Film THE INTERN Korean Remake menghadirkan kembali kisah persahabatan lintas generasi yang sebelumnya populer lewat THE INTERN (2015), kali ini dengan sentuhan khas Korea Selatan. Film yang dibintangi Han So Hee dan Choi Min Sik ini mengangkat dunia kerja, hubungan antargenerasi, serta dinamika kehidupan modern yang dekat dengan keseharian anak muda. THE INTERN Korean Remake dijadwalkan tayang di CGV Cinemas mulai 30 Oktober 2026.
Sebelum resmi diputar di bioskop, special screening THE INTERN digelar di CGV Grand Indonesia pada Senin (26/10/2026). Acara tersebut dihadiri sejumlah sineas film dan influencer, di antaranya Borassaem, Stanley Hao, dan Gerald Tan, bersama sejumlah tamu undangan lain.
Menonton dengan Pengalaman Jadi Intern WOO22
Special screening kali ini dikemas dengan konsep yang berbeda. Penonton diajak merasakan pengalaman menjadi intern di WOO22, perusahaan yang dalam film dipimpin Han So Hee sebagai CEO. Setiap peserta menerima ID card layaknya karyawan sungguhan dan mengikuti proses onboarding internship sebelum pemutaran film dimulai.
Suasana acara dibuat menyerupai lingkungan kerja WOO22, kantor tempat karakter Han So Hee menjalankan perannya. Peserta menggunakan outfit office looks, dan seluruh rangkaian aktivitas sebelum menonton dirancang untuk membawa tamu masuk ke dalam dunia THE INTERN. Konsep ini membuat special screening terasa lebih interaktif karena penonton bisa merasakan atmosfer film sebelum cerita dimulai di layar lebar.
Alur Tertata dan Penutup yang Tuntas
Dari sisi penceritaan, ulasan KapanLagi.com menilai THE INTERN Korean Remake memiliki alur yang tertata. Perkembangan konflik dan hubungan antarkarakter dibangun bertahap sehingga penonton dapat mengikuti perjalanan cerita tanpa kehilangan arah. Setiap bagian disebut berperan dalam membentuk perkembangan karakter, dengan momen komedi yang tidak terpisah dari cerita utama dan adegan emosional yang memperkuat hubungan antarkarakter.
Bagian akhir film disebut menjadi salah satu hal menarik. Penutupnya dinilai bersih dan memuaskan karena memberi penyelesaian yang jelas terhadap perjalanan cerita, tanpa berlarut-larut atau memaksakan konflik baru. Dengan begitu, cerita terasa utuh dan penonton bisa meninggalkan bioskop dengan perasaan puas setelah mengikuti perjalanan para karakter dari awal hingga akhir.
Adaptasi Budaya Kerja Korea yang Relevan
Mengadaptasi film yang sudah memiliki versi sebelumnya bukan perkara mudah. Namun, versi Korea ini dinilai berhasil membawa kembali premis utama THE INTERN (2015) dengan sejumlah tambahan cerita yang membuatnya terasa lebih segar. Penyesuaian terhadap budaya kerja dan kehidupan masyarakat Korea Selatan memberi warna tersendiri.
Dinamika antara generasi senior dan anak muda juga disebut relevan dengan kehidupan sekarang, terutama ketika membahas perbedaan cara berpikir, tuntutan pekerjaan, hingga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan karier. Bagi penonton Gen Z yang sedang menghadapi dunia kerja atau mulai memikirkan perjalanan karier, beberapa situasi dalam film ini bisa terasa familier. Ada momen yang mengundang tawa, tetapi ada pula situasi yang mengajak penonton melihat persoalan dari sudut pandang berbeda.
Dengan premis yang sama seperti film tahun 2015, versi Korea ini bercerita tentang pertemuan dua generasi dengan latar belakang dan pengalaman hidup yang berbeda. Di tengah dunia kerja yang bergerak cepat, keduanya harus belajar memahami sudut pandang satu sama lain. Kisahnya berpusat pada dinamika hubungan antara seorang pemimpin muda yang ambisius dan seorang intern senior yang membawa segudang pengalaman hidup, dengan perbedaan usia, pola pikir, dan kebiasaan sehari-hari sebagai warna tersendiri.
Humor yang Tumbuh dari Dinamika Cerita
THE INTERN Korean Remake tidak hanya mengandalkan komedi untuk menarik perhatian. Film ini juga menghadirkan sisi emosional melalui perkembangan hubungan antarkarakter. Seiring berjalannya cerita, penonton diajak melihat bahwa hubungan yang awalnya terasa canggung bisa berkembang menjadi sesuatu yang bermakna. Perhatian sederhana, dukungan di tengah kesibukan, hingga kesediaan untuk mendengarkan menjadi bagian penting yang membuat kisahnya terasa hangat.
Keseimbangan antara humor dan momen emosional disebut membuat film tidak membosankan. Penonton bisa tertawa pada satu adegan, lalu tersentuh oleh adegan berikutnya. Kekuatan film ini terletak pada caranya menunjukkan bahwa hubungan antarmanusia tidak selalu dibangun melalui momen besar, karena hal-hal sederhana justru bisa meninggalkan kesan paling mendalam.
Salah satu daya tarik utamanya adalah interaksi Han So Hee dan Choi Min Sik. Keduanya membawa karakter dengan kepribadian dan cara pandang berbeda sehingga menghasilkan dinamika yang menarik diikuti. Perbedaan generasi di antara karakter mereka tidak sekadar menjadi sumber konflik, tetapi juga menghadirkan banyak momen lucu dan hangat, dengan interaksi yang terasa mengalir dan hubungan antarkarakter yang berkembang natural.
Chemistry yang terbangun menjadi salah satu alasan film ini terasa menyenangkan untuk ditonton. Penonton tidak hanya diajak menikmati interaksi mereka yang menghibur, tetapi juga melihat bagaimana dua orang dengan latar belakang berbeda perlahan saling memahami dan belajar satu sama lain. Komedi yang dihadirkan tumbuh dari dinamika cerita dan hubungan antarkarakter, sehingga terasa menyatu dengan keseluruhan film, bukan sekadar selingan.
THE INTERN Korean Remake bisa menjadi pilihan bagi penonton yang mencari tontonan ringan dengan perpaduan komedi, drama, dan kisah hubungan antarmanusia yang hangat, baik untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga. Film ini mulai tayang di CGV Cinemas pada 30 Oktober 2026.
