Trenz Indonesia
News & Entertainment

Payung Teduh Sajikan Teman Berteduh Intimate Show

174
Payung Teduh

Jakarta, Trenz Music |Sajian pertama yang dipersembahkan Galeri Indonesia Kaya di bulan Desember 2019 yang mengusung tema ‘Musik adalah penampilan band alternatif Indonesia yaitu Payung Teduh dengan pementasan bertajuk “Teman Berteduh Intimate Show” pada Minggu, (1/12)

Payung Teduh telah mewarnai dunia musik Indonesia dengan lagu-lagu indahnya. Tidak hanya tampil di hadapan penggemar tanah air, kelompok yang didirikan ketika kedua pendirinya masih duduk di bangku kuliah ini juga kerap tampil di luar negeri seperti Jepang, Singapura dan Malaysia, baru-baru ini Payung Teduh juga mengisi soundtrack film kartun internasional. Sore ini, Payung Teduh menghibur para penikmat seni dengan karya-karya musiknya yang meneduhkan hati. Semoga penampilan dan prestasi yang telah diraih Payung Teduh dapat menginspirasi para generasi muda untuk terus berkarya dan mengukir prestasi,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.

Selama kurang lebih 60 menit, band yang telah meluncurkan lima album seperti Payung Teduh, Dunia Batas, Live at Yamaha Live and Loud, Ruang Tunggu, dan Mendengar Suara ini menghibur penikmat seni yang dihibur dengan lagu-lagu berjudul Lagu Duka, Biarkan, Rahasia, Malam, Pagi Belum Sempurna, Gunung & Laut, Nanti, dan Resah di Auditorium Galeri Indonesia Kaya. Band alternatif Indonesia beraliran fusi antara folk, keroncong dan jazz ini juga mengajak penyanyi Marsya untuk berduet di lagu ‘Diam’ dan ‘Sebuah Lagu’. Selain dimanjakan dengan melodi-melodi indah dari Payung Teduh, penikmat seni yang hadir juga dibuai dengan visualisasi yang memukau yang meramaikan pementasan ini.

Payung Teduh

Teman Berteduh Intimate Show merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk mempererat hubungan kami terhadap para penikmat seni yang senantiasa mendengarkan maupun yang juga baru mendengarkan karya-karya kami. Senang rasanya bisa bernyanyi dan juga berinteraksi bersama para penikmat seni yang hadir hari ini. Semoga penampilan kami dapat menghibur dan memberikan kesan yang mendalam bagi para penikmat seni,” ujar Aziz Kairo atau pria yang akrab dipanggil Comi.

Payung Teduh terbentuk pada akhir 2007, pada bulan Desember 2010, Payung Teduh melakukan rekaman pertamanya, dan mulai memperoleh popularitas sebagai musisi Indonesia. Band ini telah menelurkan lima album dan sempat bermain musik tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, seperti Jepang, Singapura dan Malaysia. (PR/Galeri Indonesia Kaya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.