HomeNewsEdutainmentGlenn Fredly & Ifa Fachir Hadirkan Nyanyian Kisah Asmara Di BHINNEKA TUNGGAL...

Glenn Fredly & Ifa Fachir Hadirkan Nyanyian Kisah Asmara Di BHINNEKA TUNGGAL CINTA

Published on

 

Trenz Edutainment | Rangkaian pertunjukan akhir pekan persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation dalam rangka memperingati ulang tahun keempat, Galeri Indonesia Kaya, di bulan Oktober ini senantiasa menampilkan ragam pertunjukan bertema “Bhineka Itu Ika”.

Dan dengan menyajikan sebuah pertunjukan berjudul ‘Bhinneka Tunggal Cinta’, Glenn Fredly dan Ifa Fachir hadir menghibur para penikmat seni di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Sabtu, (22/10).

“Bicara tentang lagu-lagu bertema cinta, sudah pasti Glenn Fredly yang terbenak dalam pikiran kita.  Salah satu divo Indonesia berbakat dan berprestasi ini, kini hadir di panggung Galeri Indonesia Kaya bersama Ifa Fachir dan deretan penyanyi muda berbakat Indonesia seperti Alika Islamadina, Mytha Lestari, Nina Tamam, Regina dan Rheno Poetiray, Calvin Jeremy serta Amelia Ong. Mereka hadir untuk menghibur para penikmat seni dengan suara merdu yang membawakan lagu-lagu ciptaan Gleen Fredly ataupun Ifa Fachir. Semoga pertunjukan ini dapat menjadi tontonan yang menghibur penikmat seni di akhir pekan yang indah ini,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

nduPertunjukan Bhineka Tunggal Cinta, diawali dengan dibawakannya lagu ‘Sekali Ini Saja’ – ‘Ku Ingin Kembali’ yang dibawakan secara medley oleh Glenn Fredly dan Mytha Lestari. Dilanjutkan dengan lagu ‘Waktu Kan Menjawab’ oleh Nina Tamam feat. Alika & Myhta Lestari. ‘Dibalas Dengan Dustayang dibawakan secara duet oleh Regina & Rheno Poetiray, #Susah Move On’ oleh Amelia Ong, ‘Apa Adanya’ oleh Glenn Fredly feat Nina Tamam & Alika.

Calvin Jeremy kemudian turut menghibur penikmat seni dengan membawakan mash up dari lagu ‘Kita’ – ‘Nostalgia’, ditengah-tengah penampilannya Calvin bercerita sejenak tentang kisah cinta yang pernah dialaminya. Acara dilanjutkan dengan duet Glenn Fredly dan Alika yang menyanyikan medley/mash up ‘Sabda Rindu’ – ‘LDR’,  lalu ‘Nyali Terakhir’ dibawakan dengan indah dan syahdu oleh Glenn Fredly. Tiba di penghujung acara, Glenn Fredly bersama para pengisi acara menutup kemeriahan sabtu sore kemarin dengan dinyanyikannya lagu ‘Kemesraan’ – ‘Karena Cinta’ (medley/mash up).ir

“Kebhinnekaan adalah hal yang positif dalam membangun sebuah kehidupan, namun hal ini seringkali masih menjadi rintangan utama dalam hubungan asmara. Senang sekali rasanya dapat bekerjasama dengan teman-teman musisi berbakat Indonesia dan melihat antusiasme para penikmat seni yang telah hadir di Galeri Indonesia Kaya untuk menyaksikan Bhinneka Tunggal Cinta. Semoga yang kami persembahkan bagi para penikmat seni dapat menjadi sajian yang menghibur dan semakin menanamkan rasa cinta dan rasa bangga terhadap musik dan musisi Indonesia,” ujar Glenn Fredly

‘Bhinneka Tunggal Cinta’ disuguhkan dalam format curhatan para pendengar radio yang ditujukan kepada host radio show melalui surat pendengar. Dari curhatan tersebut, para pengisi acara kemudian membawakan lagu-lagu yang mencerminkan kebhinnekaan dalam hubungan asmara yang diiringi oleh permainan musik dari Ifa Fachir. (pr/Fjr) | Foto: Dok. Galeri Indonesia Kaya

 

Latest articles

PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro, 23,1 Juta Nasabah Kini Rasakan Dampaknya

Jakarta, Trenzindonesia.com | Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memberdayakan perempuan pengusaha...

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

JAKARTA - Guna menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI, Ketua Umum...

Indra Adhari di Konsep One Month One Song Rilis Ibuku Pahlawanku yang Viral di TikTok Malaysia

Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari yang tengah menjalani konsep One Month One Song...

Golden Memories 50 Tahun Kelulusan SMPN 45 Jakarta Angkatan 79

Suasana haru, hangat, dan penuh kenangan mewarnai perhelatan “Golden Memories – 50 Tahun Kelulusan...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...

Lewat Seminar IPPRISIA, Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian...