HomeHiburanMusicwROCKshop Indonesia Music Forum Sukses Dihelat Di Makassar

wROCKshop Indonesia Music Forum Sukses Dihelat Di Makassar

Published on

Trenz Music | Dengan mengusung tema ‘Sistem Manajemen Bisnis Musik Indonesia’ dan “Produksi Musik Indonesia di Era Digital’, Indonesia Music Forum (IMF) bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI, kembali menghelat wROCKshop yang digelar di kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 19-21 Oktober lalu.

Dipilihnya Makassar sebagai kota ke 6 penyelenggaraan wROCKshop setelah sebelumnya di helat di Jakarta, Palu, Malang, Bali dan Yogyakarta dikarenakan IMF dan BEKRAF RI melihat besarnya potensi  musik di kota yang pernah melahirkan musisi legendaris Andy Tielman, yang bersama grup band The Tielman Brothers dikenal sebagai pencetus aliran Indo Rock yang kemudian tenar sebagai musik Rock n Roll.

“wROCKshop ingin agar industri musik Indonesia hidup” jelas Buddy Ace, Presidium Indonesia Music Forum dalam sambutannya saat pembukaan wROCKshop IMF di Makassar yang dilakukan oleh Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif RI, Dr. Ing Boy Berawi yang didampingi Wakil Walikota Makassar, Dr. H. Syamsu Riza MI, S.Sos. M.Si.. Kamis, (19/10).

“Sebagai penggagas, IMF ingin agar penyelenggaraan wROCKshop yang didukung BEKRAF bisa menjadi acara yang keren dan beda. Selain itu, keterlibatan BEKRAF adalah sesuai fungsinya sebagai teman, pelindung dan pengayom guna menunjang terbangunnya gagasan kreatif khusus untuk musik agar bisa eksis di industry hiburan”. lanjut Buddy Ace.

Selain dihadiri oleh wartawan dari beberapa media di Makassar, juga hadir sekitar 80 peserta yang mewakili Musisi, Manajer Band, Event Organizer, Showbiz, Sound Engineering, Mixing, dan Mastering guna mengikuti pelatihan wROCKshop IMF yang dihelat di Hotel ibis Makassar City Center, Jl. Maipa, Losari, Makassar.

Dengan durasi pelatihan masing masing materi sekitar 120 menit, para narasumber yang merupakan musisi dan praktisi musik senior saling berbagi ilmu dan unjuk kemampuan di bidang musik yang ditanggapi secara antusias oleh para peserta wROCKshop IMF.

Secara bergiliran, selama dua hari (19-20/10), para peserta pelatihan dibagi menjadi dua untuk mengikuti kelas A yang menyajikan tema wROCKshop bertajuk: ‘Produksi & Promosi Musik Indonesia di Era Digital’  serta kelas B yang menyajikan tema wROCKshop bertajuk:Sistem Manajemen Musik Indonesia Di Era Digital.

Untuk kelas yang menyajikan tema : Sistem Manajemen Musik Indonesia Di Era Digital, narasumber yang hadir memberi materi pelatihan adalah:

Buddy Ace (Presidium Indonesia Music Forum) dengan materi wROCKshop berjudul : ‘Aktif, Kreatif Dan Produktif Di Era Digital Bagi Musisi Milenials’ sekaligus Memperkenalkan Indonesia Music Forum & wROCKshop.

Amin Abdullah (Kepala Sub Direktorat Edukasi Publik Kepala BEKRAF RI) dengan materi wROCKshop berjudul: ‘Folk Rock Sebagai Spirit Musikal Dalam Industri Musik Indonesia’.

Massto Sidharta (ex drums KIDNAP) dengan materi wROCKshop berjudul : ‘Menyiapkan Materi Promosi Digital Di Era Milenials

Serta Pravidia (Viddy) Supit (Ketua FORMI “Forum Musik Indie Indonesia) dengan materi wROCKshop berjudul: ‘Membangun Dan Memanfaatkan Jaringan Musik Indie Di Indonesia’.

Hadir sebagai moderator diantaranya: Ahmad Nirwan; Juang Manyala; Andi M Ikhlas serta Fajar Irawan (Wartawan Musik);

Sedangkan narasumber yang hadir untuk memberi materi pelatihan di kelas ‘Produksi & Promosi Musik Indonesia di Era Digital’  adalah:

John Paul Ivan (ex gitaris Boomerang) dengan materi wROCKshop berjudul: ‘Optimalisasi Teknik & Sound Guitar Dalam Proses Penciptaan Lagu’ (Membuat Perbandingan antara Aransemen Musik Era Konvensional dan Era Milenials).

Sandy PAS Band dengan materi wROCKshop berjudul:’Optimalisasi Teknik & Sound Drum Dalam Proses Penciptaan Lagu’.

Ecky Lamoh (ex vocalis EdanE & Elpamas) dengan materi wROCKshop berjudul:’Menjadi Penyanyi Rock Yang Kharismatik Sekaligus Menjadi Pencipta Lagu’.

