Lesti Kejora membawa pulang penghargaan Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik pada ajang AMI Awards 2026 yang berlangsung 4 November 2026. Usai menerima piala, pedangdut asal Jawa Barat itu berbincang dengan awak media mengenai kesehariannya yang harus dibagi antara urusan rumah dan pekerjaan sebagai penyanyi.
Perempuan yang akrab disapa Lesti ini mengaku menikmati kedua peran tersebut, baik saat berada di rumah maupun ketika tampil di panggung. Menurutnya, kelancaran aktivitasnya selama ini ditopang oleh dukungan orang-orang di sekelilingnya, mulai dari suami hingga tim kerja.
Dukungan Rizky Billar dan orang terdekat
Lesti menyebut Rizky Billar sebagai salah satu penopang utama kariernya di industri musik. Ia menyatakan sistem dukungan di sekitarnya sangat besar, tidak hanya dari suami, tetapi juga dari tim dan keluarga.
“Karena memang support sistem Aku tuh banyak banget ya dari suami dan orang-orang sekitar Aku, tim, keluarga,” ujarnya.
Atas dasar itu, piala AMI Awards yang ia terima dipersembahkan kepada pihak-pihak yang selama ini memberi semangat, terutama di dunia dangdut. “Ini saya persembahkan untuk semua keluarga yang selalu mendukung, Lesti Lovers, Leslar Lovers, terus orang tua pastinya anak-anak, suami Aku. Karena beliau selalu apa ya selalu terus-terusan memberikan saya semangat dan selalu memberikan izin saya untuk bisa terus ada di industri musik gitu,” tuturnya.
Menikmati peran sebagai istri dan ibu
Soal pembagian waktu antara rumah dan panggung, Lesti justru bersyukur dengan ritme tersebut. “Itu nikmatnya,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa momen di rumah menjadi sumber kebahagiaan tersendiri baginya. Mengurus anak, menjalani peran sebagai istri, dan menjadi ibu disebutnya sangat ia nikmati.
Menurut Lesti, menjalani peran ganda bukan hal yang membebani. Ia mengaku tidak merasa berat menjalani posisinya sebagai ibu sekaligus pelaku seni, karena kecintaannya pada pekerjaan membuatnya tetap bersemangat saat bernyanyi di luar rumah.
Ia menegaskan tidak pernah menganggap tugasnya sebagai istri, ibu, maupun pelaku seni sebagai suatu beban. “Jadi nggak ada nggak ada merasa bahwa apa yang saya lakukan atau tugas saya menjadi seorang istri, seorang ibu atau menjadi pelaku seni nggak ada ngerasa beban atau apa gitu,” ucapnya.
