HomeHiburanFilmKetua Bekraf Triawan Munaf Saksikan Penandatangan Nota Kesepahaman Film TSUNAMI

Ketua Bekraf Triawan Munaf Saksikan Penandatangan Nota Kesepahaman Film TSUNAMI

Published on

Trenz Film | Setelah persiapan yang memakan waktu lebih dari satu tahun, akhirnya nota kesepahaman (MOU) pada proyek film “Tsunami” telah di tandatangi oleh kedua pembuat film. Jonathan Shen, selaku CEO Shinework Pictures dari Cina dan juga Allen Jordan, CEO Goshen Media Indonesia menandatangani kontrak kerjasama mereka pada tanggal 27 November 2017 di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat.

 

Jonathan mengungkapkan bahwa film ini diinspirasi oleh pidato Presiden Cina, Xi Jinping pada kunjungannya ke Indonesia di bulan Oktober 2013 yang secara khusus menceritakan aksi humanis dari tim penyelamat Cina pada saat tragedi bencana alam tsunami Aceh.  “Saya merasa tersentuh ketika mendengar pidato dari Mr. Xi, yang mengatakan bahwa kita hidup bersama-sama dan sudah menjadi kewajiban kita untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Selama beberapa tahun saya terinspirasi oleh pidato beliau dan berusaha untuk menginspirasi orang lain dengan cara membuat organisasi kemanusiaan, charity event dan yang terpenting adalah memproduksi film ini.” ujar Jonathan ketika diwawancarai usai menandatangani MOU.

Film ini mengambil premis aksi relawan asing yang ditugaskan untuk membantu korban bencana tsunami Aceh 13 tahun yang lalu. Beberapa nama besar sudah ditargetkan untuk terlibat di dalam film ini, salah satunya adalah Jet Li yang memiliki pengalaman pribadi mengenai bencana tsunami. Proses shooting “Tsunami” direncanakan akan berlangsung di dua negara, dengan beberapa lokasi di provinsi Aceh sebagai latar utama dari film tersebut. Tidak hanya di negara Cina dan Indonesia, film ini diharapkan dapat diputar di seluruh negara ASEAN.

Menurut Triawan Munaf kerjasama ini dapat meningkatkan industri perfilman Indonesia yang sedang bertumbuh. “Co-Production ini bisa menjadi batu loncatan kita untuk belajar dari negara Cina yang sudah maju di bidang industri perfilman, baik dari segi produksi dan teknologi.” ucap Triawan. Beliau juga berharap bahwa proyek ini bisa mempererat hubungan kerjasama kedua negara secara komersil, melihat besarnya potensi penonton Indonesia dan Cina.

Goshen Media sebagai salah satu produser film dari Indonesia dilirik sebagai partner kerjasama atas proyek ini. Alasan dari Shinework Picture menggandeng perusahaan ini dikarenakan Jonathan sudah mengenal Goshen Media sejak lama, menurut beliau mereka sangat profesional dan berpengalaman di industri film, mengingat dalam beberapa tahun terakhir perusahaan tersebut sudah pernah menjalin kerjasama (co-production) dengan Korea Selatan, Jepang dan AS. (PR/TrenzIndonesia)

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

Valdi Mulya Bangun Karier dari Videoklip hingga Film Layar Lebar

BEKASI, Tresnzindonesia.com - Valdi Mulya perlahan membangun namanya di industri hiburan Tanah Air melalui berbagai bidang,...

Misteri “Aku Harus Mati”: Sukses Dari Kerja Keras atau Pesugihan? Horor Ini Sentil Budaya Flexing

Jakarta. Trenzindonesia.com | Di tengah maraknya budaya flexing di media sosial yang kerap...