Pergelaran Seni dan Pesta Rakyat ISI
Yogyakarta, Trenzindonesia.com | Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta siap menggelar perayaan Dies Natalis ke-41 secara meriah lewat Pergelaran Seni dan Pesta Rakyat yang akan berlangsung selama dua hari penuh, pada Sabtu dan Minggu, 9–10 Agustus 2025. Acara akan digelar dari pagi hingga malam, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB di kawasan Boulevard ISI Yogyakarta.
Dengan mengusung semangat tema utama “Memperkuat Jejaring Seni, Mewujudkan ISI Yogyakarta sebagai World Class University,” perhelatan ini menjadi wujud nyata dari visi kampus seni tersebut untuk berdampak secara luas—baik dalam ranah budaya, pendidikan, maupun ekonomi kreatif.
Pergelaran seni ini akan melibatkan lebih dari 200 seniman, termasuk mahasiswa, alumni, pelaku seni profesional, serta komunitas budaya yang akan menyuguhkan karya dari 11 jurusan di Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta. Di antaranya adalah program studi Tari, Teater, Karawitan, Etnomusikologi, hingga Teater Musikal dan Pendidikan Musik.
Tak hanya menampilkan kekayaan seni pertunjukan seperti musik, tari, teater, wayang, dan kesenian rakyat, acara ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan interaktif yang menyasar seluruh kalangan masyarakat. Mulai dari lomba menyanyi solo, lomba mewarnai untuk anak, peragaan busana, hingga pameran seni rupa, lokakarya kreatif, dan bazar kuliner serta produk kreatif lokal.
Yang menarik, acara juga menghadirkan dua alumni berprestasi ISI Yogyakarta, yakni Anting Lambangsih dan Elisa Orcarus, yang telah menorehkan kiprah di panggung nasional dan internasional. Kehadiran mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi seni dan budaya lokal ke level dunia.
Melalui perayaan ini, ISI Yogyakarta tidak hanya menunjukkan eksistensinya sebagai pusat pendidikan seni terkemuka, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai motor penggerak kolaborasi lintas komunitas dalam membangun jejaring seni dan budaya yang inklusif.
“Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat, mitra, civitas akademika, alumni, serta media untuk hadir dan merayakan bersama. Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun kampus, melainkan momentum membangun kolaborasi, menghasilkan karya berkualitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal,” ungkap perwakilan panitia Dies Natalis ISI Yogyakarta.
Sebagai kampus seni ternama di Indonesia, ISI Yogyakarta terus berkomitmen memperkuat jati diri seni Nusantara sekaligus mewujudkan sinergi global demi menjadi kampus berkelas dunia.
