HomeHiburanFilmPariban: Idola dari Tanah Jawa Telah Raup 110 Ribu Penonton

Pariban: Idola dari Tanah Jawa Telah Raup 110 Ribu Penonton

Published on

Jakarta, Trenz Film | Tayang sejak 9 Mei 2019, film ‘Pariban: Idola dari Tanah Jawa’  telah meraih lebih dari 110 ribu penonton dalam 5 hari penayangan. Karenanya, Produser Film Pariban, Agustinus Sitorus, berharap tingginya antusiasme terhadap Film Pariban berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisata ke Danau Toba yang merupakan lokasi pengambilan gambar Film Pariban.

Danau Toba adalah destinasi pariwisata super prioritas yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah. Selain kemudahan infrastruktur, tentunya kearifan budaya lokal adalah hal yang dicari wisatawan saat berwisata. Berbagai destinasi wisata menjadi kian populer terutama setelah mendapat spotlight dalam sebuah film.

“Kami berterima kasih kepada 110 ribu orang yang sudah #JumpaiParibandiBioskop bersama keluarga, pasangan, dan bahkan kumpulan arisan atau marga. Kita tau bagaimana Pantai Tanjung Tinggi (Laskar Pelangi) dan Punthuk Setumbu (Ada Apa Dengan Cinta 2) berbondong-bondong dikunjungi oleh wisatawan sejak filmnya ditonton oleh banyak orang. Saya berharap, Pangururan, Tele, Batu Kursi Raja Siallagan dan Obyek wisata lain di Danau Toba juga kian banyak dikunjungi karena kehadiran Film Pariban. Saya berharap, sekuel Film Pariban akan menjadi kerja kolektif orang-orang batak yang sudah sukses di perantauan. Martua Sitorus, Sihar Sitorus, Luhut Binsar Panjaitan, Hotman Paris Hutapea, dan para tokoh lain juga semoga bisa mendukung proses pembuatan film kami selanjutnya” tutur Agustinus Sitorus.

Arie Prasetyo, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, mengapresiasi kehadiran Film Pariban. “Film ini berhasil membawa kita larut dalam aktifitas dan potret kehidupan keseharian sebuah keluarga di Danau Toba, dibungkus dengan kekuatan percakapan yang kocak dan setting keindahan Danau Toba yang luar biasa, jujur dan natural dari kacamata masyarakat lokal maupun pendatang. Saya berharap film Pariban ini dapat menjadi salah satu soft promotion pariwisata Danau Toba. Dan semoga kedepannya lebih banyak production house yang mengambil setting film di Danau Toba dengan ide-ide cerita baru yang berbeda.”

Grace Blessing Marbun, pemeran Sundari di Film Pariban berharap agar film ini membuat diaspora batak terus mengingat kampung halaman. “Semoga Pariban bisa mendorong anak buat untuk menghargai kampung halaman dan budaya kita, adat istiadat. Selain itu, kita mau mengenalkan keindahan alam Indonesia khususnya di Pulau Samosir, cobalah kau tengok Samosir pasti jatuh cinta.”

Pariban bercerita tentang Moan sosok pemuda Batak yang sudah lama tinggal di Jakarta. Meski usianya sudah menginjak 35 tahun, tetapi belum punya pacar. Situasi ini membuat ibunya yang bermukim di Jakarta pusing dan harus turun tangan. Lalu memaksa Moan untuk mudik dan menikah dengan Paribannya, Uli. Di luar dugaan, Uli yang diceritakan sebagai wanita cantik dan mencintai budaya Batak, sudah memilik kekasih. Pariban Idola dari Tanah Jawa dibintangi oleh Atiqah Hasiholan, Ganindra Bimo, Dayu Wijanto, Rizki Mocil, Bang Tigor, Imelda Budiman, Mak Gondut, Grace Blessing Marbun, Rukman Rosadi, Surya Insomnia, Joe P Project, dan masih banyak lagi. Film Pariban tayang di bioskop mulai 9 Mei 2019. (PR/Fjr) | Foto: Dok. STAYCO Media

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

Valdi Mulya Bangun Karier dari Videoklip hingga Film Layar Lebar

BEKASI, Tresnzindonesia.com - Valdi Mulya perlahan membangun namanya di industri hiburan Tanah Air melalui berbagai bidang,...

Misteri “Aku Harus Mati”: Sukses Dari Kerja Keras atau Pesugihan? Horor Ini Sentil Budaya Flexing

Jakarta. Trenzindonesia.com | Di tengah maraknya budaya flexing di media sosial yang kerap...