G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian menjalani pemberkatan pernikahan di Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Purbayan, Solo, Jumat (6/11/2026). Prosesi sakral itu menjadi bagian dari rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran yang berlangsung selama beberapa hari.
Kedua mempelai tiba sekitar pukul 08.10 WIB dengan Mercedes-Benz S450 berpelat B 30 RI. Mereka disambut keluarga yang mendampingi dengan busana adat Jawa dan batik. Pemberkatan berlangsung tertutup bagi publik.
Rangkaian prosesi adat
Seperti dilansir Solopos, prosesi di gereja diawali oleh ibunda Gusti Sura yang masuk lebih dulu, lalu disusul rombongan keluarga mempelai pria, K.P. Yustinus Soeroso dan Yustina Rahyuni Soeroso.
Usai pemberkatan, rangkaian berlanjut ke prosesi Panggih di Pendapa Ageng dan Dalem Ageng Pura Mangkunegaran. Tahapan ini menandai pertemuan kedua mempelai setelah resmi menjadi suami istri, sebelum acara berlanjut ke Pahargyan atau resepsi pernikahan.
Pada Sabtu (7/11/2026), Dhaup Ageng Mangkunegaran dilanjutkan dengan Kirab Pengantin yang menampilkan iring-iringan bregada. Mangkunegaran juga menggelar Mangayubagyo Dhaup Ageng di kawasan Pamedan pada 6–8 November 2026 agar masyarakat dapat ikut merayakan.
Penerus generasi kedua Rosalia Indah
Adimas Rosdian merupakan Direktur Utama PT Rosalia Indah Transport. Ia adalah putra sulung pendiri perusahaan, Yustinus Soeroso dan Yustina Rahyuni Soeroso, dan menjadi penerus generasi kedua bisnis transportasi keluarga tersebut.
Adimas menempuh pendidikan di Australia. Setelah lulus pada 2010, sang ayah memintanya pulang ke Indonesia untuk ikut mengurus usaha keluarga, dan ia mulai bekerja di Rosalia Indah pada Januari 2011.
Pada awal bergabung, Adimas menyebut belum terlalu memahami dunia transportasi bus. Untuk menilai kualitas layanan secara langsung, ia pernah menyamar sebagai penumpang dan menempuh perjalanan dengan armada Rosalia Indah. Cara itu dipakainya untuk melihat pelayanan dan kondisi armada dari sudut pandang pelanggan, sehingga ia bisa mengidentifikasi hal yang perlu diperbaiki dalam operasional perusahaan.
Rosalia Indah dirintis Yustinus Soeroso bersama istrinya dari satu armada Colt Diesel yang melayani trayek Solo–Blitar. Adimas pernah menyebut sang ayah memulai karier sebagai kondektur bus sebelum membangun usaha transportasi sendiri. Dari usaha sederhana itu, perusahaan berkembang hingga memiliki ratusan armada.
Adimas turut terlibat dalam pengembangan layanan, termasuk menghadirkan pramugara dan pramugari di bus. Ia menyebut pengembangan layanan tersebut kembali dicoba setelah dirinya bergabung dengan perusahaan pada 2012, sebagai upaya memberi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang.
Pada 2021, Adimas menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas capaian Rosalia Indah sebagai pemilik armada bus AKAP double decker terbanyak dengan pelayanan pramugara–pramugari di Indonesia.
