HomeNewsEdutainmentINDOSIAR Lebih Religi Di PROGRAM RAMADAN 2018

INDOSIAR Lebih Religi Di PROGRAM RAMADAN 2018

Published on

Trenz Edutainment  Mendekati bulan Ramadan stasiun televisi nasional mulai mempersiapkan beragam program religi yang diharapkan bisa menyedot penonton dan muaranya bisa mendatangkan kue iklan. Tidak hanya itu, bulan Ramadan adalah puncak dari rangkaian program televisi yang akan berlanjut atau akan diakhiri keberlanjutannya.

Adalah Indosiar stasiun yang kini dinakodai programing handal dan bertangan dingin Harsiwi Achmad nyolong star,  mendahului stasiun televisi swasta nasional lain me-launching program Ramadan mendatang.

“Kami menyadari kalau bulan Ramadan adalah puncak dari seluruh program dalam setahun.  Karena bulan Ramadan jadi tolak ukur program – program yang akan berjaya paska lebaran,” ujar Harsiwi Achmad, Direktur Program Indosiar usai peluncuran program ‘Ramadan 2018’ Kamis(26/4)

Program  religi Islami yang penuh edukasi hadir sejak waktu sahur hingga malam hari di waktu istirahat pemirsa. Dimulai dari talent search religi.  “Akademi Sahur Asia (Aksi Asia 2)”, berlanjut dengan dua FTV favorit pemirsa “Pintu Berkah Ramadan” & “Kisah Nyata Ramadan” yang hadir back to back sejak pagi sampai siang. Disambung dengan variety show “Festival Ramadan” yang akan membuka prime time Ramadan, kemudian “Nasihat Mamah Dedeh” dan “Nasihat Bang Rhoma” tayang sesaat di jelang waktu berbuka puasa. Sentral prime time akan dimulai dengan “Mega Drama Ramadan Rhoma Irama Cinta dan Doa” yang akan diikuti oleh kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Indonesia: “Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak”. Waktu istirahat pemirsa akan dihibur dengan program stand-up comedy “Lucunya Tuh Disini Ramadan Tuh di Hati”. Melengkapi keragaman program yang ada, 2 program musik spesial akan dapat dinikmati, yaitu “Konser Berkah Ramadan” dan “Irama Ramadan Rhoma Irama”. Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM mengungkapkan di Ramadan 1439 H tahun ini, Indosiar menyajikan rangkaian program yang jauh lebih beragam dibandingkan tahun sebelumnya. Genre program di Ramadan 1439 H hadir lebih bervariasi, mulai dari talent search religi, FTV, variety show, tausiyah, mega drama, olahraga, stand-up comedy sampai program musik spesial. “Sejak waktu sahur, prime time di sore sampai malam, hingga sesaat sebelum beristirahat, kami

berharap keluarga Indonesia tetap menonton Indosiar. Karena tahun ini kami tampil serba lebih. Lebih banyak jenis program dan genre, yang tentunya semuanya disiapkan lebih Islami dan sarat tuntunan moral”, tambah Harsiwi.

Akademi Sahur Asia (Aksi Asia 2) akan mengawali rangkaian program Ramadan. Kembali digelar tahun ini dengan jumlah peserta dan negara asal lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jika di tahun sebelumnya Aksi Asia diikuti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia, pada Ramadan 1439 kali ini negara tetangga, Timor Leste pun

turut serta mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti kompetisi dakwah di panggung Aksi Asia 2018. Sebanyak 25 ustadz serta ustadzah perwakilan lima negara akan hadir menyampaikan tausyiah pada kompetisi Aksi Asia 2018 yang akan tayang setiap hari sejak 17 Mei 2018 pukul 02.00 WIB. Ulama-ulama tanah air seperti Mamah Dedeh, Ustadz Subkhi Al Bughury, Ustadz Al Habsy, serta Ustadz Wijayanto akan kembali bertugas memberikan komentar atas materi tausyiah serta cara penyampaian yang ditampilkan para peserta. Penampilan peserta juga akan dinilai langsung oleh dewan juri perwakilan lima negara melalui video streaming. Aksi Asia 2 dipandu oleh host seperti Abdel, Irfan Hakim, Ramzi dan Gilang Dirga.

