Trenz Indonesia
News & Entertainment

Jambuluwuk Resort Puncak Sudah Normal Beroperasi. Marchella Purwanaika: Resor Kedepankan Protokol Kesehatan

249

Bogor, Trenz Tourism I Era adaptasi kebiasaan baru (New Normal), sejumlah hotel dan resto perlahan mulai bangkit. Seperti halnya Jambuluwuk Convention Hall & Resort Puncak, awal Juni 2020 sudah beroperasi.

Tentunya dengan mengacu Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Lokasi Jambuluwuk Puncak berada di 67 kilometer dari Jakarta, atau tepatnya di Jalan Veteran III No. 63, Kec. Ciawi, Bogor, Jawa Barat 16720. Perjalanan menuju Resort ini bisa ditempuh melalui Jalan Tol Jagorawi dan keluar di Pintu Tol Gadog, lalu menuju arah Tapos.

Jambuluwuk dengan beragam bangunan yang mewakili setiap daerah di provinsi Indonesia, berdiri diatas lahan 4 hektar serta memiliki 25 Villa yang luas, cocok buat liburan keluarga. Suasananya terasa sejuk dengan pepohonan yang masih rindang, serta bangunan kayu berasitektur Manado salah satunya membuat pengunjung bakal betah berlama disini.

Selain menyatu dengan keindahan alam, resort ini juga mengakomodir hal-hal yang berbau lokal. Dari menu makanan rasa Nusantara, bahan sayuran serta buah buahan yang dipetik dari seputar resort. Bahkan Sumber Daya Manusia (SDM) pun berasal dari penduduk setempat. Ini membuat kesan bahwa Jambuluwuk Puncak Resort terasa nyaman.

Tak heran jika sejak dibuka kembali, Jambuluwuk Puncak langsung ramai pengunjung. Seolah mengobati rasa kangen masyarakat Jabodetabek untuk berlibur. Terlebih pada Sabtu (22/8) – Minggu (23/8) lalu, dengan digelarnya event bertajuk “Diskusi – Recovery Industri Hiburan di Era New Normal” oleh Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Jaya disini, kian menambah kepercayaan masyarakat menginap di Jambuluwuk Resort Puncak.

Marketing Communication Corporate Manager Jambuluwuk Hotel & Resorts, Martha W. Thomas mengatakan, ada rasa aman dan nyaman jika wisatawan berlibur di Jambuluwuk yang berkonsep Resort. Areanya bisa dibilang cukup private.

“Resort jauh lebih aman, karena area interaksinya hanya dalam satu keluarga atau satu kelompok kecil. Ini setidaknya bisa meminimalisir resiko tertular Covid-19,” katanya kepada Trenzindonesia.com usai memberi sambutan di acara diskusi “Recovery Industri Hiburan di Era New Normal” di Sumatra Grand Ballroom, Jambuluwuk Resort Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/8) siang lalu.

Untuk menjamin kenyamanan pengunjung, Resort ini sudah melakukan standar protokol kesehatan yang ketat. Setiap sudut area terpampang himbauan kewajiban memakai masker, selain pada pintu masuk Jambuluwuk Resort Puncak juga dilakukan pemeriksaan suhu badan kepada setiap pengunjung oleh petugas keamanan. “Pengunjung Tanpa Masker, Dilarang Masuk Area Hotel,” begitu pesannya.

“Kami sangat taati instruksi protokol kesehatan terkini baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Misalnya, penyediaan hand sanitizer, cek suhu dan pemasangan imbauan tulisan kewajiban memakai masker. Juga penerapan protokol kesehatan bagi karyawan maupun pihak lain yang beraktivitas di area hotel dan restoran kami,” kata General Manager Jambuluwuk  Convention Hall & Resort, Cahyadi.

Ia menambahkan, bahkan Jambuluwuk sudah menerapkan program Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE), yang sudah di sosialisasikan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Ini semata mata untuk meningkatkan pelayanan, serta jaminan rasa aman bagi pengunjung. Jadi sebelum pengunjung menempati kamar, ruangan sudah kami semprot disinfektan terlebih dulu,” Imbuhnya.

VP Marketing of Jambuluwuk Hotels and Resorts, Marchella Purwanaika, ditengah pandemi Covid-19 sangat mengedepankan Protokol Kesehatan dan Protokol pemerintah dalam menjalankan bisnis resor. Foto: Agus Blues Asianto/FORWAN.

Sementara itu, sejarah perjalanan keberadaan Jambuluwuk sejak tahun 2008, kepada Trenzindonesia.com VP Marketing of Jambuluwuk Hotels and Resorts Marchella Purwanaika menceritakan, nama Jambuluwuk mengambil dari nama desa di kawasan Puncak, Jawa Barat. “Jadi apa salahnya nama yang bagus ini, kita jadikan nama atau brand resor. Dan sejalan dengan perkembangan kini ada terdapat enam resor Jambuluwuk,” ungkap Marchella, adalah Jambuluwuk Thamrim (Jakarta), Malioboro (Yogyakarta), Jambuluwuk Resort Batu (Jatim), Jambuluewuk Oceano Seminyak (Bali), Jambuluwuk Oceano Gili Trawang (Lombok), dan Jambuluwuk Resort Puncak (Bogor).

Menyadari wabah pandemi Coronavirus (Covid-19) yang terjadi di Indonesia. “Pihak manajemen resor sangat mengedepankan Protokol Kesehatan dan Protokol Pemerintah, pilihan ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman untuk tamu juga seluruh karyawan disini,” tutup Mella sapaan akrab dari Marchella Purwanaika ini. [Foto-foto: Teguh S. Gembul].

Leave A Reply

Your email address will not be published.