTiga Mahasiswa Indonesia Ikuti Red Bull Can You Make It

Tiga Mahasiswa Indonesia Ikuti Red Bull Can You Make It

Published on

Trenz News |Tim Garuda yang terdiri dari 3 mahasiswa Indonesia menjadi satu satunya perwakilan dari Negara Indonesia yang terpilih untuk mengikuti ajang petualangan internasional bertajuk “Red Bull Can You Make It? 2018”.

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Yoga Maulana Putra (ITB), Fikri Dwipambudi (Telkom University) dan Rifky Antariksa (Al-Azhar University) yang juga sama sama hobby adventure ini tergabung dalam Tim Garuda, yang sebelumnya sukses terpilih menjadi yang terbaik hasil dari seleksi 5 tim terpilih dari ratusan tim di Indonesia yang juga turut mendaftar.

Ketiganya dipertemukan saat travelling yang merupakan hobi masing-masing, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengikuti berpetualang di Red Bull Can You Make It? 2018, dengan tujuan untuk  membawa  nama  baik  Indonesia dan  mendapatkan  pengalaman  yang  mungkin  hanya akan terjadi sekali seumur hidup.

Bagi Tim Garuda sendiri, ini menjadi wakil Indonesia yang pertama kali dapat mengikuti Red Bull Can You Make It?, setelah ajang petualangan internasional ini telah tiga tahun dilaksanakan.

“Setelah  tiga  tahun  dilaksanakan,  akhirnya  Indonesia  dapat  mengirimkan  tim  perwakilannya untuk Red Bull Can You Make It? 2018. Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami dan Tim Garuda untuk dapat menyelesaikan tantangan-tantangan selama berpetualang,” ujar Myra Rahardja, Red Bull Indonesia Field Marketing Manager.

“Red Bull Can You Make It? 2018 merupakan event para mahasiswa yang akan dikirim untuk berpetualang ke Eropa, dimana mereka dikasih beragam challenge yang harus di atasi hanya dengan mempergunakan  kaleng Red Bull” jelas Caesa Ramadhanis , brand ambassador Red Bull Indonesia, saat media briefing Red Bull Can You Make It? 2018, di Red Bull Indonesia, Jl. Empu Sendok No. 30, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (3/4).

Ajang petualangan internasional “Red Bull Can You Make It? 2018” akan dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 17 April. Tim Garuda akan bersaing untuk mejadi yang terbaik dengan 200 tim mahasiswa dari 65 negara dari hampir semua Benua di dunia untuk melakukan perjalanan mengelilingi beberapa Negara di Eropa hanya dengan memanfaatkan Red Bull sebagai mata uang satu-satunya.

“Untuk  dapat  mewakili  Indonesia  selalu  menjadi  harapan  kami  sejak  dulu,  Di  sini  kami  tidak hanya membawa nama kami masing-masing, namun ada nama almamater, keluarga bahkan Negara yang harus kami perjuangkan,” ujar Fikry, mahasiswa Teknik Telekomunikasi, Telkom, Bandung.

“Kami bangga dan merasa senang, bisa merepresentasikan Indonesia di event ini” tambah Yoga, mahasiswa dari Institute Bandung of Technology (ITB).

Kemenangan bukanlah  tujuan utama dari  kompetisi  “Red Bull Can You Make It? 2018”, melainkan lebih mengedepankan upaya untuk mencapai garis akhir, dan menikmati pertualangannya. Tim harus menempuh jarak lebih  dari  1.000  km/mil  dalam  satu  minggu  sebelum  mencapai  tujuan  akhir,  hanya menggunakan kaleng Red Bull sebagai mata uang.

Rencananya Tim Garuda akan berangkat ke Eropa pada tanggal 8 April ini, dan akan memulai petualangannya dari Stockholm, Swedia . Secara keseluruhan ada lima starting points di Eropa, selain  Stockholm, tim lain aka nada yang memulai dari Budapest,  Madrid,  Manchester dan Roma.

Dengan diganti dengan Red Bull sebanyak 24 kaleng / Tim, sebagai modal awal serta 1 buah alat komunikasi yang hanya bisa untuk menghubungi call centre Red Bull dalam keadaan darurat, setiap  tim  akan  menyerahkan  uang  tunai,  kartu  kredit  dan  telepon genggam mereka dan memiliki satu minggu untuk mencapai tujuan akhir, yakni Amsterdam. Tanpa uang sepeser pun, seluruh tim akan menukar kaleng Red Bull untuk semua hal yang mereka butuhkan dalam perjalanan, termasuk makanan, tempat tidur, atau pun transportasi ke lokasi berikutnya untuk melanjutkan petualangan mereka.

