KONGRES II PROJO dihadiri juga oleh Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua Watimpres Sidarto Danusubroto, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, dan mantan Kapolda Jawa Barat IrJen Pol Dr. Drs. H. Anton Charliyan M.P.K.N serta sejumlah pejabat teras istana lainnya.
Dalam acara yang dimulai sejak Pkl 7.30 WIB, GK LADIES Kota Bogor juga mengundang teman teman komunitas dan organ relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, diantaranya RKIH, PROJO dan ALUMNI SMA SABOGOR KAHIJI untuk ikut bergabung.
Pelantikan bukan hanya persoalan Jokowi-Ma'ruf, melainkan lebih pada menghormati agenda kenegaraan hasil penyerahan mandat rakyat melalui Pemilu 2019, oleh karena itu jangan ada yang berani mengganggu, apalagi membatalkan pelantikan Presiden
Dalam sambutannya, Bima Aprilrianto, Ketua Alumni SMA Sabogor Kahiji menyampaikan bahwa kemenangan pak Jokowi adalah kemenangan kita semua. Kini sudah tidak ada 01 dan 02 lagi, yang ada persatuan indonesia.
Visi Misi GERAKAN BOGOR KAHIJI (GBK) adalah mensejahterakan masyarakat kota Bogor dan berperan aktif dalam kegiatan bakti sosial dilingkungan masyakat Kota Bogor.
Kepala Negara berharap para nasabah ini nantinya bisa mengembangkan usahanya menjadi lebih besar. Selain itu, ia juga berharap agar para penjual ini memiliki kekuatan mental dalam menjalankan usahanya, terutama dalam menghadapi pasang surut dalam berdagang.
Dalam jangka panjang, Presiden Jokowi sangat berharap agar dari jutaan nasabah PNM Mekaar terlahir pelaku-pelaku usaha kecil yang mampu mengembangkan usahanya dan beranjak tingkatan mulai level supermikro hingga nanti menjadi usaha kecil atau menengah.
Melalui bantuan sosial PKH ini, para keluarga prasejahtera dimungkinkan untuk memiliki akses kepada pelayanan pendidikan dan kesehatan sekaligus meningkatkan taraf hidup.
Ketersediaan stok yang besar ini diharapkan dapat memberi keyakinan kepada pasar dan masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya gejolak harga beras di pasaran.
Langkah dan kebijakan pemerintahan Joko Widodo dalam pemberantasan korupsi terutama di sektor pelayanan masyarakat, sudah menunjukkan titik terang dan perlu dilanjutkan.
Presiden Jokowi menambahkan, dalam waktu dekat, Kepala BNPB yang baru memiliki tugas besar untuk merehabilitasi dan merekonstruksi wilayah-wilayah terdampak bencana seperti di Lombok, Palu, Banten, dan Lampung.