HomeHiburanFilmLuna Maya Sempat Ragu Jadi Suzzanna

Luna Maya Sempat Ragu Jadi Suzzanna

Published on

Trenz Film | Menghidupkan orang meninggal, bukan perkara mudah. Tapi menghadirkan duplikatnya, diharapkan bisa mengobati kerinduan penggemar Suzzanna Martha Frederika van Osch yang dikenal sebagai Ratu film horor, tengah dicoba Soraya Film.

Lewat Film “Suzzanna Bernapas Dalam Kubur”, Rocky Soraya sebagai sutradara mencoba menghadirkan sosok Suzzanna lewat sosok Luna Maya dengan balutan seorang make up handal dari Rusia. Dan begitu kuatnya sosok Suzzanna membuat Luna Maya sempat ragu ketika diminta memerankan sosok Suzzanna dalam film “Suzzanna Bernapas Dalam Kubur”.

“Bunda Suzzanna kan Legend film horor di Indonesia. Beliau pokoknya tidak tergantikan, makanya sempat ragu. Apakah saya bisa menggantikan peran beliau, tapi pak Sunil Soraya selaku produser terus meyakinkan kalau saya in sya Allah mampu. Ya, saya coba deh,” kata Luna usai nobar film Suzzanna Bernapas Dalam Kubur di Plaza Senayan, Jakarta (9/11)

Beruntung selama syuting film produksi didampingi Clif Sangra, suami sekaligus aktor yang selalu main film sehingga Luna selalu dikasih masukan ketika menjalani syuting. “Waktu adegan pembunuhan, bunda Susy (Suzzanna ) selalu makan bunga melati. Ini yang jadi tantangan, bayangin adegan makan bunga melati berulang kali, karena adegan pembunuhan berkali-kali. “ungkap mantan pacar Ariel Noah ini sembari tersenyum.

Untuk menjadi Suzzanna seratus persen bukan perkara mudah, ini terlihat di awal film. Dialog Luna menirukan ucapan legenda film Horor itu terkesan kaku dan malah jadi lucu. Makanya penonton yang sebagian besar awak media jadi tertawa ketika Luna berdialog dengan Herjunot Ali.

“Itu maksimal yang saya bisa, tapi selesai syuting Mas Clif selalu bilang sudah cukup bagus, ya gimana dong. Dia kan banyak tahu,” kata Luna pasrah.

Terlepas kontroversi dialek, permainan Luna di film besutan duet Rocky Soraya dan Anggy Umbara yang dijadwalkan bakal beredar 15 November ini, lumayan ciamik dan layak dapat pujian. “Permainan Luna bagus, filmnya juga keren dan berkelas,” ujar Shandy kritikus film yang juga wartawan salah satu online ternama itu. (Boeyil/TrenzIndonesia) | Foto: Boeyil

Latest articles

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

More like this

Mulai Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Membuktikan Mereka yang Meremehkan Salah

Jakarta, 4 Juni 2026 – Film drama remaja yang paling banyak diperbincangkan tahun ini,...

Asmara Gen Z Love Fest Hadirkan Pengalaman Interaktif bagi Penggemar di Cileungsi Bogor,

Bogor,Trenzindonesia.com – Fenomena sinetron remaja "Asmara Gen Z" kembali menunjukkan daya tariknya melalui...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...