Dua FTV akan hadir secara berturut-turut selama Ramadan, “Pintu Berkah Ramadan” tayang mulai Kamis 17 Mei 2018 pada pukul 08.00 WIB yang kemudian akan dilanjutkan dengan “Kisah Nyata Ramadan” mulai pukul 11.30 WIB. Prime time di Indosiar akan dibuka dengan program variety show “Festival Ramadan 2018” pada pukul 15.30 WIB yang episode perdananya juga tayang pada hari Kamis, 17 Mei 2018. Kelompok marawis, qasidah, hadroh dan gambus akan dihadirkan di setiap episode Festival Ramadan 2018 untuk bersaing dalam melantunkan lagu-lagu religi yang berhadiah jutaan rupiah.

Nassar, Inul Daratista, Soimah, Cici Paramida, dan Ustadz Subkhi tampil sebagai juri untuk menilai langsung para peserta.

Kolaborasi para host Irfan Hakim, Ramzi dan Gilang Dirga, akan memberi kesegaran Festival Ramadan 2018 yang juga akan mengulas keunikan aneka kuliner khas Ramadan hingga kisah-kisah inspiratif lainnya.

Menjelang waktu berbuka mulai pukul 17.30 WIB akan hadir Mamah Dedeh dan Rhoma Irama dalam “Nasihat Mamah Dedeh” dan “Nasihat Bang Rhoma” secara bergantian akan menyampaikan pesan-pesan moral yang begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Al Quran dan hadist dengan format interaktif dan suasana yang cair.

Sesudah berbuka puasa, “Mega Drama Ramadan Rhoma Irama Cinta dan Doa” akan menjadi momen perdana Sang Raja Dangdut bermain dalam serial striping selama Ramadan di TV. Hal ini juga akan menjadi momen kembalinya duet legendaris bersanding bersama sang istri Ricca Rachim, juga bersama pasangan-pasangan terdahulunya seperti Yati Octavia , termasuk sang musuh abadi, Soultan Saladin. Setiap episode akan diinspirasikan dan dibalut dengan lagu-lagu top Rhoma Irama.

Mega Drama Ramadan ini hadir setiap hari selama Ramadan mulai pukul 18.00 WIB, tayang perdana pada hari Kamis, 17 Mei 2018. Bintang-bintang kenamaan tanah air lainnya juga akan turut hadir di setiap episodenya dengan mengangkat kisah inspiratif tentang kehidupan Rhoma Irama yang kini menjadi tokoh masyarakat sekaligus pendakwah dalam menghadapi berbagai macam orang dengan latar belakang masalah keluarga di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Di malam hari aksi lucu dari para komika tanah air seperti Raditya Dika, Abdel, Arie Kriting, Jarwo Kwat, Dodit, Mosidik, Uus, Cemen, Nopek dan masih banyak komika lainnya lagi akan menghibur pemirsa dengan kesegaran komedi dalam program “Lucunya Tuh Disini Ramadan Tuh di Hati” yang tayang setiap hari pukul 22.30 WIB.(ThressNo/TrenzIndonesia)

 

Latest articles

Membangun Indonesia dari Generasi Pencipta, Bukan Sekadar Generasi Pencari Kerja

Pengusaha Muda Malvin Pradipta Irianto Soroti Pentingnya Karakter, Kompetensi, dan Keberanian Generasi Muda Menuju...

Mikha Tambayong Pilih Beauty Praktis Tanpa Downtime, Tren Perawatan Perempuan Modern Kini Bergeser

Jakarta,Trenzindonesi.com - Jakarta – Tren kecantikan perempuan modern kini menunjukkan pergeseran ke arah perawatan...

Dukungan Sahabat di Balik Layar, Rey Bong Temukan Ruang Pulih Lewat Film Nobody Loves Kay

Film remaja terbaru Nobody Loves Kay tidak hanya menghadirkan kisah persahabatan yang menyentuh di...

Mulai Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Membuktikan Mereka yang Meremehkan Salah

Jakarta, 4 Juni 2026 – Film drama remaja yang paling banyak diperbincangkan tahun ini,...

More like this

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...

Lewat Seminar IPPRISIA, Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian...