Dapur sering menjadi tempat menyimpan berbagai perlengkapan agar mudah dijangkau saat memasak, mulai dari tisu, lap, minyak goreng, hingga cairan pembersih. KapanLagi.com, Kamis (29/10/2026), merangkum dari berbagai sumber bahwa sejumlah benda rumah tangga sebaiknya tidak diletakkan dekat kompor karena panas dan api terbuka dapat membuatnya meleleh, rusak, atau memicu kebakaran.
Kompor menghasilkan panas dan pada kompor gas ada api terbuka yang bisa menyambar benda jika jaraknya terlalu dekat. Menata ulang area memasak disebut dapat membuat dapur lebih aman, rapi, dan nyaman dipakai sehari-hari. Berikut delapan benda yang perlu dijauhkan dari kompor.
Delapan benda yang perlu dijauhkan dari kompor
- Cairan pembersih. Cairan pembersih lantai, pembersih kaca, penghilang lemak, dan produk pembersih lain sering disimpan di dapur. Area dekat kompor bukan tempat ideal, terutama jika label memperingatkan agar produk dijauhkan dari panas atau api. Sebagian produk mengandung bahan mudah terbakar atau dapat mengeluarkan uap yang mengiritasi. Panas juga dapat merusak kemasan dan meningkatkan risiko kebocoran. Menyimpan bahan kimia berdekatan dengan makanan menambah risiko kontaminasi jika terjadi tumpahan. Produk boleh diletakkan di bawah meja dapur asalkan tempatnya sejuk, aman, tidak terkena panas kompor, dan terpisah dari bahan makanan. Simpan di lemari khusus yang sejuk, jauh dari sumber panas dan bahan makanan, serta biarkan dalam kemasan asli agar petunjuk dan peringatan tetap terbaca. Jangan mencampur produk pembersih sembarangan karena kombinasi tertentu bisa menghasilkan gas berbahaya.
- Kaleng aerosol. Pengharum ruangan, semprotan serbaguna, dan beberapa produk perawatan rumah sebaiknya tidak diletakkan dekat kompor. Produk semacam ini bisa mengandung bahan mudah terbakar, sedangkan kalengnya bertekanan. Panas berlebih dapat menaikkan tekanan di dalam kaleng sehingga wadah rusak atau pecah. Jika isinya mudah terbakar, uap atau semprotan yang keluar bisa berbahaya saat bertemu api. Simpan di tempat sejuk dan berventilasi sesuai petunjuk kemasan, jauh dari kompor, oven, dan sumber panas lain. Jangan menyemprotkan aerosol di dekat nyala api, meski hanya sebentar.
- Kantong plastik dan wadah makanan. Kantong belanja plastik, wadah makanan, dan kemasan plastik sering ditaruh di meja dapur. Sebagian plastik dapat melunak, berubah bentuk, atau meleleh saat terkena panas tinggi. Plastik yang terlalu dekat api terbuka juga berisiko terbakar. Wadah plastik yang tidak dirancang menahan panas bisa rusak jika dipakai untuk makanan panas atau peralatan yang baru dipanaskan. Tidak semua wadah plastik otomatis berbahaya; risikonya bergantung pada jenis plastik, ketahanan panas, dan jarak dari sumber panas, tetapi wadah plastik biasa tetap sebaiknya dijauhkan dari api terbuka. Simpan kantong dan wadah di lemari atau laci yang jauh dari kompor. Jangan memakai wadah plastik biasa untuk makanan panas jika produk tidak dirancang untuk itu. Jika plastik sudah meleleh di permukaan kompor, matikan sumber panas dan biarkan permukaan benar-benar dingin sebelum membersihkannya sesuai petunjuk produsen.