Di akhir pelatihan yang berlangsung dari pkl. 21.00 -23.00 waktu setempat, tersaji aktifitas berjudul  ‘Kolaborasi Karya Cipta’, dimana dalam kesempatan ini seluruh narasumber (all artis) saling berbagi ilmu dengan para peserta wROCKshop untuk ‘Membuat Lagu Baru Bersama Musisi Lokal’, yang terdiri dari :

Penulis Lagu, membuat lirik dan melodi lagu baru

Vokalis Muda Terbaik yang dipilih dari peserta

Pemain Bass, Guitar, Drum serta Keyboard Muda terbaik yang dipilih dari peserta.

Bahkan kreatifitas dan semangat mengapresiasikan apa yang telah diterima dari materi pelatihan wROCKshop IMF langsung di respon cepat dan positif oleh peserta di Makassar. Dipandu oleh Sandy Pasband, Ecky Lamoh, John Paul Ivan, Massto Sidharta dan lainnya, maka sumbangan ide dari para peserta atas kata kata yang terlontar mampu diapresiasi hingga tercipta sebuah lirik dan melodi. Padahal ide awalnya juga spontan, terinspirasi atas kebahagiaan kota Makassar yang akan berulang tahun ke 410 tahun pada 9 November nanti serta kabar terbaru untuk kemenangan klub sepakbola kebanggaan Makassar yakni Kesebelasan PSM Ujung Pandang berhasil menang 2-0 saat melawat ke kandang FC Bhayangkara di Stadion Patriot, Bekasi, (19/10), pada kompetisi GoJek Traveloka Liga 1.

Rasa bangga, kebahagiaan dam spontanitas yang melebur hingga terciptalah sebuah lagu penuh semangat yang untuk sementara diberi judul ‘Bangsaku Juara‘. Bahkan menurut Presidium IMF, Buddy Ace setelah diperdengarkan ke pihak BEKRAF, lagu baru hasil wROCKshop IMF di Makassar berpotensi besar untuk dijadikan lagu mars wROCKshop IMF & BEKRAF.

Jelang akhir acara, para peserta wROCKshop IMF di Makassar sepakat menunjuk Andi M Ikhlas atau akrab disapa Iko sebagai Koordinator Presidium IMF Makassar yang akan dibantu diantaranya oleh Robin dan Fandi (Promotor), Fadli, Wina, Ovi Hidayat, Fitra Yuyun Idol dan lainnya yang kelak akan berjumlah 20 orang untuk bertindak sebagai Presidium IMF Makassar.

“Kebanggan sekaligus tantangan dan juga PR bagi kami, karena yang masih tidak terpecahkan dari seni di Indonesia adalah memindahkan kiblat Jakarta keluar Jawa”, ujar Iko dalam sambutannya usai terpilih sebagao Koordinator Presidium IMF Makassar.

Sementara, jelang penutupan, Presidium IMF, Buddy Ace kembali menyatakan sebagai sebuah forum silaturahmi/networking, IMF akan bergerak maju kalau dipimpin oleh orang-orang yang berpengalaman dan professional.

“Makassar membuat saya bangga, ini kota dimana untuk pertama kali pejabat Deputi BEKRAF RI hadir”, ujar Buddy Ace.

Pelatihan wROCKshop IMF di Makassar yang berlangsung Spartan dari pkl. 09.00 -23.00 waktu setempat selama dua hari, akhirnya secara resmi di tutup oleh DR. Amin Abdullah (Kepala Sub Direktorat Edukasi Publik Kepala BEKRAF RI) yang di dampingi oleh Buddy Ace, Presidium IMF serta para narasumber yakni Ecky Lamoh, Sandy Pas band, John Paul Ivan, Massto Sidharta, Viddy Supit dan Fajar Irawan.

Selain digagas oleh Indonesia Music Forum yang bekerjasama dengan BEKRAF RI, perhelatan wROCKshop IMF di Makassar juga didukung oleh Bangga Indonesia, Maleo Music, Flock, ibis Makassar, IM:PORT (Indonesia Music Portal), Rakyat Musik dan FORMI (Forum Musik Indie Indonesia).

“wROCKshop yang digagas IMF ini menjadi kesempatan emasuntuk menghidupkan kembali musik di Makassar. IMF menjadi sarana pelatihan kreatif yang akhirnya didukung BEKRAF dan akan menjadi mediator antara seniman daerah dengan pemerintah”, tegas DR. Amin Abdullah, diakhir acara. (Fjr/Trenz Indonesia)

Latest articles

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

More like this

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

Pikachu Goyang Dangdut Bareng Happy Asmara, “Kopi Dangdut” Siap Gegerkan Jakarta

JAKARTA — Penyanyi dangdut-pop Jawa Happy Asmara dipastikan menjadi sorotan utama dalam peluncuran album...