HomeHiburanMusicMASQA Band Unik Dan Multi Genre

MASQA Band Unik Dan Multi Genre

Published on

Trenz Music |Selain untuk menunjukan karakter suatu band, tampil berbeda dimana seluruh personilnya selalu mengenakan topeng disetiap penampilannya menjadi identitas unik sekaligus fashionable bagi MASQA Band.

Namun penampilan unik tidaklah menjadi andalan utama bagi band yang baru terbentuk di awal tahun 2017 ini. Karya musik yang apik dengan beragam genre tetap menjadi keutamaan bagi MASQA band.

Perpaduan karakter antara penampilan para personil utama yang bermasker (topeng) dengan karya yang multi genre inilah yang ditawarkan MASQA Band saat merilis album perdanananya bertajuk “Persembahan Untuk Cinta’ di ARUBA Resto & Lounge, Blok M, Jakarta, Sabtu (15/12).

Bagi MASQA Band yang digawangi oleh Ebiet A Prawira (keyboard, synthesizer, vocal), Arluna atau akrab dipanggil Luna (vocal), Mimut (vocal) dan Lukman Supriadin (drum & perkusi) ini, tampil bermasker dengan konten rekaman yang apik menjadi spirit menemukan karakter kuat di rekaman dan panggung, utamanya dalam menyikapi era digitalisasi saat ini. Dalam penampilannya, kadang MASQA Band juga didukung Sony pada gitar.

“Kami memang ingin memunculkan MASQA yang seperti ini, namun diluar itu berbeda, utamanya kami tidak ingin dilihat sebagai band secara personil, namun musikalitasnya yang lebih dilihat”, jelas Ebiet kepada para awak media yang hadir saat launching album perdana MASQA,  ‘Persembahan Untuk Cinta’.

Embrio MASQA Band berawal dari band The Frame yang terbentuk di tahun 2016 dan sempat membuat album rekaman. Namun dengan visi berbeda, Ebiet A Prawira yang ingin tetap mengenalkan karya-karyanya kemudian membentuk MASQA Band. Dua personil perempuannya yakni Luna dan Mimut juga berprofesi sebagai penyanyi café dan wedding singger, sedangkan Lukman yang multi instrument tak lain adalah kakak dari Mimut dan baru bergabung paling akhir.

Wajib tampil bermasker (topeng) bagi personil MASQA Band memang menjadi pilihan. Tentunya ini sesuai nama band, MASQA  yang diambil dari kata mask atau topeng.

Meski konsep bermusik MASQA Band kental dengan genre techno pop dimana peran dan fungsi synthesizer sangat dominan, namun dengan membidik pasar beragam, MASQA Band hadir dengan variasi musik yang juga beragam.

Album perdananya bertajuk ‘Persembahan Untuk Cinta’, berisi 7 lagu yang hampir seluruhnya melibatkan Ebiet sebagai pencipta yakni ‘Kisah’, ‘Asa’, ‘Kenangan Abadi’, ‘Sungguh’, ‘Cewek, I Love You’, ‘Myluv’ dan ‘Mau Enaknya Sendiri’.

Yang unik lainnya, selain album perdana MASQA Band ini diproduksi oleh MASQA Music serta menggandeng BMG MultiCreative sebagai Distributor dan Promosi, album ‘Persembahan Untuk Cinta’, juga berkolaborasi dengan Aeman dan Asnel selaku bintang tamu vocalnya di beberapa lagu andalannya.

Istimewanya, upaya MASQA Band untuk melebur ke industri musik dicermati positif oleh pengamat musik Bens Leo serta musisi Oppie Andaresta dan exdrummer band KOTAK yakni Posan Tobing. “Album MASQA beragam genre, tapi benang merahnya tetap pop, yang menarik aransemen musiknya mengingatkan saya di tahun 90an, tapi musik 90’s memang lagi naik lagi karena memiliki kelebihan secara notasi dan aransemen yang kuat”, ujar Oppie.

“Salut dengan MASQA, karena masih ada yang mempertahankan warna musiknya yang 90’s, Cuma lirik tetap harus mengikuti zaman, yang ringan-ringan”  ujar Posan yang kini juga menjadi solois dengan merilis single ‘Mantan Terindah’ pada 15 Desember 2017.

“Untuk karakter musik 90’s, cara mearansemen sama pilihan sound juga harus diutamakan”, tambah Posan

“Saya rasa lagu yang berjudul Cewek, I Love You itu cukup jualanasal diantisipasi dengan promo secara baik”, ujar Posan saat memberi testimony tentang lagu-lagu MASQA Band.

Selain ex drummer Kotak,  Posan juga pernah membentuk band The Winner yang kemudian berganti menjadi band Omega. Keinginan Posan untuk memperjuangkan musik Indonesia serta membuat musisinya juga jadi sejahtera diinisiasi dengan membentuk  Aksen Record dan Aksen Music Publishing yang diantaranya menangani Mulan Jameela, Dara The Virgin, Shae, Indah Nevertari, Erie Suzan, Duo Jingga, The Winner, Windy Ghemary ‘Idol’, SEHATI. The Sign dan lainnya.

“Saya yakin dengan materi album seperti ini, MASQA mampu membidik beragam segmen musik, dan saya akan membantu mempromosikan MASQA band hingga ke Malaysia dimana karya-karya musisi musisi Indonesia sangat diapresiasi juga disana” jelas Posan.

“Mudah-mudahan album Persembahan Untuk Cinta ini bisa diapresiasi positif oleh semua pecinta musik dan kehadiran MASQA Band juga bisa diterima baik oleh semuanya”, harap Ebiet. (Fjr/TrenzIndonesia) | Foto: Dok. Fajar, Ibhonk,  Iksan & Masqa.com

Latest articles

Forum Wartawan Hiburan,Genap 12 Tahun, Semangat Kebersamaan Jadi Kekuatan Bertahan

Jakarta , Trenzindonesia.com - Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-12...

Sinkronisasi RKPD 2027 Jadi Fokus Rakortekrenbang Bali

BALI , Trenzindonesia.com – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah turut berpartisipasi...

23 Santri PPRQ Lampung Tunjukkan Kehebatan Amtsilati, Kiai Tekankan Adab di Atas Segalanya

Lampung, Trenzindonesia.com | Suasana haru, bangga, sekaligus takjub menyelimuti Masjid At-Tibyan, Kota Metro, saat...

Dari Rongsok Jadi Rupiah: Cara Cerdas Pemulung Bekasi Bangun Masa Depan Bersama Bank Mandiri

Bekasi, Trenzindonesia.com | Siapa sangka, dari tumpukan barang bekas yang kerap dianggap tak bernilai,...

More like this

Tangis Haru di Hong Kong! Duet Novi Ayla dan Abi Hadad Alwi Bikin 3.000 TKI Larut dalam Shalawat

Jakarta, Trenzindonesia.com | Suasana haru menyelimuti konser “Shalawat dan Doa” di Hong Kong ketika...

Strategi Jitu Meinl: Pertahankan Dica Melo, Bukti Nyata Talenta Muda Dongkrak Penjualan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Langkah berani kembali diambil brand alat musik global Meinl. Mereka resmi...

Momen Hari Musik 2026, Indra Adhari Dikonsep #OneMonthOneSong Rilis Lebaran Telah Tiba

Indra Adhari penyanyi dan pencipta lagu yang konsisten selama 8 tahun bermusik dan berkarya...