Jakarta, Trenzindonesia.com | Menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani disebut menjadi kunci utama kesembuhan berbagai penyakit. Pesan ini ditegaskan Owner Rumah Herbal, Haji Ki Ageng Dewantara, yang menilai kondisi spiritual seseorang berperan besar dalam proses pemulihan tubuh.
Pentingnya harmoni jasmani dan rohani
Dalam keterangannya melalui kanal YouTube miliknya pada Sabtu (28/2/2026), Haji Ki Ageng Dewantara menegaskan bahwa kesehatan fisik tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan kondisi rohani yang baik.
Menurut dia, banyak orang hanya fokus pada penyembuhan tubuh, padahal faktor spiritual turut memengaruhi perilaku dan gaya hidup seseorang.
“Dalam diri kita bukan hanya ada kesehatan jasmani saja, tapi juga kesehatan rohani. Karena itu keduanya harus seimbang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rohani yang sehat dinilai mampu mengendalikan jasmani, termasuk mencegah seseorang melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri.
Sebaliknya, jika kondisi rohani lemah, tubuh lebih mudah terdorong pada kebiasaan negatif.
Klaim: setiap penyakit memiliki obat
Dalam pemaparannya, Haji Ki Ageng Dewantara yang bisa dihubungi melalui HP 0817168283, juga menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh penyakit pada dasarnya memiliki solusi pengobatan. Ia merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebut setiap penyakit telah disertai obatnya.
“Penyakit tidak ada yang tidak ada obatnya. Sebelum Allah SWT menurunkan penyakit, Allah SWT sudah menurunkan obatnya dulu,” ungkapnya.
Ia bahkan mengklaim berbagai penyakit berat seperti kanker, diabetes, stroke, HIV, hingga gangguan jantung memiliki solusi penanganan di tempatnya. Namun demikian, klaim tersebut merupakan pernyataan pihak yang bersangkutan.
Rangkaian terapi herbal yang ditawarkan
Haji Ki Ageng Dewantara memaparkan metode terapi yang diterapkan di Rumah Herbal. Tahap awal dimulai dengan konsumsi air herbal khusus yang diklaim berfungsi mendetoksifikasi tubuh.
Menurutnya, proses ini dapat memicu muntah atau buang air besar sebagai bagian dari pengeluaran racun.
Setelah itu, pasien menjalani terapi mandi uap rempah atau sauna herbal yang menggunakan puluhan jenis tanaman. Uap rebusan rempah disebut membantu proses pengeluaran racun melalui keringat.
“Pertama minum air mujizat, lalu mandi rempah sauna. Setelah itu terapi, kemudian sasaran obatnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, terdapat terapi lanjutan yang diklaim membantu melawan virus maupun sel penyakit melalui metode tertentu. Pasien kemudian diberikan ramuan herbal dengan dosis berbeda sesuai tingkat keparahan penyakit.
Ikhtiar pengobatan perlu dibarengi doa
Sebagai penutup, Haji Ki Ageng Dewantara mengingatkan pentingnya unsur spiritual dalam proses penyembuhan. Ia menekankan bahwa selain menjalani pengobatan, pasien juga dianjurkan memperkuat doa.
“Pokoknya, jangan lupa minum obatnya, juga harus dibarengi dengan doa,” tutupnya.
