Trenz Edutainment |Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia yang digagas oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan Garin Workshop, menghadirkan
10 kelompok seni dari berbagai daerah telah terpilih untuk menampilkan karya seninya di Galeri Indonesia Kaya di bulan Maret ini.
Adalah Indonesia Performance Syndicate yang mendapatkan giliran untuk mmempersembahkan pertunjukan bertajuk “Baromban dan Mitos Tambang” di panggung Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Minggu (11/3).
“Bersama Garin Workshop, kami ingin menumbuhkan bakat-bakat baru kreator muda seni Indonesia yang mampu terus konsisten berkarya sekaligus membangun komunitas seni di lingkungannya. Salah satu komunitas seni berbakat yang tampil di Galeri Indonesia Kaya hari ini, memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah yang terjadi di sekitarnya. Indonesia Performance Syndicate mengemas permasalahan tersebut menjadi karya seni teater yang mudah dipahami bagi penikmat seni,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
“Baromban dan Mitos Tambang” terinspirasi dari buku puisi karya Iyut Fitra dan disutradarai oleh Wendy HS. Pertunjukan ini menggambarkan tentang kehidupan masyarakat di sekitar tambang pasir yang berada di kabupaten Lima Puluh kota, Padang Panjang. Anggapan bahwa masyarakat sejahtera dengan adanya usaha tambang pasir di sana, sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada.
Pertunjukan ini dimainkan oleh Wendy HS, Leva Khudri Balti dan Emri. Mereka juga menggunakan pipa dan paralon sebagai properti multifungsi menjadi alat musik, rakit, dayung, dsb untuk mendukung pementasan ini. Selain itu, paralon ini juga sebagai bagian internal perfomer, membentuk kebaruan artistik yang ditawarkan. Pola gerak yang ditampilkan oleh Indonesia Performance Syndicate dalam pertunjukan ini berdasarkan hasil pengembangan atas konsep salah satu produk budaya Minangkabau, yaitu Randai.
“Pertunjukan ini menjadi pertunjukan perdana kami di tahun 2018. Dalam karya ini kami ingin memberi penyadaran kepada audiens bahwa banyak masyarakat yang tinggal di daerah tambang, hidup tidak sejahtera. Kami mengucapkan terima kasih kepada para penonton yang telah meluangkan waktunya untuk menikmati pertunjukan ini dan tentunya kepada Bakti Budaya Djarum Foundation dan Garin Workshop sehingga kami berkesempatan untuk tampil di Galeri Indonesia Kaya, sore hari ini,” terang Wendy HS selaku sutradara pertunjukan Baromban dan Mitos Tambang. (PR/TrenzIndonesia) | Foto: Dok. Bakti Budaya Djarum Foundation
