Menempatkan tanaman berdaun lebar dan rimbun di dalam ruangan menjadi salah satu cara menghadirkan suasana tropis di rumah, baik di ruang tamu, ruang keluarga, maupun kamar tidur. Dalam rangkuman KapanLagi.com dari berbagai sumber, ada enam tanaman hias yang disebut cocok untuk keperluan itu: monstera, palem areca, calathea, philodendron, alocasia, dan sirih gading.
Keenam tanaman tersebut dipilih karena karakter daunnya yang khas, sehingga mampu memberi kesan alami dan rimbun di dalam rumah. Masing-masing juga memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda.
Tanaman tropis tetap dapat tumbuh dengan baik di dalam ruangan asalkan kebutuhan cahaya, air, kelembapan, dan sirkulasi udara terpenuhi. Sebagian besar tanaman tropis untuk interior lebih menyukai cahaya terang tidak langsung dan media tanam yang tidak mudah tergenang air. Untuk rumah berukuran kecil, sirih gading, calathea, dan philodendron merambat bisa menjadi pilihan karena dapat diletakkan di rak, meja, atau pot gantung sehingga tidak banyak memakai ruang lantai.
Alocasia, calathea, dan monstera
Alocasia memiliki daun besar yang bentuknya menyerupai hati atau perisai. Tanaman yang juga dikenal dengan nama kuping gajah ini punya ukuran daun mencolok dengan tulang daun yang terlihat jelas, sehingga disebut cocok untuk menciptakan kesan tropis yang lebih dramatis.
Beberapa jenis alocasia yang bisa dipilih antara lain Alocasia macrorrhizos, Alocasia zebrina, dan Alocasia amazonica. Karakternya beragam, mulai dari daun yang sangat lebar hingga bentuk lebih ramping dengan corak tulang daun yang kontras. Alocasia dapat ditempatkan di sudut ruang tamu atau dekat jendela yang mendapat cahaya tersaring. Tanaman ini menyukai lingkungan hangat dan lembap, tetapi media tanamnya harus memiliki drainase baik agar akar tidak membusuk.
Calathea menawarkan variasi motif daun, mulai dari garis-garis hijau muda dan putih hingga perpaduan warna gelap yang kontras. Salah satu jenis populer adalah Calathea orbifolia, yang kini dikenal dengan nama Goeppertia orbifolia. Daunnya lebar dan hampir bulat dengan pola garis berwarna keperakan, sehingga disebut cocok diletakkan di meja samping, rak tanaman, atau sudut ruangan.
Monstera menjadi tanaman yang identik dengan interior bergaya tropis. Tumbuhan dari keluarga Araceae ini memiliki daun lebar berwarna hijau dengan lubang atau belahan alami yang membuat penampilannya unik. Salah satu jenis yang populer adalah Monstera deliciosa, yang daunnya dapat tumbuh cukup besar sehingga cocok menjadi elemen dekorasi utama di sudut ruang tamu atau ruang keluarga. Bentuknya dinilai mudah dipadukan dengan furnitur kayu, rotan, dan warna-warna netral.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi monstera di DKI Jakarta sebanyak 4.000 pohon pada 2023 dalam data produksi tanaman hias menurut jenis tanaman. Angka itu menunjukkan monstera telah menjadi salah satu komoditas tanaman hias yang dibudidayakan di dalam negeri. Perawatannya tidak terlalu rumit selama kebutuhan dasarnya terpenuhi, yakni cahaya terang tidak langsung, media tanam dengan drainase baik, serta penyiraman ketika bagian atas media mulai mengering.
Palem areca, philodendron, dan sirih gading
Palem areca atau palem kuning (Dypsis lutescens) memiliki beberapa batang ramping dengan daun menyirip yang tumbuh melengkung dan menjuntai. Bentuknya yang tinggi dan rimbun membuat tanaman ini cocok ditempatkan di sudut ruangan yang cukup luas, dan disebut mampu memberi kesan taman tropis tanpa perlu banyak dekorasi tambahan. Palem areca membutuhkan cahaya terang tidak langsung agar pertumbuhannya tetap baik. Dalam panduan tanaman hias dari North Carolina State University Extension, tanaman dengan nama ilmiah Dypsis lutescens ini dapat ditanam sebagai tanaman dalam ruangan dengan pencahayaan yang sesuai serta media tanam berdrainase baik.
Philodendron banyak diminati karena jenisnya beragam dengan bentuk dan ukuran daun berbeda. Sebagian varietas berdaun lebar berlekuk, sebagian lain tumbuh merambat dengan daun berbentuk hati. Untuk interior bergaya tropis, philodendron berdaun besar seperti Philodendron bipinnatifidum atau Thaumatophyllum bipinnatifidum bisa menjadi pilihan karena daun menjarinya rimbun, sehingga cocok diletakkan di sudut ruang keluarga atau dekat jendela.
Popularitas philodendron terlihat dari data BPS. Dalam publikasi produksi tanaman hias tahun 2023, produksi philodendron di Indonesia tercatat mencapai 4.100.602 pohon, sementara produksi di DKI Jakarta pada tahun yang sama sebanyak 269.627 pohon. Angka tersebut memperlihatkan philodendron termasuk tanaman hias yang dibudidayakan dalam jumlah cukup besar di Indonesia.
Sirih gading (Epipremnum aureum) merupakan tanaman merambat yang mudah dijumpai di Indonesia. Daunnya berbentuk hati dengan kombinasi warna hijau dan kuning atau putih tergantung varietasnya. Batangnya yang dapat tumbuh menjuntai memberi kesan rimbun, sehingga tanaman ini bisa ditempatkan di pot gantung, rak dinding, atau lemari terbuka untuk mempercantik area yang sebelumnya terlihat kosong.
Perawatan sirih gading tergolong sederhana dan tanaman ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan. Penyiraman dilakukan ketika media tanam mulai mengering, sedangkan pemangkasan perlu dilakukan bila batangnya sudah terlalu panjang. Hasil pemangkasan dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak tanaman melalui stek batang.
