Panduan yang dimuat KapanLagi.com menyebut membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) secara rutin sebagai cara memagari rumah. Dalam panduan itu, waktu yang paling dianjurkan adalah saat masuk rumah, sebelum tidur, dan setelah sholat. Tidak ada ritual khusus atau benda tertentu yang dibutuhkan; intinya adalah niat memohon perlindungan Allah dan kebiasaan membaca yang dijaga.
Keutamaan dan teks Ayat Kursi
Riwayat tentang keutamaan Ayat Kursi cukup banyak. Salah satunya, Rasulullah SAW menjawab, “Bacalah Ayat Kursi, karena Allah akan menjagamu beserta keturunanmu, dan Dia akan menjaga rumahmu bahkan rumah-rumah di sekitar rumahmu.”
Berikut teks Arab Ayat Kursi yang dapat dihafalkan:
اللَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Tidak wajib di setiap sudut rumah
Apakah Ayat Kursi harus dibaca di setiap sudut rumah? Tidak ada ketentuan baku soal itu. Riwayat yang sahih lebih menekankan waktu membacanya, yaitu saat masuk rumah, sebelum tidur, dan setelah sholat, bukan tempatnya.
Ayat Kursi juga boleh dibaca tanpa suara, pelan atau dalam hati sesuai kondisi. Yang penting, bacaannya benar dan diniatkan untuk memohon perlindungan Allah. Memajang kaligrafi Ayat Kursi bisa menjadi pengingat, tetapi tidak menggantikan bacaan. Keutamaan yang disebut dalam hadits berkaitan dengan membaca ayatnya, bukan sekadar memajangnya.
Saat masuk rumah
Langkah pertama adalah membiasakan membaca Ayat Kursi setiap kali melangkah masuk rumah. Mengutip IslamQA, Ibnu Mas’ud menyampaikan riwayat bahwa siapa pun yang membaca Ayat Kursi saat memasuki rumahnya, setan akan meninggalkan rumah itu.
“Bacalah Ayat Kursi, karena tidak ada seorang pun yang membacanya saat masuk rumahnya, melainkan setan akan pergi.” (Riwayat Ibnu Mas’ud, dikutip dari IslamQA)
Praktiknya, ucapkan salam di pintu begitu membukanya, meski rumah sedang kosong, sesuai tuntunan QS. An-Nur ayat 61. Awali dengan basmalah sebelum kaki kanan masuk, lalu lantunkan Ayat Kursi sampai selesai dengan tenang, boleh dengan suara pelan. Tutup dengan doa memohon agar Allah menjaga rumah dan penghuninya dari segala keburukan.
Sebelum tidur
Malam hari, ketika keluarga beristirahat, disebut sebagai waktu yang pas untuk membaca Ayat Kursi. Dasarnya adalah kisah Abu Hurairah dalam Shahih Bukhari, ketika pencuri yang ternyata setan berkata, “Setiap kali kamu hendak tidur, bacalah Ayat Kursi (2:255), maka penjaga dari Allah akan menjagamu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.”
Maulana Mujahid Hussain, dikutip dari IslamQA.org, menyatakan, “Hadits ini sahih dan dapat ditemukan dalam Shahih Bukhari.”
Sebelum tidur, berwudhulah agar hati lebih siap berzikir. Baca Ayat Kursi di tempat tidur dari awal sampai akhir, lalu lengkapi dengan Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Ajari anak-anak membacanya juga agar perlindungan dimohonkan bersama-sama.
Kebiasaan lain yang dianjurkan
Menurut anjuran Muslim Mall, Ayat Kursi akan lebih bermakna jika suasana rumah juga hidup dengan ibadah. Sumber itu menyarankan pembiasaan membaca Ayat Kursi sebelum keluar rumah, sebelum tidur, dan setelah sholat. Beberapa amalan lain dapat dijalankan bersamaan:
- Mengucap salam dan memperbanyak zikir. Imam An-Nawawi menganjurkan membaca bismillah, memperbanyak zikir, dan mengucap salam, baik rumah sedang berpenghuni maupun kosong.
- Membaca surat Al-Baqarah. Surat ini memuat Ayat Kursi, dan membacanya disebut dapat melindungi rumah dari setan.
- Rutin membaca Al-Quran di rumah. Ibarat buah atrujah, rumah yang diisi bacaan Al-Quran menjadi “harum” (HR. Bukhari dan Muslim).
- Sholat sunnah di rumah. Nabi SAW berpesan agar sebagian sholat dikerjakan di rumah supaya rumah tidak seperti kuburan (HR. Bukhari dan Muslim).
- Membaca Ayat Kursi untuk anak dan harta. Mohonkan perlindungan secara khusus untuk anggota keluarga dan barang milik.
- Memahami maknanya. Pelajari terjemahan dan tafsirnya agar bacaan tidak hanya di lisan, tetapi juga meresap ke hati.
Menyambung dengan zikir harian
Jika ingin perlindungan yang lebih menyeluruh sepanjang hari, bacaan Ayat Kursi dapat disambungkan dengan zikir harian. Dilansir dari Quran Academy, ada riwayat bahwa siapa yang membaca Ha Mim Al-Mu’min (40:1-3) dan Ayat Kursi di pagi hari akan dilindungi olehnya sampai sore.
Sebagaimana disampaikan HadithAnswers, banyak hadits sahih menyebut keutamaannya, misalnya orang yang membacanya setiap selesai sholat akan berada dalam perlindungan Allah sampai sholat berikutnya (Tabarani). Situs yang sama juga mengingatkan bahwa sebagian riwayat populer, seperti angka 70.000 malaikat, tidak berhasil ditemukan sumbernya.
Setelah salam, langsung berzikir dan masukkan Ayat Kursi ke rangkaian zikir setelah sholat wajib. Jadikan rutinitas pagi dengan membacanya setelah Subuh bersama awal surat Ghafir, lalu ulangi di sore hari setelah Ashar atau menjelang Maghrib. Jika sering lupa, pasang alarm di ponsel sebagai pengingat zikir pagi-petang.
Untuk pemula, panduan ini menyarankan memulai dari satu waktu lebih dulu, misalnya sebelum tidur. Setelah terbiasa, tambahkan waktu lain secara bertahap.