Mereka  akan  mengunjungi  pos  pemeriksaan  di  berbagai  kota  di  Eropa,  menyelesaikan sebanyak  mungkin  tugas  di  daftar  petualangan,  dan  memposting  foto  dan  video  untuk mendapatkan dukungan dari followers sosial media mereka. Di 2016, 165 tim berhasil menjalani pengalaman  impian  mereka,  mulai  dari  naik  pesawat  untuk  mendapatkan  tiket  sampai menyaksikan Liga Champions.

Dalam petualangannya, setiap Tim diwajibkan mampu menyelesaikan minimal 6 challenge untuk dikatakan sukses saat mencapai tujuan akhir di Amsterdam. Dari Stockholm, Swedia, Tim Garuda akan menaklukan beberapa challenge dengan melewati beberapa wilayah di Denmark dan Jerman sebelum akhirnya finish di Amsterdam, Belanda. Bagi setiap Tim yang berhasil menaklukan challenge-challenge nya di setiap check point yang telah ditentukan, mereka akan mendapat tambahan 24 kaleng Red Bull sebagai modal tambahan.

Beberapa  usaha  dan  strategi  sudah  dipersiapkan  oleh  Tim  Garuda,  untuk  dapat  bersinar  di ajang  Red  Bull  Can  You  Make  It?  2018.

“Sejauh  ini  kami  sudah mempelajari rute perjalanan yang kemungkinan kami lalui. Apalagi, kami bertiga belum pernah berkunjung ke negara-negara Eropa sebelumnya. Fisik dan mental untuk menghadapi segala tantangan  juga  sedang  kami  siapkan.  Yang  terpenting,  kami  juga  sedang  mempersiapkan bagaimana untuk dapat memperkenalkan Indonesia ke negara lain.”, jelas Yoga.

“Tantangan terbesar yang akan dihadapi  selama  berpetualang, tentunya persoalan tidur dan makan, apalagi tanpa alat komunikasi yang bebas dan uang”, ujar Rifky.

Mendapatkan  tempat  tidur  dengan  kaleng  Red  Bull akan sangat challenging.  Namun,  yang paling  besar  tantangannya  adalah  bagaimana  cara  menjaga mood satu  sama  lain  agar petualangan ini berjalan baik dan tetap menyenangkan.” Tambah Rifky.

Selain berjuang dengan seluruh tekad dan semangat, dalam keiukutsertaannya, Tim Garuda juga akan menunjukan culture Indonesia, diantaranya dengan memakai jersey Tim Nasional Indonesia, Blangkon dan Sarung secara bergantian.

“Sambil memperkenalkan Indonesia, trick yang akan kami tempuh tentunya akan berusaha aktif disetiap moment, unjuk tampil atau juga lebih sok asyik”, terang Rifky Antariksa mahasiswa dari Al-Azhar University.

Tim Garuda yakin, kehadiran perwakilan Indonesia di ajang Red Bull Can You Make It? 2018 akan  memberi  warna  baru pada petualangan tersebut.  Mereka  akan  fokus  untuk  berjuang memberikan yang terbaik untuk Indonesia, dan memperkenalkan budaya Indonesia di hadapan kontestan dari Negara lain. Untuk itu, mereka membutuhkan bantuan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung Tim Garuda melalui www.redbullcanyoumakeit.com.

Tentunya bila Tim Garuda berhasil menjadi yang terbaik di ajang Red  Bull  Can  You  Make  It?  2018, maka Red Bull Indonesia juga telah menyediakan hadiah istimewa sebagai bentuk apresiasi.

“Red Bull Indonesia sudah menyediakan hadiah istimewa bagi Tim Garuda bila sukses membawa nama baik Indonesia di ajang petualanga ini, yakni Tim Garuda boleh memilih tiket ke Negara manapun yang ingin dikunjungi yang ada event Red Bull di Negara yang dipilih”, pungkas Caesa Ramadhanis. (PR/Fjr ) | Foto  Dok. PR & Fajar

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...