Sepuluh penyanyi jebolan Bintang Radio 2025 merilis karya orisinal masing-masing dalam sebuah peluncuran yang digelar di Gedung RRI, Jakarta, pada 28 Oktober 2026. Kesepuluh penyanyi tersebut adalah Steven Kwa, Sabila Chaitra, Rahmat Bahari, Stella Kaya, Hifnie Zaidan, Anastasya Ivanka, Rara Sutera, Romie Janeiro, Bayu Al Wagfa, dan Gloreta Henoch. Perilisan ini menjadi lanjutan perjalanan mereka setelah mengikuti kompetisi sekaligus membuka jalan bagi para pemenang untuk memperkenalkan karya kepada pendengar musik Indonesia.
Alasan RRI Memberi Ruang Berkarya
Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha (LPU) LPP RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, menyebut pemberian ruang berkarya bagi para finalis menjadi salah satu alasan di balik peluncuran tersebut. Menurut dia, lima besar peserta putra dan lima besar peserta putri merupakan anak-anak bangsa yang perlu diberi kesempatan, dan momen ini dinilai tepat untuk itu.
Yonas menegaskan ajang Bintang Radio tidak seharusnya berhenti pada kompetisi menyanyi. RRI, katanya, ingin ikut mendorong para penyanyi menghasilkan karya yang bisa dinikmati masyarakat luas.
“Bintang Radio itu tidak sekadar hanya melahirkan panggung, tetapi bagaimana melahirkan karya. Kenapa? Karena musik itu membutuhkan ruang dengar, pendengar, dan RRI itu membutuhkan musik untuk mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujarnya.
Sepuluh Lagu dan Cerita di Baliknya
- Steven Kwa – Memenangkanmu: lagu tentang perjuangan mempertahankan cinta dan seseorang yang berarti. Karya ini menjadi ruang bagi Steven untuk memperlihatkan karakter vokalnya sekaligus menyampaikan emosi yang bisa tersambung dengan pendengar.
- Sabila Chaitra – Selingan Hati: mengangkat dinamika perasaan dalam hubungan yang rumit. Lewat interpretasinya, Sabila menghadirkan nuansa personal dari kisah yang mungkin pernah dialami seseorang dalam perjalanan cintanya.
- Rahmat Bahari – Rencana Tuhan: berisi cerita reflektif tentang kehidupan, penerimaan, dan keyakinan bahwa setiap perjalanan memiliki makna. Lagu ini mengajak pendengar merenungi pengalaman hidup dan menemukan harapan di tengah ketidakpastian.
- Stella Kaya – Matahari Baru: membawa pesan tentang harapan dan kesempatan untuk memulai lagi. Lagu tersebut menggambarkan keberanian melangkah ke depan setelah melewati berbagai tantangan.
- Hifnie Zaidan – Berdua: mengangkat kedekatan dan kebersamaan dalam sebuah hubungan, yang disampaikan lewat interpretasi vokal personal dan penuh penghayatan.
- Romie Janeiro – Aku Tak Siap: berkisah tentang seseorang yang belum siap kehilangan orang tercinta. Lagu pop romantis ini membahas cinta yang mendalam sekaligus ketakutan menghadapi perpisahan, dengan karakter vokal Romie yang tebal, kuat, dan penuh dinamika.
- Bayu Al Wagfa – Cinta Membawamu Kembali: mengangkat kisah pertemuan kembali dengan orang yang pernah dicintai. Lagu ini berbicara tentang kenangan yang belum hilang, kerinduan yang masih tersimpan, serta harapan bahwa hubungan yang pernah berakhir mendapat kesempatan kedua.
- Gloreta Henoch – Bayang Semu yang Hilang: lagu pop romantis bernuansa minor tentang pergulatan batin seseorang ketika kenangan cinta lama terus membayangi hubungan baru. Di antara kebersamaan dan rasa bersalah, ada luka yang belum selesai serta perasaan yang sulit dijelaskan. Nuansa melankolisnya berpadu dengan aransemen pop ringan.
- Rara Sutera – Kenangan yang Pergi: menyampaikan kisah tentang usaha merelakan seseorang yang masih dicintai. Lagu ini bercerita tentang hati yang belum sepenuhnya pulih, kenangan yang masih tertinggal, dan keberanian menerima akhir sebuah hubungan, dibawakan dengan karakter vokal yang kuat.
- Anastasya Ivanka – Dulu dan Sekarang: mengangkat perubahan dalam sebuah hubungan ketika kesetiaan tidak lagi dihargai dan komunikasi kehilangan makna. Lagu ini menyampaikan kekecewaan, ketidakpastian, serta keberanian mengakhiri hubungan yang melelahkan, diperkuat karakter vokal yang kuat dan penjiwaan matang.
Dua Tim Musisi di Balik Produksi
Sepuluh lagu tersebut diproduksi oleh dua tim musisi. Kangga Supernova dan Riicco bertanggung jawab atas lima karya, yakni Memenangkanmu yang dibawakan Steven Kwa, Selingan Hati oleh Sabila Chaitra, Rencana Tuhan oleh Rahmat Bahari, Matahari Baru oleh Stella Kaya, serta Berdua oleh Hifnie Zaidan.
Lima lagu lainnya digarap Dennis Hendrawan dan Ananda Mahardhika Putra. Keduanya menciptakan sekaligus memproduseri Dulu dan Sekarang untuk Anastasya Ivanka, Kenangan yang Pergi oleh Rara Sutera, Aku Tak Siap oleh Romie Janeiro, Cinta Membawamu Kembali oleh Bayu Al Wagfa, dan Bayang Semu yang Hilang oleh Gloreta Henoch.
Dalam proses kreatifnya, keempat musisi itu memperhatikan karakter vokal serta potensi setiap penyanyi. Pendekatan musik yang berbeda diterapkan pada masing-masing lagu agar para pemenang dapat memperkenalkan identitas artistik mereka.
