Derry Rulita Panjaitan membawakan lagu Man Upon the Hill milik Stars and Rabbit saat mewakili Indonesia pada babak kedua Karaoke World Championships (KWC) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Lagu yang dipopulerkan musisi asal Yogyakarta itu dipilih sesuai tema babak tersebut.
Alasan memilih lagu Stars and Rabbit
Babak kedua kompetisi meminta peserta menyanyikan lagu yang berlatar alam dan budaya negara masing-masing. Menurut keterangan KWC Indonesia, Derry memilih karya tersebut sebagai cara memperkenalkan musik Indonesia kepada penonton internasional.
Dalam Man Upon the Hill, Elda Suryani dan Adi Widodo tercatat sebagai komposer, sementara liriknya ditulis Elda Suryani. Lewat penampilannya, Derry membawa karya musisi Tanah Air ke ajang yang mempertemukan penyanyi dari berbagai negara.
Lucky Octavian, mantan peserta Indonesian Idol yang juga juri KWC, menilai pilihan lagu itu memberi ruang bagi Derry untuk berbagi sesuatu yang personal. Ia berharap Derry mampu menyampaikan pesan lagu melalui interpretasinya sendiri agar penonton dapat terhubung dengan kisah yang ingin disampaikan.
“Pilihan lagu Man Upon the Hill oleh Derry merupakan kesempatan untuk berbagi sesuatu yang bersifat pribadi, sekaligus memperkenalkan karya lagu dari Indonesia kepada dunia. Saya berharap ia percaya pada interpretasinya sendiri dan membiarkan penonton terhubung dengan kisah yang ingin ia sampaikan,” ujar Lucky.
Perjalanan Indonesia di KWC
KWC adalah kompetisi menyanyi internasional yang didirikan di Finlandia pada 2003. Ajang ini mempertemukan penyanyi dari berbagai negara untuk menunjukkan bakat, berbagi kecintaan terhadap musik, dan menjalin persahabatan, dengan babak final dunia yang pernah digelar di sejumlah negara.
Pada 2026, KWC World Finals berlangsung di Veil Pavilion, Las Vegas, pada 25-29 Oktober. Babak kompetisi digelar 26-29 Oktober dalam penyelenggaraan ke-24 yang diikuti peserta dari 24 negara, termasuk Indonesia. Tahun ini kompetisi menghadirkan kategori solo dan duet, dan Derry tercatat sebagai wakil Indonesia di kategori solo.
Keikutsertaan Derry mengingatkan pada pencapaian penyanyi Indonesia sebelumnya. Shabrina Leonita meraih gelar juara dunia kategori solo pada 2021, lalu Keke Adiba menyusul pada 2022, sehingga Indonesia menjuarai kategori tersebut dua tahun berturut-turut.
Selain berkompetisi, Derry disebut membawa karya musisi Indonesia agar dikenal penonton dari berbagai negara. Bagi KWC Indonesia, ajang ini bukan hanya tempat menunjukkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga ruang membangun persahabatan dengan peserta dari negara lain.
Lucky mengingatkan Derry untuk menikmati panggung dan tetap percaya diri selama bertanding. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia memberi dukungan kepada perwakilan Tanah Air tersebut.
“Pesan saya untuk Derry adalah tetap fokus, nikmati panggungnya, dan bernyanyilah dengan penuh keyakinan. Kepada seluruh masyarakat Indonesia, mohon dukung Derry dengan doa dan semangat. Mengetahui bahwa orang-orang di tanah air memberikan dukungan akan sangat berarti saat seseorang tampil jauh dari rumah,” tambah Lucky.
KWC Indonesia turut mengajak masyarakat umum, komunitas musik, dan diaspora Indonesia mengirimkan doa serta pesan penyemangat bagi Derry. Dukungan itu diharapkan membantunya menjaga kesehatan, ketenangan, dan kepercayaan diri selama mengikuti kompetisi.
