Teras mungil tetap bisa diubah menjadi sudut hijau yang nyaman. Salah satu pendekatannya ialah mencampur tanaman berdaun dengan tanaman berbunga supaya tampilan tidak monoton dan terasa seperti taman.
Tanaman berdaun memberi variasi warna, bentuk, serta tekstur, sementara tanaman berbunga menghadirkan warna cerah yang menarik perhatian. Perpaduan keduanya membuat teras lebih hidup meski hanya diisi beberapa pot.
Kunci penataan di lahan sempit
Supaya hasilnya optimal, pilih tanaman yang kebutuhan cahaya dan airnya tidak jauh berbeda. Ukuran tanaman dan letak pot juga perlu diperhatikan agar teras tidak terasa penuh. Ruang vertikal bisa dipakai lewat rak bertingkat, pot gantung, atau ambalan di dinding. Pilih pot dengan ukuran beragam dan sisakan ruang gerak supaya teras tidak sesak.
Saat mengombinasikan tanaman, perhatikan kebutuhan sinar matahari, penyiraman, dan kelembapan masing-masing. Gunakan pot terpisah agar perawatan bisa disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
Aglaonema dan impatiens
Aglaonema memiliki corak daun yang menarik, dari perpaduan hijau dan putih hingga merah muda. Tanaman ini cocok menjadi elemen utama di teras yang tidak banyak mendapat sinar matahari langsung. Daunnya yang rimbun memberi kesan segar pada sudut ruang terbuka.
Sebagai pelengkap, letakkan bunga impatiens di pot yang lebih kecil. Bunga ini tersedia dalam warna cerah seperti merah, merah muda, putih, dan ungu. Keduanya dapat ditempatkan di area teduh dengan cahaya terang tidak langsung sehingga sesuai untuk teras yang terlindung dari matahari terik.
Keladi hias dan begonia
Keladi hias dikenal karena daunnya yang menyerupai hati dengan kombinasi warna unik. Beberapa varietas memadukan hijau, merah muda, putih, hingga merah sehingga tampak seperti tanaman dekoratif alami. Kehadirannya bisa menjadi daya tarik utama pada teras yang teduh.
Padukan keladi dengan begonia berbunga untuk tampilan lebih berwarna. Begonia memiliki bunga kecil hingga sedang dengan pilihan warna merah, merah muda, dan putih. Keduanya cocok untuk teras yang terlindung dari matahari langsung, asalkan media tanam dijaga lembap dan tidak sampai tergenang air.
Lili paris dan petunia
Lili paris memiliki daun panjang dan ramping dengan garis putih di bagian tengah atau tepi. Bentuknya yang menjuntai cocok ditempatkan di pot gantung maupun rak bertingkat. Tanaman ini memberi variasi bentuk dan membuat penataan di teras kecil lebih dinamis.
Petunia dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan bunga berwarna cerah. Bunganya berbentuk terompet dengan warna merah muda, ungu, putih, hingga kombinasi beberapa warna. Namun, petunia membutuhkan sinar matahari langsung selama beberapa jam agar rajin berbunga, sedangkan lili paris lebih fleksibel terhadap kondisi cahaya. Karena itu, gunakan pot terpisah dan sesuaikan penempatannya.
Miana dan zinnia
Miana atau coleus dikenal dengan bentuk dan warna daun yang beragam. Ada varietas yang memadukan merah, ungu, hijau, hingga kuning sehingga tetap menarik meski tidak memiliki bunga mencolok. Tanaman ini cocok menjadi pengisi area pot agar teras terlihat lebih berwarna.
Padukan miana dengan bunga zinnia yang memiliki kelopak bertumpuk dan pilihan warna cerah. Keduanya dapat tumbuh baik di tempat yang mendapat sinar matahari cukup, meskipun miana juga perlu perlindungan dari matahari siang yang terlalu terik. Gunakan pot terpisah agar kebutuhan air dan pertumbuhan masing-masing tanaman lebih mudah dikontrol.
Puring dan bunga kertas mini
Puring mempunyai daun dengan perpaduan warna hijau, kuning, jingga, dan merah. Variasi warna tersebut membuatnya tetap menarik meski tidak sedang berbunga. Tanaman ini cocok menghiasi teras yang mendapat sinar matahari cukup agar warna daunnya berkembang dengan baik.
Untuk memberi sentuhan bunga, tambahkan bunga kertas mini atau bougainvillea kerdil dalam pot tersendiri. Bunganya memiliki warna mencolok seperti merah muda, ungu, dan putih. Kedua tanaman ini sama-sama menyukai cahaya matahari yang cukup sehingga bisa ditempatkan berdekatan di area teras yang terbuka.
Sirih gading dan tapak dara
Sirih gading memiliki daun berbentuk hati dengan corak hijau dan kuning yang menarik. Batangnya dapat dibiarkan menjuntai dari pot gantung atau rak tanaman sehingga membantu memanfaatkan ruang vertikal di teras kecil. Tanaman ini juga relatif mudah dirawat dan dapat tumbuh baik di tempat dengan cahaya terang tidak langsung.
Sebagai pasangan, bunga tapak dara bisa memberi sentuhan warna melalui kelopak merah muda, putih, atau ungu. Berbeda dari sirih gading yang lebih menyukai cahaya tidak langsung, tapak dara membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk berbunga optimal. Keduanya sebaiknya menggunakan pot terpisah dan ditempatkan sesuai kebutuhan cahaya masing-masing.
Sirih gading variegata dan anggrek
Sirih gading variegata memiliki perpaduan warna hijau dan kuning keemasan yang membuat daunnya lebih dekoratif. Tanaman ini bisa diletakkan pada rak bertingkat atau pot gantung agar batangnya tumbuh menjuntai. Penataan seperti ini cocok untuk teras kecil karena memanfaatkan ruang bagian atas tanpa memenuhi area lantai.
Sementara itu, anggrek dapat memberikan sentuhan elegan melalui bentuk dan warna bunganya. Pilihan seperti anggrek bulan memiliki bunga menarik dengan warna putih, merah muda, atau ungu. Keduanya dapat ditempatkan dalam satu sudut teras dengan pot berbeda. Pastikan anggrek memperoleh cahaya terang tidak langsung dan sirkulasi udara yang baik agar tumbuh optimal.
Pakis Boston dan peace lily
Tanaman paku-pakuan, seperti pakis Boston, memiliki daun kecil yang tumbuh rapat dan menjuntai. Bentuknya memberi kesan rimbun sehingga cocok untuk menciptakan suasana taman yang lebih alami. Tanaman ini juga dapat ditempatkan di pot gantung agar tidak banyak memakan ruang lantai.
Untuk melengkapi tampilannya, gunakan peace lily yang memiliki daun hijau mengilap dan bunga putih menyerupai layar. Kombinasi keduanya cocok untuk teras teduh yang memiliki kelembapan cukup. Media tanam jangan dibiarkan terlalu kering, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar membusuk.
