HomeHiburanFilm"Panggil Aku Ayah" Tembus 442.937 Penonton dalam 8 Hari, Rizky Febian hingga...

“Panggil Aku Ayah” Tembus 442.937 Penonton dalam 8 Hari, Rizky Febian hingga Sutradara Korea Puji Kedalaman Ceritanya

Published on

Film Panggil Aku Ayah dalam delapan hari berhasil menarik 442.937 penonton

Jakarta, Trenzindonesia.com | Film drama komedi Panggil Aku Ayah produksi Visinema Pictures terus menunjukkan daya pukau yang luar biasa. Dalam delapan hari penayangan, film adaptasi dari Pawn (Korea Selatan) ini berhasil menarik 442.937 penonton, membuktikan bahwa kisahnya tak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang menontonnya.

Dari Tawa hingga Air Mata: Rizky Febian & Mahalini Terharu, Langsung Telepon Sule

Pasangan muda Rizky Febian dan Mahalini menjadi salah satu penonton yang paling terkesan. Menonton bersama adik bungsu Rizky, Njan, mereka mengaku film ini memberinya pelajaran berharga tentang arti keluarga dan pengorbanan seorang ayah.

“Film ini punya pemeran yang sangat bagus. Saya ngefans berat sama Kang Ringgo. Dia bisa menyampaikan isi cerita jadi visual yang menyedihkan, harunya juga dapat, senangnya juga dapat,” puji Rizky.

Mahalini menambahkan, “Semua bisa dikalahkan cuma karena ketulusan.”

Begitu keluar dari bioskop, Rizky langsung menelepon ayahnya, Sule, untuk mengungkapkan rasa terima kasih. “Ayah luar biasa. Terima kasih banyak, aku akhirnya bisa merasakan jadi orangtua,” ujarnya dengan suara bergetar.

Njan juga tak kalah haru, berpesan kepada Sule: “Sehat-sehat, kurangi merokoknya, ngopi, dan begadangnya!”

Tak Hanya Rizky, Iis Dahlia hingga Armand-Dewi Gita Juga Terbawa Emosi

Penyanyi dangdut Iis Dahlia mengaku film ini membuatnya teringat pada orangtuanya. “Kalau udah sayang, walau awalnya jahat, ternyata bisa semenyentuh itu filmnya. Buat anak-anak, selagi masih punya orangtua, jangan lupa menghubungi mereka sebelum menyesal,” pesannya.

Pasangan Armand Maulana dan Dewi Gita juga merasakan kedekatan emosional dengan cerita film ini. “Orangtua bukan hanya yang melahirkan, tapi yang membesarkan dengan cinta,” ujar Dewi Gita.

Diapresiasi Sutradara Asli “Pawn” dari Korea

Hebatnya, apresiasi tak hanya datang dari dalam negeri. Kang Dae Kyu, sutradara film Pawn (film asal Korea yang diadaptasi menjadi Panggil Aku Ayah), turut memuji versi Indonesia ini.

“Saya sangat senang dengan adaptasinya. Chemistry antara Mang Dedi (Ringgo Agus Rahman) dan Kang Tatang (Deddy Sutomo) sangat unik, sementara Myesha Lin (pemeran Intan) menghadirkan ketulusan yang luar biasa,” ujarnya.

Park Soi, aktris cilik dari Pawn, juga memberikan pujian khusus untuk Myesha Lin. “Dia super lucu dan menggemaskan! Lewat film ini, mari temukan kehangatan arti keluarga sejati,” katanya.

Promo Spesial HUT RI: Beli 1 Gratis 1!

Menyambut Hari Kemerdekaan, Visinema Studios memberikan promo spesial Beli 1 Gratis 1 tiket bioskop hingga 17 Agustus di XXI, CGV, dan Cinepolis.

Jadi, tunggu apa lagi? Ajak keluarga, sahabat, atau pasanganmu untuk menyaksikan Panggil Aku Ayah, film yang tak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan #ArtiKeluargaSebenarnya.

[Dandung / Foto: Ist]

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

Valdi Mulya Bangun Karier dari Videoklip hingga Film Layar Lebar

BEKASI, Tresnzindonesia.com - Valdi Mulya perlahan membangun namanya di industri hiburan Tanah Air melalui berbagai bidang,...

Misteri “Aku Harus Mati”: Sukses Dari Kerja Keras atau Pesugihan? Horor Ini Sentil Budaya Flexing

Jakarta. Trenzindonesia.com | Di tengah maraknya budaya flexing di media sosial yang kerap...