HomeNewsEdutainmentBeraksi Di Rumah Saja Bersama Indosiar

Beraksi Di Rumah Saja Bersama Indosiar

Published on

Jakarta, Trenz Edutainment | Indosiar selalu inovatif dalam menggagas program religi, meski ditengah paparan Pandemi Covid 19 yang mengharuskan banyak dirumah. Tidak membuat Indosiar mati gagasan, salah satunya tetap menghadirkan kompetisi tausiyah bagi para Ustadz dan Ustadzah di Indosiar yaitu Beraksi Di Rumah Saja baru saja menampilkan 4 peserta dari Top 20 Kloter 3 “Al Malik” (Maha Merajai) Rabu (6/5). Kompetisi dibuka dengan menghantarkan doa untuk Alm. Didi Kempot yang dikenal sebagai The Godfather Of Broken Heart.

“Setiap yang berjiwa pasti akan menjumpai kematian dan kematian bagai sebuah pintu dan setiap kita akan memasuki pintu itu,” tutur Ustadz Subki Al Bughury sebelum memimpin Al Fatihah untuk Alm. Didi Kempot.

Rabu, pagi tadi (6/5), Tamami (Jakarta) tampil membawakan tausiyah dengan tema “Tertawalah Dengan Bahagia” dan meraih  nilai tertinggi.

Tema yang melekat dengan kehidupan sehari-hari ini menurut Ustadz Attabik dibawakan dengan menarik karena kita sebagai manusia harus bisa menghibur dan memberikan kesenangan kepada orang lain di sekitar kita. “Mudah mudahan Tamami lolos ke babak selanjutnya,” dukung Ustadz Attabik.

Pujian juga diberikan Ustadz Attabik untuk Wardi (Nusa Tenggara Timur). Tema “Hakikat Rasa Malu” yang dibawakannya mengingatkan kita untuk terjaga dari kesalahan. Tema kekinian yang dibawakan dengan intonasi dan artikulasi yang fasih, menurut Ustadz Attabik mudah dan enak untuk didengar menjadi salah satu keunggulan Wardi di kompetisi ini.

Sementara Fadhli (Aceh) mengajak kita untuk terus waspada karena ada “3 Hal Yang Membinasakan” seperti pelit yang ditaati hingga sifat hawa nafsu yang diikuti. Ustadz Subki Al Bughury menilai penampilan Fadhli sudah paket lengkap karena sangat menghibur. Tema yang dibawakan juga sangat cocok dengan kondisi di bulan Ramadan yang berkaitan dengan pengendalian hawa nafsu.

Berbeda dengan ketiga rekannya, Maruli (Pekanbaru) yang menyampaikan “Kriteria Istri Shalihah” harus rela wassalam (tereliminasi) di Top 20 karena mendapatkan nilai terendah. Meski menurut Ustadz Solmed materi yang disampaikan sangat penting namun background bergerak yang digunakan Maruli saat bertausiyah lama kelamaan membuat yang melihatnya merasa pusing dan tidak bisa fokus.

Beraksi Di Rumah Saja akan berlanjut ke Top 20 Kloter 4 “Al Quddus” (Maha Kudus) pada Kamis, 7 Mei 2020. Saksikan terus Beraksi Di Rumah Saja 2020 LIVE setiap hari pada pukul 02.00 WIB! Pastikan juga untuk menyaksikan program-program Ramadan Penuh Berkah hanya di Indosiar! (Buyil)

Latest articles

Membangun Indonesia dari Generasi Pencipta, Bukan Sekadar Generasi Pencari Kerja

Pengusaha Muda Malvin Pradipta Irianto Soroti Pentingnya Karakter, Kompetensi, dan Keberanian Generasi Muda Menuju...

Mikha Tambayong Pilih Beauty Praktis Tanpa Downtime, Tren Perawatan Perempuan Modern Kini Bergeser

Jakarta,Trenzindonesi.com - Jakarta – Tren kecantikan perempuan modern kini menunjukkan pergeseran ke arah perawatan...

Dukungan Sahabat di Balik Layar, Rey Bong Temukan Ruang Pulih Lewat Film Nobody Loves Kay

Film remaja terbaru Nobody Loves Kay tidak hanya menghadirkan kisah persahabatan yang menyentuh di...

Mulai Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Membuktikan Mereka yang Meremehkan Salah

Jakarta, 4 Juni 2026 – Film drama remaja yang paling banyak diperbincangkan tahun ini,...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...

Lewat Seminar IPPRISIA, Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian...