Aktris Cinta Laura menyoroti kondisi anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih harus mengikuti kegiatan belajar di bawah terpal setelah gempa bumi melanda wilayah itu. Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, ia menceritakan situasi pascabencana yang belum sepenuhnya pulih, termasuk gempa susulan yang masih terus terjadi.
Gempa dini hari dan susulan
Cinta menyebut gempa yang terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari terasa cukup kuat. Menurutnya, getaran tersebut bukan gempa kecil, dan ia memperagakan sensasi goyangan itu dalam video yang diunggahnya.
“Jam 3 pagi ada gempa, dan gempanya bukan gempa yang light, gempanya tuh terasa kayak gini. So, ternyata gempa susulan itu memang terus-menerus,” ujarnya.
Ia lalu menggambarkan tantangan yang dihadapi anak-anak ketika harus tetap belajar dalam kondisi tersebut. Cinta menilai lingkungan sekitar menyulitkan mereka untuk berkonsentrasi. “Bayangin deh belajar, harus dengerin guru, harus nyerap materi. Tapi, lembab udaranya, panas sekali,” lanjutnya.
Sanitasi belum pulih
Dalam keterangan unggahannya, Cinta menegaskan bahwa bencana itu belum selesai bagi warga NTT. “Gempa sudah berlalu, tapi penderitaan masyarakat NTT belum berakhir,” tulisnya mengawali keterangan unggahan.
Ia menjelaskan bahwa anak-anak masih menjalani kegiatan belajar di bawah terpal, sementara sanitasi belum pulih dan gempa susulan terus berlangsung. Meski demikian, menurut Cinta, warga masih mampu tersenyum dan bersyukur.
“Anak-anak masih sekolah di bawah terpal, sanitasi belum pulih, dan gempa susulan terus terjadi. Di tengah semua itu, mereka masih bisa tersenyum dan bersyukur. Tapi ketegaran mereka bukan alasan untuk membiarkan kondisi ini terus berlanjut,” tuturnya.
Melalui unggahan itu, Cinta mengingatkan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup diukur dari berlalunya gempa. Kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas pendidikan dan sanitasi yang layak, menjadi bagian yang ia soroti.