- Peralatan elektronik kecil. Ketel listrik, pemanggang roti, blender, dan peralatan elektronik kecil lain sering berada di meja dapur. Perangkat dan kabelnya sebaiknya tidak berdekatan dengan nyala api, permukaan panas, atau cipratan minyak. Panas dapat merusak lapisan pelindung kabel dan komponen tertentu. Jika kabel bersentuhan dengan tungku panas, isolasinya bisa meleleh dan meningkatkan risiko korsleting atau sengatan listrik. Peralatan yang terkena cairan juga dapat menimbulkan bahaya listrik. Tempatkan perangkat di area kerja kering dan terpisah dari kompor, rapikan kabel agar tidak menggantung melewati tungku atau menyentuh panci panas. Cabut perangkat setelah digunakan jika sesuai petunjuk, dan jangan mengoperasikannya dengan tangan basah.
- Lap dapur. Lap berguna untuk mengeringkan tangan, membersihkan meja, atau memegang peralatan. Namun kain yang digantung di gagang oven, pegangan panci, atau sisi kompor berisiko bersentuhan dengan permukaan panas dan api. Kain yang terkena minyak perlu perhatian lebih karena minyak dapat membuat kain lebih mudah terbakar dalam kondisi tertentu. Lap yang terlalu dekat tungku bisa tersambar api tanpa disadari saat orang sibuk memasak. Lap tidak harus selalu disimpan di lemari; bisa digantung di tempat khusus yang berjarak aman dari tungku, permukaan panas, dan percikan minyak. Setelah dipakai, pastikan kain tidak tertinggal dekat tungku atau menutupi peralatan yang masih panas. Lap berminyak sebaiknya segera dibersihkan sebelum dipakai lagi.
- Minyak goreng. Minyak goreng biasanya diletakkan dekat kompor agar mudah dipakai. Botol minyak sebaiknya tidak ditempatkan tepat di samping tungku yang menyala atau di atas permukaan yang panas saat memasak. Minyak yang tumpah ke bagian kompor yang sangat panas dapat menimbulkan asap dan meningkatkan risiko kebakaran. Jika minyak di wajan terbakar, api dapat membesar ketika minyak dituang atau terkena air. Minyak boleh disimpan di dapur, tetapi sebaiknya di lemari atau rak yang mudah dijangkau dan jauh dari nyala api. Saat memasak, jangan meninggalkan wajan berisi minyak yang sedang dipanaskan. Jika minyak terbakar, jangan menyiramnya dengan air; tutup wajan dengan penutup logam yang sesuai dan jangan memindahkan wajan yang sedang terbakar.
- Peralatan masak kayu. Spatula kayu, sendok kayu, talenan, dan alat masak berbahan kayu kerap ditaruh di wadah terbuka di samping kompor. Peralatan ini tidak otomatis berbahaya, tetapi posisinya perlu diperhatikan jika berada dekat tungku menyala. Kayu dapat mengering, menghitam, atau rusak akibat paparan panas berulang. Jika ujung spatula atau gagang kayu menyentuh api, benda itu juga dapat terbakar. Risiko bertambah ketika peralatan diletakkan sembarangan di tepi kompor. Gunakan wadah peralatan di area meja yang tidak terkena panas langsung, pastikan gagang spatula tidak menjulur ke atas tungku, dan jangan meletakkan talenan kayu di atas kompor yang masih panas. Setelah memasak, tunggu permukaan benar-benar dingin sebelum membersihkannya.
- Tisu dan bahan kertas. Tisu dapur praktis untuk mengelap tangan atau membersihkan cipratan minyak. Gulungan tisu, buku resep, atau kemasan kardus sering diletakkan di meja dekat kompor. Bahan berbasis kertas mudah terbakar jika terkena api atau panas yang cukup tinggi. Risikonya makin besar jika kertas menjuntai ke arah tungku atau tertiup hingga mendekati nyala api. Percikan minyak panas juga dapat membuat area sekitarnya lebih berbahaya, terutama saat memasak sedang ramai. Simpan tisu di tempat khusus yang kering dan cukup jauh dari tungku. Hindari menaruh kardus bekas belanja, bungkus makanan, atau kertas lain di atas kompor maupun dekat nyala api, meskipun hanya untuk sementara.
Jika benda di dekat kompor mulai terbakar
Jika benda di dekat kompor mulai terbakar, matikan sumber panas bila aman dan gunakan cara pemadaman yang sesuai dengan jenis kebakaran. Jika api membesar, segera menjauh dan hubungi pemadam kebakaran.
